Pembangunan Gereja Paroki Tigalingga

Pembangunan Gereja Paroki sedang berlangsung. Kami sangat mengarapkan uluran kasih para Saudara untuk membantu.

Gotong Royong Pembangunan Gereja

Tidak ada kata yang bisa melukiskan pengalaman indah pada waktu gotong royong pengecoran lantai 2 bangunan Gereja selain, suatu keyakinan bahwa semuanya dapat terlaksana adalah karena MUKJIJZAT ALLAH BEKERJA.

Pengecoran Lantai Panti Imam Gereja

Pengecoran Lantai 2 bangunan Gereja ini dilakukan pada hari Selasa, 30 Agustus 2011 yang lalu. Luas yang dicor adalah 19 m x 24 m. Hujan yang mengguyur tidak menyurutkan semangat umat.

Kerjasama Imam dan Umat

Uskup emeritus KAM, Mgr. A.G.Pius Datubara OFM.Cap, datang berkunjung ke Paroki dan memberi semangat pada umat dalam pembangunan Gereja Paroki. Para pastor juga ikut berkerja bersama umat dalam pembangunan Gereja.

Misa Tridentin: Warisan Liturgi Yang Dipertahankan

HIDUPKATOLIK.com - Paus Benediktus XVI mengeluarkan Surat Apostolik Summorum Pontificum yang menjamin penggunaan Misa Tridentin...

Pembinaan Para Pengurus Gereja

Tidak sedikit umat katolik yang kerap menganggap bahwa Liturgi adalah sekedar perayaan wajib biasa yang dilaksanakan pada hari minggu.

Pertemuan Ibu-Ibu dan Pesta Pelindung Paroki

Pertemuan para ibu se-paroki telah terlaksana pada hari Kamis-Sabtu, 15 s/d 16 Juli 2011. Pertemuan ini mengundang semua ibu katolik yang ada di paroki untuk hadir dalam pertemuan/pembinaan para ibu katolik dan juga segaligus menjalin kebersamaan para ibu. Penutupan pertemuan sikaligus Pesta Pelindung Paroki.

Pembinaan Asmika se-Paroki

Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku; inilah yang menjadi tema dari pertemuan dan pembinaan minggu gembira yang telah berlangsung dengan sangat baik.

Mudika Ambil bagian dalam pembangunan Gereja Paroki

Mudika paroki tidak mau berpangku tangan melihat pembangunan Gereja paroki. Para mudika juga ambil bagian dengan mengumpulkan kerikil di sungai.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 1)

Umat dari lingkungan paroki dan juga dari beberapa stasi kembali bekerja sama dengan bergotong royong membangun gereja paroki. Untuk kali ini, umat bergotong royong men-cor lantai balkon bangunan Gereja.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 2)

Allah peduli. Karena kepedulian Allah atas pembangunan rumah-Nya ini, maka kami kamipun peduli dan bisa melanjutkan pembangunanini. Kepedulian Allah kami rasakan juga lewat kepedulian para Saudara.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 3)

Mari kita memuliakan Tuhan, tidak hanya dengan kata2 indah, tetapi dengan perbuatan nyata dengan rela berkorban.

Pertemuan akhir Tahun 2011 Pengurus Gereja se-Paroki

Para pengurus Gereja adalah ‘ujung tombak’ Gereja khususnya di stasi-stasi. Peran para pengurus Gereja ini sangat sentral dalam kehidupan Gereja di stasi-stasi.

Gua Maria dan Menyambut Hari Raya Natal

Persiapan menyambut hari Raya Natal 25 Desember 2011.

Rahmat dan Perlindungan Tuhan

Pastor Anton Manik O.Carm selamat dari kecelakaan mobil masuk jurang.

Rekoleksi dan Aksi Panggilan

Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku.

Pesan Prapaskah Kepausan 2012

"Kita Tidak Boleh Diam Saja terhadap Kejahatan" "Marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik" (Ibr. 10:24).

Pembangunan Gereja Santo Petrus Stasi Rante Besi

Dalam kemiskinan, kesederhanaan, umat membangunan Gereja. Meraka tidak memiliki uang, tetapi mereka memiliki harapan dan iman pada Tuhan.

Misa Perdana Pastor Andreas Korsini Lamtarida Simbolong O.Carm

Puji Syukur pada Tuhan, karena berkat-Nya, misa Perdana Pastor Andreas Lamtarida Simbolon O.Carm bersama 4 Pastor Karmel yang baru ditahbiskan, dapat terlaksana dengan baik pada hari Rabu 31 Oktober 2012 di Stasi Gundaling 1, paroki Maria dari gunung Karmel Tigalingga.

Bakti Sosial : Pengobatan Gratis

Dalam Rangka Menyongsong Jubileum Gereja Katolik di Dairi dan Pakpak Bharat, diadakan bakti Sosial Pengobatan Gratis di Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, pada 9 Desember 2012 yg lalu. Puji syukur pada Tuhan, kegiatan ini berlangsung dengan sangat memuaskan.

Mari Berbagi Berkat Tuhan

 photo UskupEmeritusKAMMgrPiusDautabra.jpg Photobucket

MENDAMBAKAN BERKAT TUHAN

SYALOM...SELAMAT DATANG.
"Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan."(2Kor 8:14)
"Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu." (Amsal 3:9)
"Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya." (Amsal 3:27)
"Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?" (1 Yohanes 3:17)
Saya Pastor Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, atas nama Panitia Pembangunan dan semua umat, memohon bantuan uluran kasih/dana untuk pembangunan Gereja Paroki. Kami sangat membutuhkan berkat Tuhan lewat uluran tangan dari para donatur.
Kami berharap dan berdoa Para Saudara berkenan berbagi berkat Tuhan kepada kami untuk pembangunan Gereja ini yang adalah rumah Tuhan sendiri.
BRI 5379 Unit Tigalingga Sidikalang
No. Rekening : 5379-01-000112-50-8
Nama : PANITIA PEMBANGUNAN GEREJA KATOLIK.
ATAU
BCA KCU MEDAN
NO.0222053453.
Atas Nama : ADYTIA PERMANA P.
(Adytia Permana P. adalah Romo Adytia Permana Perangin-angin O.Carm. Beliau dulu bertugas di Paroki Tigalingga, juga mengawali pembangunan ini, namun sekarang beliau bertugas di Keuskupan Agung Medan sebagai ekonom.Beliau kami minta buka rekening di BCA khusus untuk pembangunan ini, karena di daerah kami tidak ada BCA.)
Kami sangat senang bila sudah mentransfer persembahan, bapak/ibu/saudara/saudari memberitahukan ke kami melalui:
E mail ke :.
parokimariagk3lingga@yahoo.com
atau di SMS ke:.
Romo Anton Manik O.Carm : 081370836645
Romo Willy O.Carm : 081333837433
Untuk lebih jelasnya permohnan kami ini, Para Saudara dapat melihatnya di sini.... Sehubungan dengan Gambar pembangunan dapat melihatnya di sini....
Demikian kiranya Permohonan ini kami sampaikan. Atas dukungan, doa dan bantuan Bapak, Ibu dan Para Saudara-Saudari, kami mengucapkan banyak terima kasih.Berkat Tuhan senantiasa menyertai kita semua. Amin.
HORMAT KAMI:
Pastor Antonius Manik O.Carm

VARIA PAROKI

REKOLEKSI DAN AKSI PANGGILAN TELAH TERLAKSANA DENGAN SANGAT BAIK ;"> "APA YANG KAMU CARI?" (Yoh 1:38).
Puji syukur pada Tuhan, karena Rekoleksi dan Aksi panggilan untuk siswa-siswi Katolik Usia SMP dan SMA se-paroki Tigalingga sudah terlaksana dengan sangat baik. Kegiatan ini dihadiri hampir 400 orang anak. Semuanya dapat terlaksana hanya karena berkat Tuhan. Terimakasih juga kami sampaikan kepada semua Saudara yang telah mendukung dan mendoakan kegaitan kami ini. Kegiatan ini dilaksanakan hanya dengan menggunakan dana partisipasi peserta dan swadaya paroki, karena tidak mendapatkan bantuan dari donatur manapun, namun karena berkat Tuhan dan doa para Saudara, semuanya dapat berjalan dengan sangat baik. Semoga dari antara anak-anak ini, kelak ada yang menjadi Imam dan biarawan-biarawati.
Photobucket
Tuhan memberkati kita.
Kegembiraan dan Persaudaraan
Photobucket
Hari Ulang tahun Romo Anton M.Carm yang seharusnya tanggal 15 Januari 2010, baru dirayakan hari Minggu Minggu 16 Januari 2011 lalu, bersama Romo-romo Karmel se-Dairi, bersama beberapa umat Paroki Tigalingga di Aula Paroki Tigalingga. Pada kesempatan itu, Rm. Bernad O.Carm, pastor paroki Sidikalang memberi kado ulang tahun yakni 20 sak semen untuk pembangunan Gereja dan Rm. Anton sendiri menyumbangkan semua hadiah ultah untuk pembangunan Gereja. Saat itu, hadiah uang yang diperoleh sebanyak Rp. 1.100.000,-. Lumayanlah untuk tambahan dana pembangunan Gereja. Trimakasih buat semuanya.
Saldo Pesta Pelantikan Pengurus Gereja dan Penerimaan Sakramen Krisma, 6-7 Nop. 2010.
Pada hari Kamis 18 Nopember 2010 telah diadakan Evaluasi dan pembubaran Panitia. Saldo dari kegiatan tersebut adalah Rp. 22.320.500 Acara ini dapat berjalan dengan baik karena partisipasi semua umat. Dana juga bisa Saldo karena umat menyumbangkan hasil-hasil pertanian mereka dengan harapan ada Saldo untuk pembangunan Gereja Paroki.Jadi selain dana partisipasi dari umat, juga umat menyumbangkan hasil pertanian yang dibutuhkan untuk mengurangi dana konsumsi. Syukur pada Tuhan, akhirnya memang ada saldo untuk dana pembangunan Gereja. Terimakasih kami ucapkan kepada semua umat Paroki, DPP, Para Panitia, Para Donatur dan siapa saja yang mendoakan dan mendukung kegitan ini. Yesus memberkati kita semua selalu. Amin.
Showing posts with label Bacaan Injil Minggu Bahasa Karo. Show all posts
Showing posts with label Bacaan Injil Minggu Bahasa Karo. Show all posts

OGEN WARI MINGGU SI SEMAL XV, 10 Juli 2011 (Bahasa Karo)

OGEN WARI MINGGU SI SEMAL XV, 10 Juli 2011 (Bahasa Karo)
Yes 55:10-11, Mzm 65:10abcd,10e-11,12-13,14, Rm 8:18-23,
Mat 13:1-23

OGEN SIPEMENA: Yes 55:10-11

“Udan mpebur doni dingen ngasilken sinua-sinuan.”

