Pembangunan Gereja Paroki Tigalingga

Pembangunan Gereja Paroki sedang berlangsung. Kami sangat mengarapkan uluran kasih para Saudara untuk membantu.

Gotong Royong Pembangunan Gereja

Tidak ada kata yang bisa melukiskan pengalaman indah pada waktu gotong royong pengecoran lantai 2 bangunan Gereja selain, suatu keyakinan bahwa semuanya dapat terlaksana adalah karena MUKJIJZAT ALLAH BEKERJA.

Pengecoran Lantai Panti Imam Gereja

Pengecoran Lantai 2 bangunan Gereja ini dilakukan pada hari Selasa, 30 Agustus 2011 yang lalu. Luas yang dicor adalah 19 m x 24 m. Hujan yang mengguyur tidak menyurutkan semangat umat.

Kerjasama Imam dan Umat

Uskup emeritus KAM, Mgr. A.G.Pius Datubara OFM.Cap, datang berkunjung ke Paroki dan memberi semangat pada umat dalam pembangunan Gereja Paroki. Para pastor juga ikut berkerja bersama umat dalam pembangunan Gereja.

Misa Tridentin: Warisan Liturgi Yang Dipertahankan

HIDUPKATOLIK.com - Paus Benediktus XVI mengeluarkan Surat Apostolik Summorum Pontificum yang menjamin penggunaan Misa Tridentin...

Pembinaan Para Pengurus Gereja

Tidak sedikit umat katolik yang kerap menganggap bahwa Liturgi adalah sekedar perayaan wajib biasa yang dilaksanakan pada hari minggu.

Pertemuan Ibu-Ibu dan Pesta Pelindung Paroki

Pertemuan para ibu se-paroki telah terlaksana pada hari Kamis-Sabtu, 15 s/d 16 Juli 2011. Pertemuan ini mengundang semua ibu katolik yang ada di paroki untuk hadir dalam pertemuan/pembinaan para ibu katolik dan juga segaligus menjalin kebersamaan para ibu. Penutupan pertemuan sikaligus Pesta Pelindung Paroki.

Pembinaan Asmika se-Paroki

Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku; inilah yang menjadi tema dari pertemuan dan pembinaan minggu gembira yang telah berlangsung dengan sangat baik.

Mudika Ambil bagian dalam pembangunan Gereja Paroki

Mudika paroki tidak mau berpangku tangan melihat pembangunan Gereja paroki. Para mudika juga ambil bagian dengan mengumpulkan kerikil di sungai.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 1)

Umat dari lingkungan paroki dan juga dari beberapa stasi kembali bekerja sama dengan bergotong royong membangun gereja paroki. Untuk kali ini, umat bergotong royong men-cor lantai balkon bangunan Gereja.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 2)

Allah peduli. Karena kepedulian Allah atas pembangunan rumah-Nya ini, maka kami kamipun peduli dan bisa melanjutkan pembangunanini. Kepedulian Allah kami rasakan juga lewat kepedulian para Saudara.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 3)

Mari kita memuliakan Tuhan, tidak hanya dengan kata2 indah, tetapi dengan perbuatan nyata dengan rela berkorban.

Pertemuan akhir Tahun 2011 Pengurus Gereja se-Paroki

Para pengurus Gereja adalah ‘ujung tombak’ Gereja khususnya di stasi-stasi. Peran para pengurus Gereja ini sangat sentral dalam kehidupan Gereja di stasi-stasi.

Gua Maria dan Menyambut Hari Raya Natal

Persiapan menyambut hari Raya Natal 25 Desember 2011.

Rahmat dan Perlindungan Tuhan

Pastor Anton Manik O.Carm selamat dari kecelakaan mobil masuk jurang.

Rekoleksi dan Aksi Panggilan

Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku.

Pesan Prapaskah Kepausan 2012

"Kita Tidak Boleh Diam Saja terhadap Kejahatan" "Marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik" (Ibr. 10:24).

Pembangunan Gereja Santo Petrus Stasi Rante Besi

Dalam kemiskinan, kesederhanaan, umat membangunan Gereja. Meraka tidak memiliki uang, tetapi mereka memiliki harapan dan iman pada Tuhan.

Misa Perdana Pastor Andreas Korsini Lamtarida Simbolong O.Carm

Puji Syukur pada Tuhan, karena berkat-Nya, misa Perdana Pastor Andreas Lamtarida Simbolon O.Carm bersama 4 Pastor Karmel yang baru ditahbiskan, dapat terlaksana dengan baik pada hari Rabu 31 Oktober 2012 di Stasi Gundaling 1, paroki Maria dari gunung Karmel Tigalingga.

Bakti Sosial : Pengobatan Gratis

Dalam Rangka Menyongsong Jubileum Gereja Katolik di Dairi dan Pakpak Bharat, diadakan bakti Sosial Pengobatan Gratis di Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, pada 9 Desember 2012 yg lalu. Puji syukur pada Tuhan, kegiatan ini berlangsung dengan sangat memuaskan.