0 Bali ras udan sinusur i langit nari, lanai mulih ku datas tapi litap ibanna doni, si mahanca turah sinuan-sinuan, si ngelitken benih ras nakan man pangan, bage me pe kata si Kubelasken, la mulihken man bangKu alu sia-sia, tapi isehkenna kai si Kurencanaken, dingen ilakokenna kai Kusuraken.

MAZMUR PENGALO-NGALO : Mzm 65:10abcd,10e-11,12-13,14,
Reff.: Tuhan rende kami, ngataken bujur Bandu.

1. Taneh si enggo tenggala ieng-nengiNdu alu lau, dingen gulbakna lipat ibahanNdu, alu udan megabur ibahanNdu taneh e, janah sinuan si mbaru ipebali-baliNdu.
2. Perbahan liasNdu ipasu-pasuNdu sinuan-nuan, kuja pe Kam lawes ije pangan riba-riba. Mbal-mbal dem alu asuh-asuhen, uruk-uruk ermtikken keriahen.

3. Reben-reben iusi alu biri-biri, berneh-berneh tempa-tempa icabini alu page si megersing. Kerina kami ersuark-surak, janah rende perban riahna.

OGEN SIPEDUAKEN: Rm 8:18-23,

“Kerina si enggo ijadiken Dibata tertima-tima alu metedeh ae ndigan Dibata mpetangkas kemulian anak-anakna.”

Rikutken perkiranku maka kiniseran si inanami kita genduari labo kai kal pe e adi ibandingken ras kemalemen ate si pagin ipetangkas Dibata man banta. Kerina si enggo ijadiken Dibata tertima-tima alu ate metedeh ndigan Dibata mpetangkas kemulian anak-anakna. Sabap kerina si ijadiken Dibata e enggo lanai erguna, labo erkiteken sura-surana jine, tapi erkiteken bage me sura-sura Dibata. Amin bage gia lit arapen. Sabap i bas sada wari pagi ibebasken Dibata me kerina si enggo ijadikenNa e i bas perbudaken si erbahanca ia kernep, gelah ia merdeka janah ngenanami kebebasen dingen kemulian ras kerina anak-anak Dibata. Sabap ieteh maka seh paksa si genduari enda kerina si enggo ijadiken Dibata kelsehen ras-ras dingen seh kal akapna suina desken sekalak pernanden si nandangi mupus. Janah labo e saja, tapi kita pe si enggo ngaloken Kesah selaku jaminen i bas pemere-pemere Dibata si nandangi iberekenNa man banta, kelsehen nge nimai Dibata ndungi pengangkatenta jadi anak-anakNa, e me nebusi badanta
dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.

BERITA SI MERIAH: Mat 13:1-23
“Lit me sekalak perjuma lawes me ku juma ngamburken benih.”

Jenari ngerana Jesus man kalak si nterem bage pe man ajar-ajarNa, nina, "Guru-guru agama ras kalak Parisi e, si nerusken ajar-ajaren Musa kap. E maka ikutkenlah kai si ikatakenna man bandu. Tapi ola usih si ibahanna, sabap kai si iajarkenna la idalankenna. Baban si mberat iampekenna ku bara kalak tapi ia sitik pe la nggit mabasa. Ntah kai gia ibahanna, tujunna e me gelah ia idah kalak. Perdiatekenlah tulisen ayat-ayat Pustaka Si Badia si ililetken i perdempakenna ras i bas pergelangen tanna! Bage pe perdiatekenlah ambu-ambu uisna si nggedang! Lit kenca kerja-kerja kundul ia arah ingan si mehamat, janah i bas rumah pertoton pe arah lebe ia kundul; atena gelah mehamat kalak man bana i tiga janah atena ikataken kalak ia 'Guru'. Tapi kam, ola kam nggit ikataken kalak 'Guru', sabap sada ngenca Gurundu, janah kam kerina ersenina. Ola ise pe i doni enda ikatakenndu 'Bapa', sabap sada ngenca Bapandu e me Dibata. Bage pe ola kam nggit ikataken kalak 'Peminpin', sabap sada ngenca Peminpinndu, e me Mesias si ipadanken Dibata. Ise si mbelinna i bas kam, ialah si ngelai kam kerina. Ise si peganjangken bana, ipeteruk Dibata me, janah ise si peteruk bana, ipeganjangken Dibata me Ia." "Andiko, cilaka kal kam o, guru-guru agama, janah kam pe o, kalak Parisi! O, kalak pekulah-kulah! Iolang-olangindu kalak gelah ola bengket ku bas Kinirajan Surga. Kam jine la nggit jadi rayat Kinirajan Surga, janah kalak si deban pe iolang-olangindu. [Andiko, cilaka kal kam o, guru-guru agama, janah kam pe o kalak Parisi! O, kalak pekulah-kulah! Ibuatndu erta-erta diberu si enggo mbalu jenari ibahanndu pertoton si nggedang i lebe-lebe jelma si nterem. Perbahan si enda, kugapa pe reh beratna ukumenndu.] Andiko, cilaka kal kam o guru-guru agama, janah kam pe o, kalak Parisi! O, kalak pekulah-kulah! Isiarindu lawit ras daraten si mbelang guna ndatken sekalak jelma gelah ikutkenna agamandu; tapi kenca idatndu, ijadikenndu ia jadi calon naraka si dua kali lipat jahaten asangken kam. Andiko, cilaka kal kam, o peminpin-peminpin si pentang! Sabap nindu, 'Adi lit kalak ersumpah i bas gelar Rumah Pertoton, sumpahna e la esah; tapi adi ersumpah i bas gelar emas si lit i bas Rumah Pertoton, sumpahna e esah.' Kam kalak motu dingen pentang! Apai kin pentingen, emas ntah Rumah Pertoton si erbahanca emas e badia? Bage pe nindu, 'Adi lit kalak ersumpah i bas gelar batar-batar ingan ersembah, sumpahna e la esah; tapi adi ersumpah kalak i bas gelar persembahen si lit i datas batar-batar e, sumpahna e esah.' Kam kalak pentang! Apai kin pentingen, persembahen ntah batar-batar si erbahanca persembahen e badia? Dage ise ersumpah i bas batar-batar, ia ersumpah i bas gelar batar-batar ras i bas gelar persembahen si lit i datas batar-batar e. Bage pe ise ersumpah i bas gelar Rumah Pertoton, ia ersumpah i bas gelar Rumah Pertoton ras i bas gelar Dibata si ringan i je. Ise ersumpah i bas gelar Surga, ia ersumpah i bas gelar kursi Kinirajan Dibata ras i bas gelarNa si kundul i bas kursi e. Andiko, cilaka kal kam o, guru-guru agama, janah kam pe o, kalak Parisi! O, kalak pekulah-kulah. Ipersembahkenndu man Dibata sepersepuluh i bas ulihndu nuan-nuan nari, seh maka jera, lenga ras serei pe ipersembahkenndu. Tapi si pentingna i bas Undang-undang la iperdiatekenndu, e me kap keadilen, keleng ate, ras kinibujuren. Si enda arus idalankenndu alu la ngelupaken si debanna.

BACAAN Minggu Paskah VII (Bahasa Batak Karo)

BACAAN Minggu Paskah VII (Bahasa Batak Karo)
Kis 1:12-14; 1Ptr 4:13-16; Yoh 17:1-11a

BACAAN I (Kis 1:12-14)

“Tutus atena kerina ras-ras ertoto.”

Kenca bage mulih rasul-rasul e i Uruk Seton nari ku Jerusalem. Uruk e dauhna kira-kira sada setengah kilometer i Jerusalem nari. Kenca seh i Jerusalem, lawes ia ku loteng rumah inganna numpang. Kalak enda e me: Petrus ras Johanes, Jakup ras Andreas, Pilipus ras Tomas, Bartolomeus ras Matius, Jakup anak Alpeus, Simon Pejuang ras Judas anak Jakup. Tutus atena kerina ras-ras ertoto, ikut pe diberu, bage pe Maria nande Jesus ras senina-senina Jesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

MAZMUR TANGGAPAN (Mzm 26 (27):1.4.7-8a)

Ref: Kataken bujur man Tuhan, erkiteken kiniuliNa.

1. TUHAN kap terang kegeluhenku Ia kap si ngkelini aku la lit si kubiarken TUHAN kap bentengku, e maka la aku gentar.

2. Sada ngenca pemindonku man TUHAN , sada ngenca sura-surangku e me ringan i bas Rumah TUHAN kidekah geluhku guna nggejapken kiniulin TUHAN dingen mindo gelah itegu-teguNa.

3. O TUHAN , begiken min tupung aku erlebuh man baNdu, mekuah min ateNdu dingen aloi min aku! NiNdu, "Mari sembah Aku." Ningku, "Minter aku reh, TUHAN ."

BACAAN II (1Ptr 4:13-16)

“Malem ma atendu adi igobang-gombangi kalak ka, erdandanken kam jar-ajar Kristus.”

O senina-seninangku si kukelengi, meriahlah ukurndu, sebab kam ikut muat bagin ibas keniseran Kristus, gelah kam dem alu keriahen, asum kemulian Kristus ipetangkas. Malem me atendu adi digobang-gombangi kalak kam erdandanken kam ajar-ajar Kristus. Si enda nuduhkenca maka ibas kam ringan Kesah si Mulia, e me kesah Dibata. Adi ngenanami kniseran kin kam ola erkiteken ia sekalak pemunuh, ntah pinangko, ntah kalak jahat, ntah pe icampurina urusen kalak si deban. Tapi katakenlah bujur man Dibata, erkiteken kam igelari alu gelar Kristus.

BACAAN INJIL: (Yoh 17:1-11a)

“Ya Bapa, muliakanlah kiranya Putera-Mu.”
Kenca Jesus dung ngerana, itareNa ku langit nina, "O Bapa genduari enggo seh paksana. Pemuliakenlah AnakNdu gelah AnakNdu pe mpermuliaken Kam. Enggo iberekenNdu man baNa kuasa nandangi kerina manusia, gelah iberekenNa kegeluhen si tuhu-tuhu si la erkeri-kerin man kalak si iendeskenNdu man baNa. Kegeluhen si tuhu-tuhu si la erkeri-kerin e: Itandai kalak Kam ngenca Dibata si tuhu-tuhu, dingen itandaina Jesus Kristus si isuruhNdu. Enggo Kucidahken kemulianNdu i doni enda, enggo Kudungi dahin si iberekenNdu man bangKu. O Bapa, muliakenlah Aku Kam enggo Kupetandaken man kalak si enggo iendeskenNdu man bangKu, si enggo ipilihNdu i bas doni enda nari. SikerajangenNdu kap ia, janah enggo iendeskenNdu man bangKu. Enggo ikutkenna kataNdu, janah genduari ietehna kerina si iberekenNdu man bangKu rehna i bas Kam nari. Enggo Kupeseh Kata si iberekenNdu man bangKu, janah enggo ialokenna. Ngaku pe ia maka Aku reh i bas Kam nari janah tek pe ia maka Kam si nuruh Aku. Ertoto Aku man baNdu kerna ia. Labo Aku ertoto kerna doni enda, tapi ertoto kerna kalak si enggo iendeskenNdu man bangKu, sabap sikerajangenNdu kap ia. Kerina si lit i bas Aku sikerajangenNdu kap, bage pe kerina si lit i bas Kam sikerajangenKu; janah kemulianKu teridah arah ia kerina. Genduari reh Aku ndahi Kam; lanai ndekah Aku i doni enda, tapi ia i doni enda denga. O Bapa si Badia, kepkep ia alu KuasaNdu, Kuasa si iberekenNdu man bangKu, gelah ersada ia bagi Kam ersada ras Aku.