Mari Berbagi Berkat Tuhan

 photo UskupEmeritusKAMMgrPiusDautabra.jpg Photobucket

MENDAMBAKAN BERKAT TUHAN

SYALOM...SELAMAT DATANG.
"Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan."(2Kor 8:14)
"Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu." (Amsal 3:9)
"Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya." (Amsal 3:27)
"Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?" (1 Yohanes 3:17)
Saya Pastor Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, atas nama Panitia Pembangunan dan semua umat, memohon bantuan uluran kasih/dana untuk pembangunan Gereja Paroki. Kami sangat membutuhkan berkat Tuhan lewat uluran tangan dari para donatur.
Kami berharap dan berdoa Para Saudara berkenan berbagi berkat Tuhan kepada kami untuk pembangunan Gereja ini yang adalah rumah Tuhan sendiri.
BRI 5379 Unit Tigalingga Sidikalang
No. Rekening : 5379-01-000112-50-8
Nama : PANITIA PEMBANGUNAN GEREJA KATOLIK.
ATAU
BCA KCU MEDAN
NO.0222053453.
Atas Nama : ADYTIA PERMANA P.
(Adytia Permana P. adalah Romo Adytia Permana Perangin-angin O.Carm. Beliau dulu bertugas di Paroki Tigalingga, juga mengawali pembangunan ini, namun sekarang beliau bertugas di Keuskupan Agung Medan sebagai ekonom.Beliau kami minta buka rekening di BCA khusus untuk pembangunan ini, karena di daerah kami tidak ada BCA.)
Kami sangat senang bila sudah mentransfer persembahan, bapak/ibu/saudara/saudari memberitahukan ke kami melalui:
E mail ke :.
parokimariagk3lingga@yahoo.com
atau di SMS ke:.
Romo Anton Manik O.Carm : 081370836645
Romo Willy O.Carm : 081333837433
Untuk lebih jelasnya permohnan kami ini, Para Saudara dapat melihatnya di sini.... Sehubungan dengan Gambar pembangunan dapat melihatnya di sini....
Demikian kiranya Permohonan ini kami sampaikan. Atas dukungan, doa dan bantuan Bapak, Ibu dan Para Saudara-Saudari, kami mengucapkan banyak terima kasih.Berkat Tuhan senantiasa menyertai kita semua. Amin.
HORMAT KAMI:
Pastor Antonius Manik O.Carm

VARIA PAROKI

REKOLEKSI DAN AKSI PANGGILAN TELAH TERLAKSANA DENGAN SANGAT BAIK ;"> "APA YANG KAMU CARI?" (Yoh 1:38).
Puji syukur pada Tuhan, karena Rekoleksi dan Aksi panggilan untuk siswa-siswi Katolik Usia SMP dan SMA se-paroki Tigalingga sudah terlaksana dengan sangat baik. Kegiatan ini dihadiri hampir 400 orang anak. Semuanya dapat terlaksana hanya karena berkat Tuhan. Terimakasih juga kami sampaikan kepada semua Saudara yang telah mendukung dan mendoakan kegaitan kami ini. Kegiatan ini dilaksanakan hanya dengan menggunakan dana partisipasi peserta dan swadaya paroki, karena tidak mendapatkan bantuan dari donatur manapun, namun karena berkat Tuhan dan doa para Saudara, semuanya dapat berjalan dengan sangat baik. Semoga dari antara anak-anak ini, kelak ada yang menjadi Imam dan biarawan-biarawati.
Photobucket
Tuhan memberkati kita.
Kegembiraan dan Persaudaraan
Photobucket
Hari Ulang tahun Romo Anton M.Carm yang seharusnya tanggal 15 Januari 2010, baru dirayakan hari Minggu Minggu 16 Januari 2011 lalu, bersama Romo-romo Karmel se-Dairi, bersama beberapa umat Paroki Tigalingga di Aula Paroki Tigalingga. Pada kesempatan itu, Rm. Bernad O.Carm, pastor paroki Sidikalang memberi kado ulang tahun yakni 20 sak semen untuk pembangunan Gereja dan Rm. Anton sendiri menyumbangkan semua hadiah ultah untuk pembangunan Gereja. Saat itu, hadiah uang yang diperoleh sebanyak Rp. 1.100.000,-. Lumayanlah untuk tambahan dana pembangunan Gereja. Trimakasih buat semuanya.
Saldo Pesta Pelantikan Pengurus Gereja dan Penerimaan Sakramen Krisma, 6-7 Nop. 2010.
Pada hari Kamis 18 Nopember 2010 telah diadakan Evaluasi dan pembubaran Panitia. Saldo dari kegiatan tersebut adalah Rp. 22.320.500 Acara ini dapat berjalan dengan baik karena partisipasi semua umat. Dana juga bisa Saldo karena umat menyumbangkan hasil-hasil pertanian mereka dengan harapan ada Saldo untuk pembangunan Gereja Paroki.Jadi selain dana partisipasi dari umat, juga umat menyumbangkan hasil pertanian yang dibutuhkan untuk mengurangi dana konsumsi. Syukur pada Tuhan, akhirnya memang ada saldo untuk dana pembangunan Gereja. Terimakasih kami ucapkan kepada semua umat Paroki, DPP, Para Panitia, Para Donatur dan siapa saja yang mendoakan dan mendukung kegitan ini. Yesus memberkati kita semua selalu. Amin.