Ogen Wari Minggu Paskah II: 1 Mei 2011 (Bahasa Batak Karo) (Hari Minggu Kerahiman Ilahi)

Ogen Wari Minggu Paskah II: 1 Mei 2011 (Bahasa Batak Karo)
(Hari Minggu Kerahiman Ilahi)
Kis 2:42-47, Mzm 118:2-4,13-15,22-24, 1Ptr 1:3-9, Yoh 20:19-31

OGEN SIPEMENA: (Kis 2:42-47)

“Karina kalak si enggo tek man Jesus e tetap pulung ras-ras, janah kai si lit bas ia ipakeken.”

Perpulungen e tutus megiken pengajaren i bas rasul-rasul nari. Nggeluh ia sikeleng-kelengen bagi si ersenina. Ras-ras ia ncepik-ncepik roti dingen ras-ras pe ia ertoto man Dibata. Melala tanda-tanda sengget ras kejadin-kejadin si mejin ibahan rasul-rasul. Perbahan si e kerina kalak e erkemalangen man Dibata. Kerina kalak si enggo tek man Jesus e tetap pulung ras-ras janah kai si lit i bas ia ipakena ras-ras. Idayakenna taneh ras erta-ertana janah duitna ibagi-bagikenna sue ras keperlun sekalak-sekalak. Alu ersada ukur tep-tep wari ia pulung i bas Rumah Pertoton. Ras-ras ia kerina man i bas rumahna alu meriah dingen ukur meteruk. Ipujina Dibata, janah kerina kalak erngena ate man perpulungen e. Tep-tep wari itambahi Tuhan ku perpulungen e kalak si iselamatkenNa.

MAZMUR PENGALO-NGALO: (Mzm 118:2-4,13-15,22-24)

Reff.: Kataken bujur man Tuhan erkiteken kiniulin-Na.

1. Ninalah kalak Israel, "KekelengenNa tetap rasa lalap."
Ninalah imam-imam Dibata, "KekelengenNa tetap rasa lalap."
Ninalah si nembah man TUHAN , "KekelengenNa tetap rasa lalap.

2. Alu mesangat iserangna aku, janah menam talu, tapi TUHAN si nampati aku.
TUHAN erbanca aku megegeh dingen paguh, Ia si enggo mulahi aku.
Begiken sora surak kemenangen i bas kemah bangsa Dibata nari: "Kuasa TUHAN ergegeh i bas peperangen

3. Batu si iambekken tukang, e me jadi batu palas si la banci lang
Enda me wari kemenangen TUHAN , marilah si rayaken alu meriah ukur

OGEN SIPEDUAKEN: (1Ptr 1:3-9)

“alu kekeken Jesus Kristus Dibata enggo mpekeke kita idur si mate nari kempak sada kegeluhen s idem pengarapen si tuhu-tuhu.”

Marilah kita bersyukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus! Ia sangat mengasihani kita, itu sebabnya Ia memberikan kepada kita hidup yang baru, dengan menghidupkan kembali Yesus Kristus dari kematian. Ini memberikan kita harapan yang kokoh. Kita mengharap untuk memiliki berkat-berkat yang disediakan Allah bagi umat-Nya, yaitu berkat-berkat yang disimpan-Nya di surga, sehingga tidak dapat rusak, atau menjadi busuk ataupun luntur. Semuanya itu adalah untukmu, karena kalian percaya kepada Allah. Maka kalian dijaga dengan kuasa Allah supaya kalian menerima keselamatan yang siap dinyatakan pada akhir zaman nanti. Karena itu hendaklah kalian bersuka hati, meskipun sekarang untuk sementara waktu kalian harus menjadi sedih karena kalian mengalami bermacam-macam cobaan. Tujuannya ialah untuk membuktikan apakah kalian sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan atau tidak. Emas yang dapat rusak pun, diuji dengan api. Nah, iman kalian adalah lebih berharga dari emas, jadi harus diuji juga supaya menjadi teguh. Dan dengan demikian kalian akan dipuji dan dihormati serta ditinggikan pada hari Yesus Kristus datang kembali. Kalian mengasihi-Nya, meskipun dahulu kalian tidak melihat-Nya. Dan kalian percaya kepada-Nya meskipun sekarang kalian tidak melihat-Nya. Itu sebabnya kalian bergembira, dan merasakan sukacita yang agung dan tak terkatakan. Sebab tujuan imanmu tercapai, yakni keselamatan jiwamu

BERITA SIMERIAH: (Yoh 20:19-31)

“ Waluh wari kenca si e reh me mulihi Jesus.”

Karaben i bas wari Minggu ndai, pulung ajar-ajar Jesus i bas sada ingan. Perbahan mbiar ia kalak Jahudi si erkuasa e maka ierukna pintun. Jenari bengket me Jesus, tedis Ia i lebe-lebe ajar-ajar e. Nina Jesus, "Mejuah-juah." Jenari icidahken Jesus tanNa ras awakNa man ajar-ajar e, e maka meriah kal ukur ajar-ajar ngidah Tuhan. Nina ka Jesus man ajar-ajar, "Tetapkenlah ukurndu. Bagi Aku isuruh Bapa, bage me pe kam Kusuruh." Kenca bage isempulken Jesus KesahNa man ajar-ajar e, jenari nina, "Alokenlah Kesah Si Badia. Adi ialemindu dosa kalak, dosana enggo ialemi; adi ipelepasndu dosana i bas ia, dosana e enggo tetap i bas ia." Sekalak i bas ajar-ajar si sepuluh dua e gelarna si Tomas (igelari pe si Kembar). Sanga Jesus encidahken diriNa man ajar-ajarNa, Tomas la ikut i je. E maka erberita ajar-ajar e man Tomas nina, "Kami enggo jumpa ras Tuhan!" Ngaloi Tomas, "Adi la kin kuidah bekas paku i bas tanNa, janah adi la kin kutamaken jari-jaringku ku je bage pe adi la kin kutamaken tanku ku awakNa, labo aku tek." Seminggu kenca ajar-ajar e pulung, pulung ka ia i bas inganna pulung e. Tomas pe ikut pulung. Pintu enggo ieruk, tapi bengket Jesus ku bas, tedis Ia i lebe-lebe ajar-ajar e, jenari nina, "Mejuah-juah!" Jenari nina Jesus man Tomas, "Tamakenlah jari-jarindu ku jenda, janah nehenlah tanKu. Dadaken tanndu, tamaken ku awakKu. Olanai la tek, tapi teklah!" Ngaloi Tomas man Jesus, "O, Tuhanku! O, Dibatangku!" Nina Jesus man Tomas, "Ma perbahan idahndu Aku nge maka kam tek? Malem tuhu-tuhu ate kalak si tek man bangKu aminna pe la Aku idahna!" Tuhu melala denga tanda-tanda sengget ibahan Jesus i lebe-lebe ajar-ajarNa si la isuratken i bas Kitap enda. Kai si enggo isuratken i bas Kitap enda tujunna e me gelah kam tek maka Jesus kap Anak Dibata; Ia kap Mesias si ipadanken Dibata. Bage pe gelah arah kinitekenndu nggeluh kam i bas gelarna!

WARI MINGGU PERSIKAPEN PASKA V, 10 April 2011 (Bahasa Batak Karo)

WARI MINGGU PERSIKAPEN PASKA V, 10 April 2011 (Bahasa Batak Karo)
Yeh 37:12-14, Mzm 130:1-2,3-4ab,4c-6,7-8, Rm 8:8-11, Yoh 11:1-45

OGEN SIPEMENA:

“Kubereken nge KesahKu man bandu, gelah banci kam nggeluh.”

Bagenda me kata Tuhan Dibata, “O umat manusia, ateKu nalangi kuburendu, je nari Kupekeke kam ibas kuburendu nari, janah Kutaruhekn kam ku negeri Israel. Kenca Kutalangi kuburen ingan bangsangKu ikuburken, janah Kupedarat ia i jenari, ietehna me maka Aku kap TUHAN . Kutamaken kesahKu i bas ia, maka nggeluh ia mulihi, jenari Kubere ia ringan i bas negerina jine. Kenca bage ietehna me maka Aku kap TUHAN . Aku, TUHAN enggo melasken katangKu, janah la banci lang Kusehken bagi si Kukataken e.
Bagenda me Kata si nipeseh Dibata man banta.

MASMUR PENGALO-NGALO:

Reff; Kelengi kami o Tuhan kalak siperdosa enda.

1. O TUHAN , kulebuh Kam, i bas kelbung kesusahen si mbages nari.
Dengkehken penderkuhku, o TUHAN , begiken sorangku mindo penampat.

2. Adi ateNdu ertaktak kerna dosa kami, ise banci pulah i bas ukumenNdu nari?
Tapi i bas Kam lit pengalemi dosa gelah kami malang man baNdu.

3. Kutimai penampat i bas TUHAN nari, dingen erpengarapen aku man kataNa.
Kutimai TUHAN , lebihen asangken si jaga malam nimai matawari pultak.

4. Araplah man TUHAN , o Israel, erkiteken keleng ateNa si tetap, dingen katawari pe Ia nggit engkelini.
Ia kap si nebusi bangsaNa, i bas kerina dosa-dosa nari.

OGEN SIPEDUAKEN

“Kesah Dibata si mpekeke Kristus si enggo ate e, ringan nge ibas dirinfu.”

O senina-senina, Kalak si nggeluh rikutken sura-sura ukur manusia la banci ngena ate Dibata ibahanna. Kam labo nggeluh rikutken sura-sura ukur manusia, tapi kam nggeluh rikutken sura-sura Kesah adi tuhu kin Kesah Dibata ringan i bas kam. Kalak si la lit Kesah Kristus i bas ia, la ia sikerajangen Kristus. Tapi adi Kristus ringan i bas kam, maka amin arus gia kulandu mate erkiteken dosa, tendindu nggeluh kap erkiteken Dibata enggo ngerembakken kam kempak diriNa. Adi Kesah Dibata si enggo mpekeke Jesus i bas si mate nari ringan i bas kam, maka Dibata si enggo mpekeke Kristus i bas si mate nari e la banci lang mereken geluh si mbaru man kulandu si arus mate e, arah KesahNa si ringan i bas kam e.
Begen me Kata si nipeseh Dibata man banta.

BERITA SI MERIAH

“Aku kap kekeken ras kegeluhen.”

I Betani lit sikalak si penakiten gelarna Lasarus. 11:1 I Betani lit sekalak si penakiten, gelarna Lasarus. Ia turang si Maria ras Marta. (Si Maria enda me si ncurcurken minak si merim ku naheTuhan dingen si ngapusisa alu bukna.) Si Maria ras Marta erbahan berita man Jesus nina, "O Tuhan temanNdu si ikelengiNdu paksana sakit." Kenca seh berita e man Jesus nina, "Penakit enda labo erkedungen i bas kematen; tapi penakit enda jadi gelah terpuji Dibata, janah enda me jadi sada dalan gelah terpuji Anak Dibata." Si Marta, Maria ras Lasarus keleng kal ate Jesus. Tapi kenca ibegiNa pe berita kerna Lasarus sakit, la minter idahiNa; tapi lit dua wari nari dekahna Ia i bas ingan e. Kenca si dua wari e nina man ajar-ajarNa, "Ota ku Judea kita mulihken." Ngaloi ajar-ajarNa, "O Guru, mbaru denga pe ibenteri kalak Jahudi atena Kam; mulihken ka ateNdu ku jah?" Erjabap Jesus, "Ma sepuluh dua jam sada wari? Adi suari kalak erdalan labo ia tertuktuk, sabap idahna terang doni enda. Tapi adi berngi ia erdalan tertuktuk me ia, sabap la lit terang i bas ia." Bagenda me nina Jesus. Jenari tole nina, "Temanta Lasarus enggo tunduh, janah ateKu lawes guna ngingeti ia." Ngaloi ajar-ajarNa, "O Tuhan, adi enggo tunduh ia, malemna me e." Si tuhuna maksud Jesus e me Lasarus enggo mate; tapi iakap ajar-ajarNa maksud Jesus si Lasarus tunduh saja. E maka ikataken Jesus man ajar-ajarNa e alu terus terang, "Lasarus enggo mate. Tapi meriah ukurKu sabap la Aku i jah, sabap erkiteken si e banci kam tek man bangKu. Otalah si dahi ia." Jenari Tomas (si igelari Kembar) ngerana man temanna sapih ajar-ajar, "Ota ku jah kita ras Guru enda, gelah mate kita kerina ras Ia!" Kenca seh Jesus i Betani, idapetiNa enggo empat wari dekahna Lasarus ikuburken. I Jerusalem nari ku Betani la lit telu kilometer dauhna. E maka i Jerusalem nari pe nterem kalak reh ngapuli Marta ras Maria erkiteken turangna Lasarus enggo mate. Kenca ibegi Marta maka Jesus enggo reh, ndarat ia njumpai Jesus; tapi Maria tading i rumah. Nina Marta man Jesus, "O Tuhan, bicara i jenda min ndai Kam, labo mate turangku e! Tapi amin bage gia, tek nge aku maka kai pe ipindoNdu genduari man Dibata iberekenNa nge." Nina Jesus man Marta, "Nggeluh nge turangndu mulihken." Ngaloi Marta, "Kueteh nge maka i bas wari pendungi pagi keke nge Ia i bas si mate nari." Nina Jesus man Marta, "Aku kap si mereken kegeluhen ras mpekeke kalak mate. Ise tek man bangKu, nggeluh me aminna gia enggo mate. Kalak si nggeluh dingen tek man bangKu ndigan pe la mate. Tek kam katangKu e?" Erjabap Marta, "Tek aku, Tuhan! Tek aku maka Kam Anak Dibata, Si Engkelini si ipadanken Dibata enggo reh ku doni enda." Kenca bage mulihken Marta ku rumah. Ikusikkenna man Maria nina, "Enggo i jenda Guru, idiloNa kam." Kenca ibegi Maria kai si ikataken Marta, minter tedis ia jenari lawes ia njumpai Jesus. (Paksa si e Jesus langa seh i bas kuta. Ia tetap denga ibas inganNa jumpa ras Marta ndai.) Ngidah Maria rempet tedis, iakap kalak Jahudi si reh ngapuli e, lawes ate Maria ku kuburen. E maka ikutkenna Maria lawes. Kenca Maria ngidah Jesus janah kenca seh ia i bas ingan Jesus, minter ia erjimpuh i lebe-lebe Jesus, jenari nina, "O Tuhan, bicara i jenda min ndai Kam labo mate turangku e!" Asum idah Jesus si Maria tangis ras kalak Jahudi si reh ras si Maria e megogo dingen ceda ateNa. E maka isungkunNa kalak ndai nina, "I ja ia ikuburkenndu?" Erjabap kalak ndai, "Ota sinehen, Tuhan." Tangis Jesus. E maka nina kalak Jahudi, "Nehenlah, seh kal tuhu ateNa kelengna si Lasarus e!" Tapi lit ka si ngerana, "Kalak pentang ibahanNa jadi erpengidah, la kin Ia ngasup erbahanca gelah ola min ndai mate si Lasarus e?" Alu ate megogo lawes Jesus ku kuburen e; kuburen e liang si itutupi alu batu. "Gulingken batu enda!" nina Jesus. Tapi ngaloi Marta turang si mate e, "O Tuhan, enggo mbau ia, sabap enggo empat wari ikuburken!" Nina Jesus man Marta, "Ma enggo ndai Kukataken man bandu maka adi tek kam idahndu nge kuasa Dibata?" E maka igulingken kalak e batu ndai. Jenari ertoto Jesus man Dibata nina, "O Bapa, bujur Kukataken man baNdu sabap ibegikenNdu pemindonKu. Kueteh nge maka katawari pe ibegikenNdu pemindonKu, tapi si enda Kukataken guna kalak si tedis i jenda, gelah tek Ia maka Kam kap si nuruh Aku." Kenca bage, alu sora megang erlebuh Jesus nina, "O Lasarus, mari ndaratken!" E maka ndarat si enggo mate e. Tanna ras nahena ibaluti alu uis mbentar, ayona ibaluti alu uis. Jenari nina Jesus man kalak si i je, "Tangtangi balutna e, jenari pelepas ia lawes." Ngidah kejadin e nterem kalak Jahudi si reh ngapuli Maria jadi tek man Jesus.

Bagen me Berita si Meriah si nipeseh Dibata man banta.

OGEN WARI MINGGU PERSIKAPEN PASKA IV, Minggu 3 april 2011 (Bahasa Batak Karo)

OGEN WARI MINGGU PERSIKAPEN PASKA IV,
Minggu 3 april 2011 (Bahasa Batak Karo)
1Sam 16:1b,6-7,10-13a, Mzm 23:1-3a,3b-4,5,6, Ef 5:8-14, Yoh 9:1-41

OGEN SIPEMENA

“Daud ipasu-pasu jadi Raja Israel.’

Kenca raja Saul itulak, nina Tuhan man si Samuel, “To, isi tandukndu alu minak. Aku nuruh kam ku si Isai, kalak Betlehem, sabab enggo kupilih man bangku sekalak raja ibas anak-anakna nari”. Kenca ia reh kerina, idah Samuel anak Isai, Eliap gelarna, jenari nina i bas ukurna, "Si enda, si tedis i jenda i bas adep-adepen TUHAN , la banci lang enda me si enggo ipilihNa." Tapi nina TUHAN , "Ola nehen kuga gedangna ras kuga jilena rupana. La ia Kupilih, sabap pertimbangenKu la bali ras pertimbangen manusia. Adi manusia inehenna si teridah arah darat, tapi Aku Kupernehen pusuhna. Bagenda me ibaba Isai pitu kalak anakna ngadap man Samuel. Janah nina Samuel man bana, "Lang, sekalak pe langa ipilih TUHAN ia." E maka nungkun Samuel nina, "Lit denga tole anakndu?" Nina Isai ngaloi, "Lit denga si nguda, tapi sangana ermakan biri-biri." "Suruh ia reh ku jenda," nina Samuel. "Langa banci sisehken persembahen enda adi langa ia reh." E maka isuruh Isai kalak ngelegisa. Ia sekalak anak perana si mejile, sehat, janah matana pe mejile. Nina TUHAN man Samuel, "Enda me kalakna, tangkuhkenlah ia!" Ibuat Samuel minak saitun jenari iminakina Daud i lebe-lebe senina-seninana. Rempet Daud ikuasai Kesah TUHAN janah mulai i bas wari e nari Kesah e tetap ras ia. Kenca bage mulih Samuel ku Rama.

MASMUR PENGALO-NGALO

Reff: Kelengi kami o Tuhan kalak siperdosa enda.

1. TUHAN kap permakanku, e maka la kekurangen aku.
I bas mbalmbal si meratah, ipesenang-senangNa aku. Kempak lau si teneng permalerna, itegu-teguna aku.

2. IpelimbaruiNa gegehku, ibabaiNa aku arah dalan si pinter erkiteken gelarNa.
Aminna erdalan pe aku arah kelbung si gelap, la aku mbiar jumpa cilaka sabap Kam kap ras aku, o TUHAN . IkawaliNdu aku, desken permakan ngkawali biri-biri alu ciken ras kayan-kayanna

3. IaturkenNdu kerja si mbelin man bangku, maka kerina imbang-imbangku ngidahsa; desken temue si medolat, Ialo-aloNdu aku alu namaken minak ku takalku. Jenari ielaiNdu aku alu inemen seh riba-iba.
Kueteh maka lalap Kam melias kempak aku, kueteh maka tetap ateNdu keleng man bangku, dingen rumahNdu jadi rumahku kidekah umur geluhku.

OGEN SIPEDUAKEN:

“Keke min kam ibas si mate, maka Terang Kristus ersinalasal man kam”.

O seninan-seninan, Kam gelgel nari i bas gelap, tapi genduari enggo i bas terang, erkiteken kam enggo jadi anak-anak Tuhan. E maka kam arus nggeluh bagi kalak i bas terang. Sabap mbelin perulihen terang, e me erbage-bage si mehuli, si bujur ras si tuhu-tuhu. Daramilah kai si ngena ate Tuhan. Ola kam ikut i bas perbahanen kalak si gelap si sia-sia. Tapi bukakenlah perbahanen-perbahanen si bage. Si tuhuna ncakapken kerna kai si ibahanna alu erbuni-buni e pe mereha nge. Janah kai si ibukaken i bas terang, tangkas me. Janah kerina si banci idah alu tangkas, e terang gelarna. E me sabapna maka ikataken i bas ende-enden: "Medakkenlah, o, kam si tunduh, janah kekekenlah i bas si mate nari! Ersinalsal me Kristus ku babondu."

BERITA SI MERIAH:

“Kalak si Pentang laws erduhap, janah asum ia reh mulihken enggo erpengidah”.