Doa Novena Kepada Bunda Maria Penolong Abadi

Novena Kepada Bunda Maria Penolong Abadi
St. Alfonsus Maria deLiguori.
Gambar ini adalah gambar ajaib Santa Perawan Maria Penolong Abadi. Semua huruf yang tertera dalam gambar ini adalah huruf Yunani dan semua kata disingkatkan. Keterangan dari gambar ini adalah sebagai berikut:

1.Di sebelah kiri dan kanan mahkota Maria tertera Matertheou, yaitu Bunda Allah.

2.Malaikat di sebelah kiri adalah O Archanggelos Michael, yaitu Malaikat Agung Mikhael. Ia di gambarkan memegang tombak dan lembing serta bejana beris cuka dan empedu.

3.Malaikat di sebelah kanan adalah O Archanggelos Gabriel. yaitu Malaikat Agung Gabriel. Ia memegang salib dan paku-paku.

4.Bunda Maria sedang memangku Iesous Kristos, yaitu Yesus Kristus ketika masih kanak-kanak.

Gambar Bunda Maria ini mengandung makna dan nilai teologis yang sangat dalam. Gambar ini bukan hanya mempersatukan Maria dengan Kanak-kanak Yesus, tetapi juga dengan karya keselamatan yang dilaksanakan Yesus dalam wafat-Nya

Pada Bunda Maria, Kanak-kanak Yesus mendapatkan perlindungan, dengan menggendong dan memegang tangan-Nya; tetapi Bunda Maria tidak memandang-Nya, melainkan memandang orang (kita sendiri) yang berdoa di depan gambar ini.

Jadi gambar ini mengungkapkan 3 peristiwa:
1. Peristiwa gembira, Maria mendapat kabar gembira dari Malaikat Gabriel
2. Peristiwa sedih, Yesus yang menderita sengsara dan wafat di kayu salib.
3. Peristiwa mulia, Yesus dan Maria naik ke surga dan di muliakan di surga dengan mahkota di atas kepala Bunda Maria dan Kanak-kanak Yesus.

Gambar ini di lukis oleh seorang seniman dari Eropa Timur dan umurnya sekitar 500tahun. Asal gambar ini dari Pulau Kreta kemudian dibawa ke Roma. Santa Maria dalam suatu penglihatan minta supaya gambar ini diberi tempat di suatu gereja di pusat kota. Gambar in diberinya nama BUNDA KITA PENOLONG ABADI. (Our Mother of Perpetual Help)

Pada tahun 1798, waktu peperangan di zaman Napoleon, gereja tempat pentakhtaan gambar ini musnah, tetapi gambar ini selamat dan ditemukan setelah 70 tahun tersembunyi di antara reruntuhan gereja. Paus memberi perintah supaya gambar tersebut diperlihatkan dan dihormati kembali karena dipilih oleh Santa Maria sendiri.

Pada tahun 1866, gambar tersebut secara resmi ditempatkan di Gereja Santo Afonsus di Roma dan Paus Pius IX berpesan kepada para pastor Redemptoris:"Perkenalkanlah dia ke seluruh dunia."

Kini gambar ini telah menjadi milik seluruh dunia. Paus Paulus VI berkata:"Nama "Bunda Penolong Abadi", yang diberikan kepada Santa Maria, adalah nama yang sesuai dengan ajaran yang dirumuskan oleh Konsili Vatikan II, karena menonjolkan dan menekankan pengasuhan Ibu, yang dilaksanakan Bunda Allah terhadap Gereja yang kini masih berjuang di dunia."

Doanya

Ya Bunda Penolong Abadi, lihatlah di bawah kakimu, seorang pendosa yang berharap kepadamu dan berkeyakinan penuh akan dikau. Engkau yang penuh belas kasih, kasihanilah aku. Aku mendengar semua orang menjulukimu sebagai tempat pelarian dan harapan para pendosa. Jadilah, karenanya, tempat pelarianku dan harapanku. Demi rasa cinta kepada Yesus Kristus, Putramu tolonglah aku. Ulurkanlah tanganmu kepada aku, orang berdosa, yang telah mempercayakan dan membaktikan diri untuk melayanimu sampai kekal. Aku memuji dan bersyukur kepada Tuhan yang dalam rahmat-Nya telah memberi kepadaku keyakinan akan dikau, sebuah janji yang pasti demi keselamatanku yang abadi.