Ibas sadsa wari, asum Jesus erdalan, idahNa sekalak si enggo pentang tubuhna nari. Nungkun ajar-ajarNa nina, "O Guru, dosa ise nge erbahanca maka ia pentang tubuhna nari? Dosana ntah dosa orang tuana?" 3 Erjabap Jesus, "Ia pentang labo erkiteken dosana bage pe labo erkiteken dosa orang tuana, tapi gelah teridah kuasa Dibata i bas geluhna. Kita arus ndahiken dahin si nuruh Aku sanga terang denga wari; sabap reh me gelap janah paksa si e ise pe la ngasup erdahin. Asum Aku i bas doni enda, Aku me terang doni." Kenca ikataken Jesus si enda, iciduriNa taneh, iadukNa taneh ras cidurNa e, jenari idampelkenNa taneh e ku mata kalak si pentang ndai. Kenca bage nina Jesus man bana, "To erduhap kam ku kolam Siloam." (I bas cakap Heber Siloam ertina "Isuruh".) E maka lawes si pentang e erduhap; janah asum ia reh mulihken enggo erpengidah matana. Jenari nungkun temanna si sada kesain bage pe si megati ngidah ia mindo-mindo nina, "Ma ia kin si biasa kundul mindo-mindo e?" Piga-piga kalak ngatakenca, "Ia me," tapi lit ka pe si ngatakenca, "Lang, labo ia. Tapi seri rupana ras." Si enggo erpengidah e ngaku nina, "Aku me si biasa mindo-mindo e." E maka isungkun kalak ndai ia nina, "Kuga maka kam enggo erpengidah?" Erjabap ia, "Si igelari Jesus erbahanca aku enggo erpengidah. IciduriNa taneh, iadukNa taneh e ras cidurNa jenari idampelkenNa ku matangku. Kenca bage nina, 'To erduhap kam ku kolam Siloam.' E maka lawes aku ku je, janah kenca aku erduhap minter erpengidah matangku." Nungkun ka kalak ndai, "I ja dage Ia?" Erjabap ia, "La kueteh." Asum Jesus ngaduk taneh ras cidurNa dingen mpemedakken mata kalak pentang e, rembang wari Sabat. E maka ibaba kalak Jahudi kalak si enggo erpengidah ndai man kalak Parisi. Jenari isungkun kalak Parisi ia kai sabapna maka ia enggo erpengidah. Ngaloi si enggo erpengidah e man kalak Parisi, "IdampelkenNa ku matangku taneh si enggo iadukNa ras cidurNa. Janah kenca aku erduhap, enggo erpengidah matangku." Nina piga-piga kalak Parisi, "Kalak si erbahanca e kugapa pe labo i bas Dibata nari, sabap la iperdiatekenNa Undang-undang Sabat." Nina ka deba, "Banci kin kalak perdosa erbahan tanda sengget si bagenda?" E maka kalak Parisi e pe enggo lain-lain pendapatna. Sekali nari nungkun kalak Parisi e man si enggo erpengidah ndai nina, "Ikatakenndu maka Ia me si erbahanca kam erpengidah. Genduari kuga dage pengakapndu kerna Ia?" Erjabap ia, "Ia sekalak nabi." Kalak Jahudi si erkuasa la tek maka nai ia pentang, janah genduari enggo erpengidah. E maka idilona orang tua kalak si enggo erpengidah ndai. Jenari isungkunna nina, "Tuhu kin enda anakndu si tubuh pentang e? Kuga maka genduari ia enggo erpengidah?" Erjabap orang tuana, "Payo nge ia anak kami si pentang tubuhna nari. Tapi la ieteh kami kuga maka enggo erpengidah ia genduari janah la ieteh kami ise erbahanca. Ia enggo mbelin, ialah sungkun! Enggo kap ia ngasup ertanggung jawab kerna dirina." Bagenda jabap orang tua sabap mbiar ia kalak Jahudi si erkuasa e. Sabap enggo ersada arih kalak Jahudi si erkuasa maka ise ngakui Jesus e Mesias si ipadanken Dibata, ipedarat i bas rumah pertoton nari. Erkiteken si e me maka nina orang tuana, "Ia enggo mbelin, ialah sungkuni." Sekali nari idilo kalak e si enggo erpengidah ndai, jenari nina, "Erpadanlah kam i lebe-lebe Dibata maka si tuhuna nge iturikenndu sabap ieteh kami si erbahanca kam erpengidah e kalak perdosa." Ngaloi ia, "Kerna Ia kalak perdosa ntah lang, e labo kueteh. Sada ngenca kueteh: Nai aku pentang, genduari enggo erpengidah." Nungkun kalak Jahudi si erkuasa e, "Kai ibahanNa man bandu? Kuga ibahanNa maka matandu enggo erpengidah?" Erjabap ia, "Enggo kap kukataken man bandu, tapi la ibegikenndu. Engkai maka isungkunndu denga ka. Ntah kin kam pe ersura-sura jadi ajar-ajarNa?" Merawa kalak ndai man bana janah nina, "Kamlah jadi ajar-ajarNa; kami ajar-ajar Musa kap. Si ieteh kami Dibata ngerana arah Musa nge. Tapi kerna kalak si ikatakenndu e la ieteh kami ntah i ja nari Ia." Ngaloi ka si enggo erpengidah e, "Mejin kap e adi la kin ietehndu i ja nari Ia reh, sedangken enggo ibahanNa matangku erpengidah! Sieteh maka Dibata labo megiken kalak perdosa. Kalak si mpehaga Dibata dingen si ngikutken peratenNa nge ibegikenNa. Nai-nai nari langa pernah si begi maka lit kalak si ngasup pemedakken mata kalak pentang tubuhna nari. Adi la kin ia i bas Dibata nari, labo ia ngasup erbahan kai pe." Ngaloi kalak Jahudi si erkuasa e, "Tubuhndu nari pe enggo kam erdosa, janah kam ipebelin-belin i bas dosa, jenari iajarindu ka atendu kami?" Kenca bage ipedarat kalak Jahudi si erkuasa e ia i bas rumah pertoton nari. Berita kerna kalak si pentang ndube ipedarat i bas rumah pertoton nari seh man Jesus. E maka asum jumpa Jesus ras ia, nina Jesus man bana, "Tek kin kam man Anak Manusia si isuruh Dibata e?" Erjabap ia, "O Tuan, kataken man bangku ise Ia gelah aku tek man baNa." Ngaloi Jesus man bana, "Enggo kap Ia idahndu. Ia kap si ngerana ras kam genduari e." Nina kalak ndai, "O Tuhan, tek nge aku!" Jenari erjimpuh ia i lebe-lebe Jesus. Jenari nina Jesus man bana, "Aku reh ku doni enda guna nehken keadilen, gelah si pentang jadi erpengidah janah si erpengidah jadi pentang." I je lit piga-piga kalak Parisi megi si ikataken Jesus. E maka nungkun ia man Jesus nina, "Rikutken pengakapndu kami pe kalak pentang kin?" Erjabap Jesus, "Adi pentang kam labo kam erdosa; tapi perbahan ikatakenndu, 'Kami erpengidah,' e maka tetap kam erdosa."

OGEN WARI MINGGU PERSIKAPENPASKAH II III , 27 Maret 2011 (Bahasa Batak Karo)

OGEN WARI MINGGU PERSIKAPENPASKAH II III ,
27 Maret 2011
(Bahasa Batak Karo)
Kel 17:3-7, Mzm 95:1-2,6-7,8-9, Rm 5:1-2,5-8, Yoh 4:5-42

OGEN SIPEMENA:

“Bereken min lau e man kami, gelah banci idat kami enemen.”

Tapi erkiteken kalak ndai seh muasna, e maka lalap ia jungut-jungut man Musa. Nina, "Engkai maka ibabandu kami ndarat i Mesir nari? Gelah mate kami ras anak-anak kami ras asuh-asuhen kami alu la minem-minem?" Meseksek pertoton Musa man TUHAN nina, "Uga nari perbanku man bangsa enda? Nandangi ibenterina me aku alu batu." Nina TUHAN man Musa, "Buat piga-piga kalak peminpin bangsa Israel, jenari ras kam erdalan ngelebei jelma si nterem. Baba pe ciken si ipakendu mekpek Lau Nil. Tedis Aku kari i lebe-lebendu i datas sada batu i Deleng Sinai. Palu batu e maka reh lau i bas nari man inemen bangsa e." Ibahan Musa bage i lebe-lebe peminpin-peminpin kalak Israel. Ingan ndai igelari Masa ras Meriba, sabap jungut-jungut kalak Israel, janah iujina TUHAN tupung nina, "Tuhu kin TUHAN ras kita ntah lang?
Bagen me Kata si nepeseh dibata man banta.

MASMUR PENGALO-NGALO:

Reff: Kelengi kami o Tuhan, kalah siperdosa enda.

1. Mari kita rende muji TUHAN , ersurak-surak man Dibata kecionta!
Ota kita ngadap man Dibata ngataken bujur, janahta ngendeken ende-enden pujin si meriah.

2. Ota nembah mungkuk man baNa, erjimpuh i adep-adepen TUHAN , Si Nepa kita.
Sabap Ia kap Dibatanta, kita bangsa si ikelengiNa. Kita desken rarasen biri-biri si ipermakaniNa.

3. "Ola pemersik atendu bagi nini-ninindu, tupung i Meriba, i gurun pasir Masa.
I jah icubaina, dingen iujina Aku, aminna pe enggo idahna perbahanenKu.

OGEN SIPEDUAKEN:

"Kekelengan Dibata enggo ibreken-Na kubas pusuh paratenrta, ekiteken Kesah si Badia si enggo ibereken-Na man banta."

Erkiteken kita enggo rembak ras Dibata erkiteken kinitekenta, e maka kita nggeluh i bas perdamen ras Dibata arah Tuhanta Jesus Kristus. Jesus Kristus me si maba kita bengket ku bas lias ate Dibata erkiteken kinitekenta. Janah i bas lias ate Dibata e me kita nggeluh dingen ringan. Dage meriah ukurta sabap lit pengarapenta maka kita ikut dat bagin i bas kemulian Dibata. Pengarapenta enda labo erbahanca kita kecewa, sabap Dibata enggo ncurcurken kekelengenNa ku bas pusuhta arah Kesah Si Badia. Ia me pemere Dibata man banta. Sabap asum kita kote denga, mate Kristus i bas paksa si payo, man gunanta kalak si jahat. Labo sukah muatsa kalak si nggit mate guna kalak si bujur. Tapi adi guna kalak si mehuli banci jadi lit kalak si nggit mate. Tapi Kristus mate asum kita perdosa denga! Arah e Dibata enggo encidahken keleng ateNa man banta.
Bagen me Kata si nepeseh dibata man banta.

BERITA SI MERIAH:

‘Jesus kap lau kegeluhen.”