Benar bahwa pada masa lampau, aku sungguh menyedihkan dan lemah sekali, telah jatuh dalam dosa karena aku tidak berharap kepadamu. Namun, aku tahu bahwa dengan bantuanmu, aku dapat mengatasi diriku. Aku tahu pula bahwa engkau akan membantuku bila aku mempercayakan diriku kepadamu. Namun, aku takut bahwa pada saat berdosa, aku lalai untuk berseru kepadamu sehingga bisa menghadapi risiko tersesat.

Rahmat ini aku dambakan darimu; untuk itu aku memohon kepadamu sebanyak yang aku tahu dan sebanyak yang aku dapat; untuk semua godaan dari neraka, aku boleh selamanya berharap kepadamu dan berkata kepadamu:"O Bunda Maria, tolonglah aku; O Bunda Penolong Abadi, jangan biarkan aku kehilangan Tuhanku."

Salam Maria ... (3x)

Ya Bunda Penolong Abadi, tolonglah aku selamanya untuk berseru kepada kekuatan namamu, sejak namamu merupakan pertolongan bagi yang hidup dan keselamatan bagi yang dalam sakratul maut. Bunda Maria tersuci, Bunda Maria yang termanis, terpujilah bahwa namamu sejak hari ini dan seterusnya akan merupakan bagian hidupku. Engkau yang kusayangi, janganlah menunda datangnya bantuanmu bagiku, bila aku berseru kepadamu; untuk segala godaan yang mempersulit aku, di dalam semua keperluan hidupku, aku berseru kepadamu berulang-ulang:"Bunda Maria ... Bunda Maria."

Betapa senang, betapa manis, betapa yakin, betapa terhiburnya jiwaku pada saat mendengar namamu, pada saat aku memikirkanmu. Aku mengucap syukur kepada Tuhan, karena untuk kebaikanku Ia telah memberi kepadamu sebuah nama yang begitu manis, begitu indah dan begitu berkuasa. Namun, aku tidak pantas hanya menyebut namamu; aku akan berseru kepadamu karena aku mengasihimu. Aku ingin agar cinta kasih mengingatkan aku selalu untuk berseru kepadamu sebagai Bunda Penolong Abadi.

Salam Maria ... (3x)

Ya Bunda Penolong Abadi, engkau adalah perantara setiap rahmat yang Tuhan anugrahkan kepada kami di dalam kedukaan kami. untuk inilah Ia membuatmu begitu berkuasa, begitu mampu dan begitu baik; Engkau diperbolehkan menolong kami dalam kebutuhan kami. Engkau adalah perantara dari segala sesuatu yang terburuk dan para pendosa yang ditinggalkan, jika mereka datang kepadamu. Datanglah membantuku, karena aku telah menyerahkan diriku kepadamu.

Ke dalam tanganmu aku letakan keselamatan abadiku; kepadamu aku percayakan jiwaku. Masukanlah aku di antara pelayanmu yang utama. Ambilah aku di bawah perlindunganmu, itu cukup bagiku. Jika engkau melindungiku, aku tak akan merasa takut karena dosa-dosaku, sebab engkau akan mendapatkan bagiku pengampunan, bukan roh-roh jahat, karena engkau lebih berkuasa dari semua ketakutan dari neraka; aku juga tidak akan merasa takut pada Yesus, Hakimku, karena Ia ditenteramkan oleh doa darimu. Aku takut bahwa oleh kelalaianku sendiri aku lupa menyerahkan diriku kepada engkau dan kehilangan jiwaku. Bundaku tersayang, dapatkan bagiku pengampunan atas dosa-dosaku, rasa cinta akan Yesus, ketekunan terakhir, dan rahmat agar selalu memohon pertolonganmu sepanjang segala masa, O Bunda Penolong Abadi.

Salam Maria ... (3x)

Disadur dari : http://www.ekaristi.org/

Berbagi Berita :PDIP Tegaskan Tolak Pembubaran Ahmadiyah

PDIP Tegaskan Tolak Pembubaran Ahmadiyah

Suara-suara sumbang ormas anarkis dan segelintir fraksi yang menyerukan pembubaran Ahmadiyah bakal mendapat perlawanan. Utamanya suara Front Pembela Islam dan Fraksi PPP yang kembali mendesakkan hal itu.

“Negara tidak bisa menghakimi akidah. Fraksi PDI Perjuangan akan menegaskan sikap penolakan terhadap pembubaran Ahmadiyah,” kata kader PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari kepada Jurnalparlemen.com, Jumat (11/3) malam.

Sejauh pantauan Eva yang juga Ketua Kaukus Parlemen Pancasila ini, suara di Komisi VIII DPR RI tidak bulat. Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar dan Fraksi PKB menolak pembubaran. “Ya, karena Ahmadiyah tidak pernah melakukan kekerasan,” tandas Eva.

Menurutnya, langkah terbaik adalah dilakukannya dialog dan pembinaan. Mengenai masalah umat biarlah diselesaikan umat tersebut.

Berdasarkan evaluasi yang disampaikan Jaksa Agung Basrief Arief dan Jamintel mengenai pelaksanaan SKB, permasalahan justru ditemukan di level aparat: kurang sosialisasi, Depag tidak pernah memberikan pembinaan, pihak sipil juga menyerang melawan hukum dan isi SKB.

“Sebaiknya kembali ke isi SKB, dan berpegang pada cantolan konstitusi Pasal 29 UUD 1945. Negara netral dan memfasilitasi dialog-dialog tersebut,” pungkas Eva
(Jurnalparlemen.com,12 Maret 2011)

Berbagi Informasi : Kronologi Pemblokiran Gereja di Bogor

Kronologi Pemblokiran Gereja di Bogor

Tak hanya Pemkot Bogor yang melakukan diskriminasi atas umat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin. Aparat kepolisian juga dituding turut ambil bagian dalam aksi intoleransi tersebut.

Kejadian pemblokiran dan pelarangan ibadah dilakukan pada 12 dan 13 Maret lalu oleh Kepolisian yang seharusnya menegakkan hukum. Padahal, umat GKI Taman Yasmin sudah resmi mendapat hak IMB berdasarkan keputusan Mahkamah Agung (MA).

Menanggapi berbagai bentuk sikap diskriminasi yang juga dilakukan pihak kepolisian ini, salah satu pendeta GKI, Albertus Patty menyatakan keprihatinannya yang mendalam. Menurutnya, GKI merupakan kelompok yang seharusnya dilindungi dari penindasan. Namun, baik pemerintah daerah maupun kepolisian justru kalah oleh tekanan dari pihak-pihak tertentu.

“Kita mulai kehilangan fondasi hukum, dengan Pemkot yang tidak mengindahkan putusan MA. Selain itu, kita juga kehilangan rasionalisme, semua diselesaikan dengan kekerasan dan tidak manusiawi. Kami menuntut Presiden SBY untuk dapat tegas penegakan hukum atas masalah ini,” ungkap Pendeta Albertus Patty di kantor PGI, Senin (14/3/2011).

Ia bersama segenap jemaat GKI berharap pemerintah adil dalam menjalankan keputusan MA tersebut. Terutama Pemerintah pusat agar mengkoreksi kinerja pemerintah daerah yang tidak patuh hukum.

Berikut kronologi pemblokiran gereja menurut versi GKI Yasmin.

12 Maret 2011 19.00 -21.00 WIB : Terjadi pertemuan antara perwakilan GKI dan petinggi dari Polda Jabar. Polda Jabar menyatakan secara tegas akan menjamin dan menindak tegas pihak manapun yang melakukan penggembokan GKI Yasmin. Oleh karena itu, GKI diminta untuk tidak mengambil langkah sendiri terhadap pihak-pihak yang melawan hukum.

Pukul 23.00 WIB : Satpol PP dan sejumlah anggota kepolisian justru menggembok kembali gerbang gereja GKI Taman Yasmin. Di situ tampak jelas kepolisian melakukan tindakan pembiaran, tanpa berusaha mencegah seperti yang dijanjikan.

13 Maret 2011 Pukul 00.05 WIB : Kurang lebih 300 polisi berada di sekitar Gereja GKI Taman Yasmin. Mereka mengultimatum jemaat GKI untuk meninggalkan trotoar gereja dan menyingkirkan semua kendaraan di area tersebut. Bahkan sebuah mobil derek ditempatkan di lokasi itu. Jemaat tetap bertahan dengan menyanyikan beberapa lagu gereja. Polisi justru semakin maju dan membawa paksa seorang jemaat GKI. Ia kemudian dilepas setelah tim kuasa hukum mempertanyakan alasan dan surat penangkapan.

Pukul 01.00 WIB : Jemaat tetap bertahan dengan menggelar tikar dan mempertahankan sedikit trotoar yang bisa digunakan untuk ibadat pada pukul 08.00 WIB pagi. Mereka berjumlah 15 orang, dan kebanyakan kaum wanita.

Pukul 04.30-05.30 WIB : Pasukan kepolisian melipatgandakan kekuatan dan mengambil basis di areal parkir Radar Bogor.

Pukul 06.30 WIB : Kapolsekta Bogor Barat, memerintahkan dan mengerahkan pasukan polisi untuk membubarkan jemaat GKI yang masih di trotoar. Pembubaran dilakukan oleh pasukan Brimob bersenjata lengkap.

Pukul 07.00 WIB : Polisi memblokir dua ujung jalan Jl. KH. Abdullah bin Nuh 31 Taman Yasmin Bogor sepanjang 500 meter. Dalam operasi ini dikerahkan sekitar 6 truk barikade mobil bersenjata lengkap dan kendaraan barakuda.