Lit pe i je sekalak si enggo telu puluh waluh tahun dekahna ia penakiten. Idah Jesus ia ampar i je janah ietehNa maka enggo ndekah ia sakit. E maka nina Jesus man bana, "Atendu kin gelah malem penakitndu?" Ngaloi si penakiten e, "O Tuan, la kap lit kalak si namaken aku ku bas kolam e asum erburak launa; asum kupala-palai ku bas, enggo lit kalak si deban leben asa aku." Nina Jesus man bana, "Kekekenlah, angkat amakndu jenari dalanken!" Paksa si e pe minter malem penakitna. Iangkatna amakna jenari erdalan ia. Si enda jadi asum wari Sabat kalak Jahudi. E maka nina kalak Jahudi si erkuasa man kalak si enggo malem e, "Wari Sabat kap sekalenda. Rikutken Undang-undangta la banci ibabandu amakndu e." Ngaloi ia, "Nina kalak si enggo pepalem aku ndai, 'Angkat amakndu jenari dalanken.' " Jenari nungkun kalak Jahudi e, "Ise kin si nuruh kam e?" Tapi la itandai kalak si enggo malem e ise si mpepalem ia, sabap nterem kal i je jelma, janah Jesus enggo lawes arah tengah jelma si nterem e. La ndekahsa kenca si e, jumpa Jesus ras ia i Rumah Pertoton. Nina Jesus man bana, "Genduari kam enggo malem; olanai bahan si la ngena ate Dibata, gelah ola jadi man bandu keleken asa si nggona." Jenari lawes kalak si enggo malem e, iberitakenna man penguasa-penguasa kalak Jahudi maka Jesus kap si mpepalem ia. Perbahan si e idarami kalak Jahudi e dalan guna pesega-sega Jesus, sabap ipepalem Jesus kalak si penakiten i bas wari Sabat. Tapi nina Jesus man kalak Jahudi e, "BapangKu erdahin kap lalap; e maka Aku pe arus erdahin." Megi kata Jesus enda, ergegehna kalak Jahudi ndarami dalan munuh Jesus; sabap iakap kalak Jahudi labo saja undang-undang wari Sabat ilanggar Jesus, tapi ikataken Jesus pe maka Dibata e BapaNa, alu bage ipeseri Jesus bana ras Dibata. Jenari ngerana Jesus man kalak Jahudi e, "Kukataken man bandu: Situhuna kai si ibahan Anak e labo rikutken sura-suraNa. Kai i idahNa ibahan BapaNa, e nge si ibahanNa. Perbahan Bapa e erkeleng ate nandangi AnakNa, icidahkenNa man Anak e asa kai si ibahanNa. IcidahkenNa me pe man Anak e si terbeliden, gelah reh mamangna atendu kerina. Bagi enggo ipegeluh Dibata mulihi kalak si enggo mate jenari iberekenNa kegeluhen man bana, bage me pe ibereken Anak e kegeluhen man kalak si ndalanken peratenNa. Bapa e labo ngadili ise pe. Tapi kuasa guna ngadili enggo iberekenNa man AnakNa, gelah kerina kalak mpehaga Anak e, bagi mpehaga Bapa. Ise la mpehaga Anak e, Bapa si nuruh Anak e pe la ipehagana." "Kukataken man bandu maka kalak si megiken katangKu, dingen tek man si nuruh Aku, ialokenna kap kegeluhen si tuhu-tuhu si la erkeri-kerin. Ia lanai iukum tapi enggo pulah i bas kematen nari janah ndatken kegeluhen.5 Kukataken man bandu: Tuhu-tuhu reh me paksana janah enggo seh pe; ibegi si mate me sora Anak Dibata, janah si megisa e nggeluh me. Bagi enggo ibereken Bapa kegeluhen man kerina si nasa nggeluh, bage me enggo ibereken Bapa man Anak e kuasa mereken kegeluhen. Bage pe ibereken Dibata man Anak e kuasa guna ngadili sabap Anak Manusia e me si isuruh Dibata. Ola atendu mamang kerna si enda; sabap reh me paksana maka kerina kalak mate si i bas kuburen megi sora Anak e, jenari ndarat me ia kerina i bas kuburen e nari. Kalak si enggo erbahan si mehuli ipekeke guna nggeluh; tapi si jahat perbahanenna ipekeke guna iukum." Tole nina Jesus, "Aku la ngasup erbahan kai pe alu gegehKu sisada; Kuadili kalak rikutken perentah Dibata, e maka rembang tengah nge keputusenKu, sabap labo Kubahan bagi ate-ateKu, tapi rikutken peraten si nuruh Aku nge." "Adi Aku nurikenca kerna diringKu, la kap teraloken kai si Kuturiken e. Tapi lit kap kalak si deban si erberita kerna Aku, janah Kueteh maka kai si iberitakenna e tuhu. Enggo isuruhndu persuruhenndu njumpai Johanes, janah enggo ituriken Johanes si tuhuna kerna Aku, Aku labo perlu manusia naksiken kerna Aku, tapi Kukataken enda man bandu gelah kam terkelin. Johanes bali kap ras lampu si gara dingen ersinalsal, janah enggo meriah ukurndu kentisik ngaloken sinalsalna e. Tapi i bas Aku lit saksi belinen asa si isaksiken Johanes, e me: Dahin si Kudahi si ibereken Bapa e man bangKu. Arah dahin si Kudahi, teridah kap maka Dibata nge si nuruh Aku. Janah Bapa si nuruh Aku e pe enggo ersaksi kerna Aku. Langa pernah ibegindu soraNa ntah idahndu ayoNa. La ibegindu kataNa, sabap la kam tek man si isuruhNa. Ipelajarindu Pustaka Si Badia sabap iakapndu idatndu me kegeluhen si tuhu-tuhu si la erkeri-kerin i bas Pustaka Si Badia nari. Situhuna Pustaka Si Badia e pe erberita kerna Aku nge! Tapi la kam nggit ndahi Aku guna ngaloken kegeluhen e." "Labo Kuarapken manusia muji Aku. Sabap Kutandai nge kam kerina; Kueteh nge maka i bas ukurndu labo atendu keleng Dibata.
Bagenda me Berita si Meriah si pnipeseh Dibata.

BACAAN HARI MINGGU PRAPASKAH II (Thn A, 20 Maret 2011; Bahasa Batak Karo)

BACAAN HARI MINGGU PRAPASKAH II
(Thn A, 20 Maret 2011; Bahasa Batak Karo)

Kej 12:1-4a, Mzm 33:4-5,18-19,20,22, 2Tim 1:8b-10, Mat 17:1-9

OGEN SI PEMENA:

Pendilon Debata kempak Abraham Bapa kerina jelma si tek man Dibata.

I daerah Haran, nina Tuhan man si Abraham, 12:1 Nina TUHAN man Abram, "Tadingkenlah kutandu, kade-kadendu, ras rumah bapandu, jenari laweslah ku negeri si Kutuduhken man bandu pagi. Nterem Kubahan sinursurndu, janah e me pagi jadi sada bangsa si mbelin. Kupasu-pasu kam, janah Kubahan terberita gelarndu gelah arah kam nterem kalak dat pasu-pasu. Kupasu-pasu kalak si masu-masu kam, tapi Kusumpahi kalak si numpahi kam. Janah erkiteken kam Kupasu-pasu kerina bangsa-bangsa." Kenca umur Abram 75 tahun, berkat me ia i Haran nari bagi si isuruh TUHAN.

MASMUR PENGALOI:

Reff.: Kelengi kami o Tuhan, kalak si perdosa enda.

1. Ranan TUHAN kerina tuhu, dingen kerina perbahanenNa terarapken tuhu.
Ngena ate TUHAN kebujuren dingen keadilen, keleng ateNa rasa lalap ndemi doni enda.

2. TUHAN ngkawali kalak si ngikutken Ia, kalak si ernalem man keleng ateNa si la ersibar.
IpulahiNa kalak si erkemalangen bana i bas kematen nari, dingen tetap ipegegehNa tupung i bas kelihen pe.

3. TUHAN saja sibahan pengarapenta, Ia kap si nampat dingen si kawalta.
Meriah ukurta erkiteken Ia, tek kita man gelarNa si Badia.
O TUHAN , kelengi min kami lalap, sabap kami erpengarapen man baNdu.

OGEN PEDUAKEN:

Dibata ndilo kita ras mereken kegeluhen.

Tapi buat baginndu i bas kiniseran guna Berita Si Meriah bagi ibereken Dibata man bandu gegeh guna si e. Kita enggo iselamatkenNa janah enggo kita ipilihNa jadi sikerajangenNa, labo erkiteken kai si ibahan kita, tapi erkiteken sura-suraNa dingen lias ateNa nge. Lias ateNa e iberekenNa arah Kristus Jesus ope denga tembe si nasa lit enda. Tapi genduari perkuah ateNa e enggo tangkas man banta arah kerehen Si Ngkelini kita, Kristus Jesus. Jesus enggo naluken kuasa kematen janah enggo ipetangkasNa kegeluhen si la erkeri-kerin arah Berita Si Meriah

BERITA SIMERIAH:

AyoNa ersinalsal bagi terang matawari.

Enem wari kenca si e Jesus mabai Petrus, Jakup, ras sembuyakna Johanes serap ku das deleng si meganjang. I lebe-lebe kalak enda teluna, salih rupa Jesus: ayoNa ersinalsal bagi terang matawari janah uisNa mbentar erndilap-ndilap. Jenari idah ajar-ajar si telu kalak e Musa ras Elia ercakap-cakap ras Jesus. E maka nina Petrus man Jesus, "O Tuhan, senang kal iakap kami i jenda; adi mehuli iakapNdu banci kubahan i jenda telu sapo-sapo, sada man baNdu, sada man Musa, janah sada nari man Elia." Asum Petrus ngerana denga, rempet nusur embun ersinalsal ngelinggemi Jesus, Musa ras Elia. Jenari terbegi sora i bas embun e nari, "Enda me AnakKu si Kukelengi, Ia me si nehken peratenKu begikenlah Ia!" Kenca ibegi ajar-ajar sora e, nembah ia, ayona seh ku taneh, janah mbiar kal ia. Tapi ideheri Jesus ajar-ajar e, ikuitNa, jenari nina, "Tediskenlah! Ola kam mbiar!" E maka jurgak ajar-ajar e ise pe lanai idahna i je seakatan Jesus. Tupung erdalan nusur ku berneh, ngerana Jesus man ajar-ajarNa nina, "Ola iturikenndu man ise pe kerna kai si enggo idahndu ndai ope denga Anak Manusia si isuruh Dibata ipekeke i bas si mate nari."
Bagen me kata Tuhan.