Pukul 07.30 WIB : Demonstran anti gereja kurang lebih 20 orang melakukan aksi unjuk rasa di dekat Gereja. Mereka menuduh GKI melakukan kecurangan dan membawa spanduk bertuliskan kata-kata yang menyebarkan kebencian. Polisi yang berkekuatan besar cenderung membiarkan aksi tersebut.

Pukul 08.30 WIB : Jemaat terpaksa melakukan ibadah singkat di salah satu rumah anggota jemaat di dekat gereja.
(Kompas.com, 14 Feb 2011)

Berbagi Informasi : Paus Benediktus XVI mohon doa bagi korban gempa dan tsunami di Jepang.

Paus Benediktus XVI mohon doa bagi korban gempa dan tsunami di Jepang.

Dalam doa Angelus di jendela dari ruang pribadinya yang menghadap Lapangan St. Petrus di Vatikan, Paus memuji “masyarakat Jepang yang “tegar” dan mendesak adanya aksi penyelamatan sesegera mungkin, demikian Digtriad.

“Saudara dan saudari terkasih, gambaran gempa tragis dan tsunami yang menyusulnya di Jepang sangat menyentuh kita semua. Saya sekali lagi menyampaikan rasa kedekatan saya saudara-saudara terkasih di Jepang, yang dengan keberanian dan martabat yang luar biasa tengah menghadapi berbagai konsekuensi dari bencana-bencana seperti itu. Saya berdoa bagi para korban dan keluarga mereka, dan bagi mereka yang menderita akibat peristiwa yang mengerikan ini. Mereka, yang bisa bergerak dengan cepat, kini tengah memberi bantuan, sangat saya dukung. Hendaknya kita tetap bersatu dalam doa. Tuhan dekat dengan kita,” kata Paus Benediktus.

Ekonomi terbesar ketiga di dunia tengah berjuang untuk tanggap terhadap suatu bencana dalam proporsi luar biasa, dengan lebih dari 1 juta orang hidup tanpa air dan listrik dan seluruh kota-kotanya lenyap dari peta.

Paus juga berdoa bagi para tenaga penyelamat, yang berhadapan dengan kehancuran.

“Saat saya menyalami kalian pada pagi ini, saya mengajak kalian untuk bverdoa bersama saya bagi para korban bencana yang meporak-porandakan Jepang belakangan ini. Semoga mereka yang meninggal dan cedera mendapat penghiburan, dan semoga para tenaga penyelamat dikuatkan dalam usaha mereka membantu masyarakat Jepang,” kata Paus.

ucanews.com

Disadur dari : http://www.cathnewsindonesia.com/

Berbagi Informasi : Perda Anti-Ahmadiyah Langgar Konstitusi

Perda Anti-Ahmadiyah Langgar Konstitusi

Direktur Pascasarjana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra menilai peraturan-peraturan daerah yang melarang Ahmadiyah bertentangan dengan Undang-undang Dasar 1945.

“Perda-perda itu inkonstitusional karena tidak sesuai UUD 1945 yang menjamin kebebasan beragama dan berkeyakinan, serta berserikat dan berkumpul,” kata Azra usai memberi ceramah pada Seminar Internasional bertajuk Islam, Peace, and Justice di Jakarta hari ini.

Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri memeriksa dan mencermati kembali perda pelarangan Ahmadiyah yang diberlakukan di berbagai daerah di Indonesia. Kemendagri punya wewenang mencabut perda yang bertentangan dengan aturan lebih tinggi. Sudah banyak perda yang dibatalkan, tapi berkaitan dengan agama dibiarkan begitu saja,” ucap Azyumardi.

Azyumardi khawatir pemberlakuan perda semacam itu akan menimbulkan potensi kriminalisasi terhadap Ahmadiyah. Apalagi, perda itu dirancang berdasarkan Surat Keputusan Bersama tiga menteri yang menurut Azyumardi tidak kuat dasar hukumnya. “SKB itu tidak punya kekuatan hukum kuat karena tidak diatur dalam tata perundang-undangan Indonesia,” tutur Azyumardi.

Pasca kerusuhan atas nama agama di Cikeusik yang menewaskan tiga penganut Ahmadiyah, Perda anti-Ahmadiyah muncul di berbagai daerah, seperti Pandeglang, Samarinda, Sumatera Selatan, dan Jawa Barat.ANANDA BADUDU (Tempointeraktif.com)

Renungan Hari biasa Pekan I Prapaskah, Selasa 15 Maret 2011

Renungan Hari biasa Pekan I Prapaskah, Selasa 15 Maret 2011
Yes 55:10-11, Mzm 34:4-5,6-7,16-17,18-19, Mat 6:7-15
(Louisa de Marillac)

"Bila seseorang mengatakan dirinya adalah seorang pendoa tetapi tidak mengasihi dan tidak berbuat baik kepada sesamanya, itu adalah omong kosong belaka dan seseorang itu berbohong."

BACAAN INJIL:
Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.) Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."
Demikianlah Injil Tuhan bagi kita hari ini.

RENUNGAN:
Dalam Injil hari ini Yesus mengatakan bahwa kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah adalah berdoa dengan bertele-tele. Trus kalau gak pernah berdoa disebut apa? Tentu bisa kita sebuat bahwa orang yang tidak pernah berdoa bukan hanya tidak mengenal Allah, tetapi tidap percaya kepada Allah. Nah kepada orang yang berdoa terlalu singkat-singkat bisa juga kita sebut seperti orang yang bertele-tele, yakni kurang mengenal Allah dan juga kurang percaya kepada Allah.

Banyak orang yang sulit berdoa. Banyak pula orang merasa kecewa dengan doa karena menganggap Tuhan tidak mengabulkan doanya sehingga menganggap doa itu kurang penting dalam kehidupannya dan doa itu tidak memiliki kekuatan dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi dalam hidup ini. Orang juga sering menganggap doa itu hanya sekedar permohonan kepada Allah sehingga berdoa kalau ada keperluan dan persoalan hidup. Pemahaman yang kurang tepat akan doa dan kurangnya seseorang untuk berdoa bisa dikarenakan seseorang itu kurang percaya kepada Allah.

Doa adalah bagian dari kehidupan orang beriman, doa merupakan ungkapan iman kepada Allah. Kita berdoa karena kita percaya kepada Tuhan bahwa Tuhanlah sumber hidup kita, Dia mahakuasa dan mahakasih. Karena kita percaya Dia adalah mahakuasa dan mahakasih, maka kita memuji dan memuliakan Dia, membutuhkannya dalam hidup kita dan menyerahkan diri kita kepada-Nya. Seringkali kita keliru mengartikan doa. Doa seringkali kita anggap sebagai masa di mana kita berbicara kepada Tuhan, menyampaikan keluh kesah dan permohonan kita kepada-Nya. Dalam doapun seringkali kita seakan memaksakan kehendak kita kepada Tuhan, dan seakan memaksa Tuhan agar Dia mengabulkan permohonan kita. Kita menganggap bahwa apa yang kita mohonkan adalah baik dan penting bagi kita, padahal belum tentu bagi Tuhan, sehingga dalam doa yang demikian kita memaksa Tuhan agar membenarkan permohonan kita. Padalah dalam doa yang benar juga kita harus berusaha untuk mencari apa kehendak Tuhan atas diri kita.

Hari ini Yesus mengajar kita berdoa yang baik dan benar dan doa yang mendalam dan penuh iman, yakni DOA BAPA KAMI. Doa ini sungguh doa yang mendalam dan penting bagi kita, karena doa ini langsung diajarkan Yesus sendiri dan juga sangat mendalam serta penuh iman. Dalam doa ini secara singkat kita katakan berisi ungkapan iman yang mendalam kepada Tuhan, kerinduan yang mendalam akan kerajaan-Nya, kerinduan untuk melaksanakan kehendak Tuhan atas hidup, permohonan yang penuh ketulusan dan penyerahan diri kepada kuasa dan kasih Allah kepada kita. Namun seringkali DOA ini kurang kita hanyati karena sudah terlalu sering kita doakan. Karena begitu sering kita doakan, kita mendoakan seakan sambil lalu saja.

Lebih lanjut Yesus mengatakan bahwa kalau kita sungguh-sungguh kita berdoa dalam dan karena iman, doa itu tidak hanya dalam indahknya kata-kata yang kita keluarkan, tetapi doa itu harus meluap keluar atau berbuah dalam perbuatan baik yakni hidup yang baik dan perbuatan baik kepada sesama. Bahkan hidup dan perbuatan atau karya kita hendaknya bersumber dan buah dari doa-doa kita. Bila seseorang mengatakan dirinya adalah seorang pendoa tetapi tidak mengasihi dan tidak berbuat baik kepada sesamanya, itu adalah omong kosong belaka. Amin.

Berbagi Berita : Maroko Deportasi 20 Warga Asing Pemeluk Kristen

Maroko Deportasi 20 Warga Asing Pemeluk Kristen

(11/3/2011)Enam belas orang Kristen pekerja sosial dari Selandia Baru diusir dari Maroko karena Kementrian Dalam Negeri Maroko mengatakan, mereka menggunakan panti yatim piatu Village of Hope (Desa Harapan) di Fez untuk mengkristenkan anak-anak Maroko di bawah kedok kegiatan amal.

Kelompok-kelompok Kristen dijinkan melakukan kegiatan di Maroko sepanjang mereka tidak mencoba mengkristenkan penduduk Muslim yang jumlahnya mencapai 98 persen dari jumlah penduduk kerajaan itu.

"Ketika kami berkendaraan ke tempat kerja, ada polisi di mana-mana dan diluar tempat kerja kami ada barikade", ujar Chris Broadbent direktur Village of Hope.