BACAAN HARI MINGGU PRAPASKAH I : BAHASA BATAK KARO( 13 Maret 2011)

HARI MINGGU PRAPASKAH I :
BAHASA BATAK KARO( 13 Maret 2011)
Kej 2:7-9, 3:1-7, Mzm 51:3-4,5-6a,12-13,14,17, Rm 5:12-19, Mat 4:1-11

'Sembahlah Tuhan Dibatandu, janah Ia saja ngenca patut man sembahen!' "

BERITA SI MERIAH:
Kenca bage Kesah Dibata mabai Jesus ku gurun pasir guna icubai Iblis. Kenca empat puluh wari empat puluh berngi Jesus la man igejapNa melihe. E maka reh Iblis ncubai Ia nina, "Erkiteken Kam Anak Dibata salihken dage batu enda jadi roti." Ngaloi Jesus nina, "Lit kap tersurat i bas Pustaka Si Badia: Labo alu roti saja manusia enggeluh, tapi arah tep-tep kata si ibelasken Dibata." Jenari ibabai Iblis me Jesus ku Jerusalem janah isuruhna Ia tedis i babo anjung-anjung Rumah Pertoton. Jenari nina man Jesus, "Adi Anak Dibata kin kam, dabuhken man baNdu ku teruh, sabap lit tersurat i bas Pustaka Si Badia bagenda: 'Isuruh Dibata kap malekat-malekatNa reh njagai Kam, itatangna nge Kam alu tanna gelah naheNdu pe la terantuk ku batu.' " Ngaloi Jesus, "Tapi lit tersurat i bas Pustaka Si Badia 'Ola cubai Tuhan Dibatandu.' "Ibabai Iblis e ka Jesus ku deleng si seh kal ganjangna. Jenari ituduhkenna man Jesus kerina kerajan doni enda ras kinibayakenna. Nina Iblis e man Jesus, "Kerina kerajan doni enda ras kiniulinna kubereken man baNdu, adi nggit Kam erjimpuh nembah man bangku." E maka ngaloi Jesus nina, "Laweslah Iblis! Lit kap tersurat i bas Pustaka Si Badia: 'Sembahlah Tuhan Dibatandu, janah Ia saja ngenca patut man sembahen!' " Kedungenna itadingken Iblis e Jesus; e maka reh malekat-malekat nampati Ia.
Bagen me kata Tuhan.

BACAAN Hari Minggu Biasa IX (6 Maret 2011; Bahasa Batak Karo)

BACAAN Hari Minggu Biasa IX
(6 Maret 2011; Bahasa Batak Karo)

Ul 11:18,26-28,32, Mzm 31:2-3a,3bc-4,17,25, Rm 3:21-25a,28, Mat 7:21-27

"Ise megi katangKu enda dingen ngikutkenca, ia bali ras kalak pentar si majekken rumahna i babo batu. “

BERITA SIMERIAH:
"Labo kerina kalak si erlebuh man bangKu, 'O Tuhan, Tuhan!' bengket ku bas Kinirajan Surga, tapi kalak si ngelakoken rikutken si ngena ate bapangKu i Surga nge bengket ku bas Kinirajan e. I bas wari pendungi pagi, nterem kalak ngataken man bangKu, 'O Tuhan, Tuhan! I bas gelarNdu ernubuat kami, i bas gelarNdu ipelawes kami setan-setan dingen ibahan kami tanda-tanda sengget.' Tapi ningKu pagin njabapsa, 'La kam Kutandai pe. Laweslah i bas Aku nari, o kalak jahat!' " "Ise megi katangKu enda dingen ngikutkenca, ia bali ras kalak pentar si majekken rumahna i babo batu. Rumah e labo runtuh aminna gia reh banjir ras angin si meter nderpasa, sabap rumah e ipajekken i babo batu. Ise si megi katangKu enda tapi la ikutkenna, ia bali ras kalak lenge si majekken rumahna i babo kersik. Asum reh banjir ras angin meter, minter runtuh dingen sontar rumah e.
Enda me kap Injil Tuhanta.

BACAAN Hari Minggu Biasa VIII (Tahun A, 27 Februari 2011; Bahasa Karo)

BACAAN Hari Minggu Biasa VIII
(Tahun A, 27 Februari 2011; Bahasa Karo)
Yes 49:14-15, Mzm 62:2-3,6-7,8-9ab, 1Kor 4:1-5, Mat 6:24-34

“E maka ola aru atendu kerna wari si pepagi, sabap pepagi lit denga ka nge si man ndelenken.”

BERITA SIMERIAH:
"Ise pe labo ngasup ngikutken dua tuan. Sabap adi dua tuanna, la banci lang sekalak keleng atena janah sekalak nari nembeh atena; ntah pe mejingkat ia nandangi sekalak tuan, tapi tuan si sada nari la diatena pe. Labo kam ngasup erdahin guna Dibata adi erdahin ka kin kam guna duit. Perbahan si e, ola aru atendu kerna nakan ras inemen si iperlukenndu i bas geluhndu ntah kerna uis si man pakenndu. Ergan nge kesah asangken nakan janah ergan nge kula asangken uis. Perdiatekenlah perik-perik si kabang. Labo ia merdang, labo ia rani, labo ipepulungna ulihna rani ibas lumbung, tapi man nge ia ibahan BapaNdu si i Surga. Ergan nge kam asang perik-perik e! Sekalak pe kam labo ngasup nambahi umurndu alu aru ate e! Engkai maka aru atendu kerna uis si man pakenndu? Perdiatekenlah bunga ncole si turah i mbalmbal. Bunga e la erdahin dingen la ertenun. Tapi Raja Salomo si bayak nai pe la lit pakenna bagi bunga ncole e jilena. Dage ingetlah! O kalak si kurang kiniteken! Adi dukut-dukut si sendah nggeluh pagi iambekken ku bas api pe bage jilena ibahan Dibata, apai ka kam! E maka ola aru atendu ntah kai pagi ipanndu, ntah kai pagi inemndu bage pe ntah kai pagi uisndu. (Kalak si la nandai Tuhan nge maka bage perukurenna). Kam ola bage, sabap ieteh Dibata nge maka kerina enda perlu man bandu. Tapi si pentingna kal, daramilah lebe KinirajanNa, janah dalankenlah si ngena ateNa, maka icukupiNa kai si perlu man bandu. E maka ola aru atendu kerna wari si pepagi, sabap pepagi lit denga ka nge si man ndelenken. Labo pada itambahi kiniseran si sendah alu kiniseran si pepagi."
Begen me kata mi Tuhan.

Bacaan Hari Minggu Biasa VII (Thn A, 20 Februari 2011: Bahasa Batak Karo)

Bacaan Hari Minggu Biasa VII
(Thn A, 20 Februari 2011: Bahasa Batak Karo)
Im 19:1-2,17-18, Mzm 103:1-2,3-4,8,10,12-13, 1Kor 3:16-23, Mat 5:38-48

“E maka kam arus serta bagi Bapandu si ni Surga pe serta.”

BERITA SIMERIAH:
"Enggo ietehndu maka nai lit bagenda pengajaren, 'Mata gancih mata, janah ipen gancih ipen.' Tapi genduari Kukataken man bandu: Ola erbalas nandangi kalak si enggo ersalah man bandu. Adi iparap kalak kurumndu si kemuhen, bereken parapna kurumndu si kawes. Janah adi iaduken kalak kam erkiteken morah atena bajundu, bereken pe ras cabinndu man bana. Adi ipaksa kalak kam maba barangna sada kilometer dauhna, babalah barang e dua kilometer dauhna. Adi mindo kalak man bandu berekenlah; bage pe ola tulak adi kalak minjam kai-kai pe man bandu." "Enggo pe ietehndu kerna ajaren enda, 'Kelengilah temanndu, janah elem-elemlah man imbang-imbangndu.' Tapi genduari Kukataken man bandu: Kelengilah imbang-imbangndu, janah ertotolah man Dibata kerna kalak si erbahanca kam ngenanami kiniseran. Alu bage kam enggo jadi anak-anak Dibata. Sabap labo saja man kalak si mehuli ibereken Dibata matawariNa, tapi pe man kalak si jahat. Bage pe labo saja man kalak si bujur ibereken Dibata udan, tapi pe man kalak si la bujur. Sabap adi si ngkelengi kam saja ngenca ikelengindu, man kade Dibata mbalas perbahanenndu e? La kin kalak si muat cuke pe bage ka nge perbahanenna? Janah kai kin lainna kam ras kalak si deban adi ras temanndu saja ngenca kam siperkuanen? Kalak si la nandai Tuhan pe bage nge perbahanenna. E maka kam arus serta bagi Bapandu si ni Surga pe serta.

Bacaan Hari Minggu Biasa VI (Thn A) 13 Februari 2011 (Bahasa Batak Karo)

Bacaan Hari Minggu Biasa VI (Thn A)
13 Februari 2011 (Bahasa Batak Karo)

Sir 15:15-20, Mzm 119:1-2,4-5,17-18,33-34, 1Kor 2:6-10, Mat 5:17-37

“Katakenlah, 'ue' adi tuhu janah katakenlah, 'lang' adi la tuhu.”