Chris Broadbent adalah direktur personalia di panti yatim piatu tadi. Ia mengatakan yang tadinya kelihatan pemeriksaan rutin surat-surat resmi kemudian berubah dengan cepat menjadi deportasi. Dalam wawancara lewat telepon dari Spanyol, ia mengatakan, pejabat berwenang Maroko bertanya kepada anak-anak di panti asuhan itu apakah mereka bisa mengucapkan ayat Al-Quran, sementara polisi mencari buku-buku bertema agama Kristen ditempat itu.

Lebih lanjut ia mengatakan, "Mereka mencari materi-materi bertema Kristen yang mungkin pernah diberikan ke anak-anak disana, seperti cerita-cerita Alkitab untuk anak-anak, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan buku-buku bertema Kristen untuk anak-anak".

Broadbent mengatakan polisi menemukan buku-buku berisi cerita-cerita anak-anak dari Alkitab di panti tersebut, tetapi ia membantah anggapan bahwa kelompok itu bertindak sebagai misionari dengan mengatakan bahwa mereka tidak memaksa orang mengganti agama. Ia mengatakan, anak-anak di panti itu mendapat pelajaran bahasa Arab dan membaca Al-Quran.

Pihak berwenang Maroko mengatakan mereka menanggapi keluhan dari tetangga-tetangga panti yang mengatakan warga Kristen menargetkan anak-anak dibawah umur 10 tahun. Dan, menurut Kementrian Dalam Negeri mereka mengeksploitasi keluarga miskin untuk berpindah agama.

Menteri Komunikasi Maroko Khalid Naciri mengatakan deportasi dilakukan karena tidak menghormati hukum Maroko, bukan karena agama.

Naciri mengatakan ini bukan aksi menentang Kristen. Ini adalah tindakan terhadap yang melanggar hukum. Naciri menambahkan hukum Maroko menindak tegas siapapun yang melanggar peraturan-peraturan yang melindungi perilaku beragama, dan pemerintah juga akan melakukan tindakan yang sama bagi muslim radikal.

Pekerja sosial Kristen dari Belanda, Inggris, dan Amerika juga diusir dari Maroko beberapa minggu yang lalu.

Pastur-pastur di beberapa kota mengatakan mereka yakin ini merupakan tindakan terkoordinasi untuk membersihkan para penginjil yang sudah puluhan tahun ditoleransi di Maroko.(voanews)

Disadur dari : http://www.mirifica.net/

Berbagi Berita : Tokoh Lintas Agama Bertemu di Temanggung

Tokoh Lintas Agama Bertemu di Temanggung

(Temanggung 12/3/2011)Sejumlah tokoh lintas agama melakukan pertemuan di Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus di Temanggung, Sabtu (12/3).

Pertemuan dengan tema "Indahnya Perbedaan dalam Bingkai Pancasila" tersebut antara lain dihadiri, Romo Dwi Nugroho Sulistyo, Pendeta Samuel, Gus Miftah dari Yogyakarta, Ketua GP Ansor Temanggung Yami Blumut, dan Ketua Umum Jenderal Soedirman Center Bugiakso.

Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus merupakan salah satu gereja yang menjadi korban amuk massa di Temanggung pascasidang penodaan agama di Pengadilan Negeri Temanggung Selasa (8/2) silam.

Bugiakso mengatakan kerusuhan berbau SARA yang muncul di Indonesia belakangan, terjadi karena masyarakat belum memahami benar Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Kami tidak sepakat jika ada klaim yang paling baik hanya satu agama saja, karena dalam Pancasila tidak seperti itu. Dalam Pancasila dijelaskan Ketuhanan yang Maha Esa. Perpecahan yang terjadi selama ini keliru memahami hal itu, jadi mereka tidak menyembah Tuhan, melainkan menyembah agama," katanya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Gus-Gus Yogyakarta Gus Miftah, mengatakan, bangsa Amerika Serikat justru memahami betul makna Bhinneka Tunggal Ika. Itu tergambar saat pidato Presiden AS Barrack Obama waktu memberikan kuliah umum di Universitas Indonesia, Jakarta.

Romo Dwi Nugroho Sulistyo, mengatakan, umat Katolik di Temanggung akan berusaha menjaga kerukunan di tingkat akar rumput. "Kami berupaya menjaga kerukunan di tingkat akar rumput. Kalau ada perbedaan seharusnya saling evaluasi," kata Ketua Paroki Gereja Santo Petrus dan Paulus Temanggung ini.

Terkait peristiwa kerusuhan Temanggung, Romo mengaku terkejut. "Kami sempat bertanya-tanya siapa yang mengobok-obok ini. Seolah-olah ada masalah tapi sebenarnya tidak ada apa-apa. Selama ini kegembiraan masyarakat menjadi kegembiraan kami, kesusahan masyarakat pun jadi kesusahan kami," katanya. (metrotvnews.com)

http://www.mirifica.net/artDetail


 
Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan! (2Kor 8:14)