BERITA SIMERIAH:
"Ola iakapndu Aku reh ncedai Undang-undang si ibereken Musa ras si iajarken nabi-nabi. Aku reh labo ncedai, tapi guna nehken si enggo isuratkenna e. Ingetlah katangKu enda! Seh masap langit ras doni, sada titik ntah sada bagin si kitikna pe i bas Undang-undang e la bene adi langa kin seh kerina kai si enggo isuratken e. E maka ise la ngikutken si enggo isuratken e, aminna gia bagin si kitikna, janah ibabaina papak kalak si deban, ia me si la mehergana i bas Kinirajan Surga. Tapi ise ngikutkenca janah ibabaina kalak si deban ngikutken si enggo isuratken e, ia me si mbelinna i bas Kinirajan Surga. Kukataken pe man bandu maka labo kam banci bengket ku bas Kinirajan Surga adi la kin tutusen atendu erbahan si ngena ate Dibata asa guru-guru agama ras kalak Parisi." "Enggo ietehndu maka nai ikataken man nini-nininta, 'Ola munuh; kalak si munuh iadili.' Tapi genduari Kukataken man bandu: Ise merawa nandangi seninana, iadili pagin, ise si ngisakken kalak, arus iadili i lebe-lebe Pengadilen Agama. Janah ise ngataken seninana: 'O kemali!', ia pagin itamaken ku api naraka. Dage, adi asum atendu nehken persembahen man Dibata ingetndu maka sangkut ukur seninandu nandangi kam, tadingkenlah lebe persembahenndu e jenari erdame ras ia. Kenca bage persembahkenlah persembahenndu e man Dibata. Adi iaduken kalak kam janah ibabana ku pengadilen, erdamelah ras ia ope denga seh i pengadilen. Sabap adi enggo seh i pengadilen iendeskenna me kam man hakim, jenari iendesken hakim kam man polisi. Kenca bage itamaken polisi kam ku bas penjara. Adi kam i bas penjara, lanai kam ipulahina adi langa kin bali utangndu e kerina." "Enggo ietehndu maka lit ikataken, 'Ola erlua-lua.' Tapi genduari Kukataken man bandu: Ise ngenehen sekalak diberu, jenari leket ukurna ras diberu e, si tuhuna ia enggo erlua-lua i bas ukurna. Dage, adi matandu si kemuhen erbahanca kam erdosa, pulditkenlah e jenari ambekkenlah! Sabap ulin sada bagin badanndu bene asa kerina iambekken ku bas naraka. Adi tanndu si kemuhen erbahanca kam erdosa, keretlah e jenari ambekken! Sabap ulin bene sada tanndu asangken kerina badanndu iambekken ku bas naraka." "Lit ka pengajaren bagenda, 'Ise ngulihken ndeharana, arus ibahanna surat mulih man ndeharana!' Tapi genduari Kukataken man bandu: Ise ngulihken ndeharana labo erkiteken ndeharana e erlua-lua ras kalak si deban, ia si erbahanca ndeharana e erlua-lua adi sereh ia man kalak si deban, janah ji ngempoi diberu e pe erlua-lua." "Enggo pe ietehndu maka i bas nini-nininta nai lit pengajaren bagenda, 'Ola ersumpah kerna si la tuhu, tapi bahanlah kai si enggo isumpahkenndu i lebe-lebe Tuhan.' Tapi genduari Kukataken man bandu: Ola ersumpah kerna kai-kai pe, ola ersumpah i bas gelar langit, sabap langit kap ingan kundul Dibata; ola ersumpah i bas gelar doni, sabap doni kap ingan naheNa; bage pe ola ersumpah i bas gelar Jerusalem, sabap Jerusalem kuta Raja Simbelin kap. I bas gelar takalndu pe ola kam ersumpah, sabap labo kam erkuasa nalihken selambar buk pe jadi mbentar ntah mbiring. Katakenlah, 'ue' adi tuhu janah katakenlah, 'lang' adi la tuhu. Lain asangken si e i bas Iblis nari kap rehna."
Enda me kap Injil Tuhanta.

Bacaan Hari Biasa Minggu V : 6 Februari 2011 (Bahasa Batak Karo)

Bacaan Hari Biasa Minggu V : 6 Februari 2011 (Bahasa Batak Karo)
Yes 58:7-10, Mzm 112:4-5,6-7,8a,9, 1Kor 2:1-5, Mat 5:13-16

“Ersinalsal lah min terangndu i lebe-lebe kalak si nterem gelah adi idahna perbahanenndu si mehuli, ipujina Dibata, Bapandu si i Surga!”

BERITA SIMERIAH:
"Bagi sira si seh kal perluna guna pangan, bage pe kam nandangi kerina manusia. Tapi adi sira e lanai masin, lanai banci ibahan masin mulihi. Sira e lanai erguna, e maka iambekken jenari idedehi kalak. Bagi terang si seh kal perluna i bas gelap, bage pe kam nandangi doni enda. Kuta si lit i das uruk la banci lang teridah. Labo isagani kalak lampu kenca bage itutupina alu tumba; tapi itamakenna ku datas nahe pertendangen, gelah terang iakap kalak kerina si lit i bas rumah e. Dage, ersinalsal lah min terangndu i lebe-lebe kalak si nterem gelah adi idahna perbahanenndu si mehuli, ipujina Dibata, Bapandu si i Surga.
Enda me kap Injil Tuhanta.

Bacaan Hari Minggu Biasa IV : 30 Januari 2011 : Bahasa Karo

Bacaan Hari Minggu Biasa IV : 30 Januari 2011 : Bahasa Karo
Zef 2:3, 3:12-13, Mzm 146:1,7,8-9a,9bc-10, 1Kor 1:26-31, Mat 5:1-12a

"Ketuahen kalak si nggejap maka ia labo kai pe ertina i lebe-lebe Dibata; sabap man bana me
Kinirajan Surga.”

BERITA SIMERIAH:
Kenca Jesus ngidah jelma si nterem, inangkihNa sada uruk. Kenca Ia kundul reh ajar-ajarNa pulung deherken Ia. Jenari ibenakenNa ngajari ajar-ajarNa e. Nina Jesus, "Ketuahen kalak si nggejap maka ia labo kai pe ertina i lebe-lebe Dibata; sabap man bana me Kinirajan Surga. Ketuahen kalak si erceda ate erkiteken dosa; sabap Dibata me ngapuli ia. Ketuahen kalak si meteruk ukurna; sabap isehken Dibata me padanNa man bana. Ketuahen kalak si muas melihe nehken peraten Dibata; sabap ibesuriNa me ia. Ketuahen kalak si perkuah ate dingen perkeleng; sabap ia me ngaloken perkuah ate Dibata. Ketuahen kalak si meciho pusuh peratenna; sabap itandaina me tuhu-tuhu Dibata.Ketuahen kalak si erbahan perdamen; sabap iakui Dibata me ia anakNa. Ketuahen kalak si ngenanami kiniseran erkite-kiteken nehken peraten Dibata; sabap man bana me Kinirajan Surga. Ketuahen me kam adi erkite-kiteken kam ajar-ajarKu igombang-gombangi, ipesega-sega dingen ipelawes kalak kam janah alu kata guak ipalitkenna si jahat man bandu. Ermengkah dingen meriahlah atendu, sabap enggo isikapken Dibata upahndu si mbelin i Surga; sabap bage me pe nabi-nabi si nggeluh leben asangken kam ipesega-sega kalak." Enda me kap Injil Tuhanta.

Bacaan Hari Minggu Biasa III, 23 Januari 2011 (Bahasa Karo) Hari ke-6 Pekan Doa Sedunia

Bacaan Hari Minggu Biasa III, 23 Januari 2011 (Bahasa Karo)
Hari ke-6 Pekan Doa Sedunia
Yes 8:23b-9:3, Mzm 27:1,4,13-14, 1Kor 1:10-13,17, Mat 4:12-23

"Jeralah kam i bas dosandu nari, sabap Kinirajan Surga enggo reh deherna!"

BERITA SI MERIAH:

Kenca ibegi Jesus berita maka Johanes Peridiken enggo ipenjaraken, lawes Ia ku Galilea. ItadingkenNa Nasaret e maka lawes Ia ringan i Kapernaum. Kapernaum e me sada kuta i tepi Dano Galilea, daerah Sebulon ras Naptali. Alu bage seh me kai si ikataken Nabi Jesaya nina, "Taneh Sebulon ras taneh Naptali, dalan kempak lawit, i lepar Lau Jordan, daerah Galilea si ni ingani kalak si labo bangsa Jahudi! Kalak si ringan i bas gelap, enggo ngidah terang si mbelin e! Man kalak si ringan i bas taneh si ikuasai kematen enggo mbincar terang e!" I bas paksa si e nari me ibenaken Jesus ngajar nina, "Jeralah kam i bas dosandu nari, sabap Kinirajan Surga enggo reh deherna." Asum Jesus erdalan-dalan i tepi Dano Galilea, idahNa dua kalak si sembuyak sangana njala nurung. Si dua kalak e, e me Simon (igelari Petrus) ras Andereas. Nina Jesus man bana, "Mari, ikutken Aku, maka Kuajari kam ndilo kalak si deban jadi ajar-ajarKu." Minter itadingken kalak e jalana jenari ikutkenNa Jesus. Asum iterusken Jesus erdalan, idahNa ka dua kalak si sembuyak. Si dua kalak e, e me anak Sebedeus, gelarna Jakup ras Johanes. Kalak enda i datas perahu ras bapana sangana pesikap jala. Asum idilo Jesus ia duana, minter itadingkenna perahu e bage pe itadingkenna bapana. Jenari ikutkenna Jesus. Isiari Jesus kerina daerah Galilea. Ngajar Ia i bas rumah-rumah pertoton dingen iberitakenNa Berita Si Meriah kerna Kinirajan Surga. IpepalemNa kerina penakit bage pe si mesui i bas daging kalak e nari.
Enda me kap Injil Tuhanta.

Bacaan Hari Minggu Biasa II, 16 Januari 2011 (Bahasa Karo)

Bacaan Hari Minggu Biasa II, 16 Januari 2011 (Bahasa Karo)
Yes 49:3,5-6, Mzm 40:2,4ab,7-8a,8b-9,10, 1Kor 1:1-3, Yoh 1:29-34

"Enggo kuidah Kesah Si Badia e nusur i Surga nari bagi nderapati janah ringan i bas Ia."

BERITA SI MERIAH:
Pepagina idah Johanes reh Jesus ndahi ia. E maka nina Johanes, "Nehenlah, enda me Anak Biri-biri Dibata, si ngangkut dosa doni enda! Kerna Ia me katangku asum ningku, 'Pudin Ia reh asa aku, tapi belinen Ia asa aku, sabap ope denga aku tubuh pe Ia enggo lit.' Aku pe nai labo kutandai Ia tapi guna mpetandaken Ia man kalak Israel, reh aku mperidiken alu lau." Tole nina Johanes, "Aku pe nai labo kueteh ise Ia. Tapi Dibata si nuruh aku mperidiken alu lau, ngataken man bangku nina, 'Adi idahndu pagi Kesah Si Badia nusur janah ringan i bas sekalak manusia, Ia me si mperidiken alu Kesah Si Badia.' Enggo kuidah Kesah Si Badia e nusur i Surga nari bagi nderapati janah ringan i bas Ia. Kukataken man bandu maka Ia kap Anak Dibata.
Enda me kap Injil Tuhanta.

Bacaan Pesta Pembaptisan Tuhan : Minggu 9 Januari 2011 (Bahasa Karo)

Bacaan Pesta Pembaptisan Tuhan : Minggu 9 Januari 2011 (Bahasa Karo)
Yes 42:1-4,6-7, Mzm 29:1a,2,3ac-4,3b,9b-10, Kis 10:34-38, Mat 3:13-17

"Enda me Anakku si Kukelengi. Ia me si ngena ateKu.

BACAAN INJIL:
Paksa e reh Jesus i Galilea nari ku Lau Jordan. Idahina Johanes Peridiken, jenari ipindona gelah Johanes mperidiken Ia. Tapi Johanes Peridiken la nggit mperidikenca nina, "Aku nge aturenna iperidikenNdu; enda Kam ka ngadap man bangku!" Ngaloi Jesus nina, "Labo dalih. Sabap alu bage sidalanken kai si ngena ate Dibata!" E maka Johanes pe setuju meridiken Jesus. Kenca Jesus iperidikenna, ndarat Ia i bas lau nari. Rempet talang langit janah idahna Kesah Dibata nusur bagi nderapati ku baboNa. Jenari terbegi sora i Surga nari ngatakenca nina, "Enda me Anakku si Kukelengi. Ia me si ngena ateKu.
Bagenda me kata Tuhan.

BACAAN HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN : Minggu 2 Januari 2011 (Bahasa Karo)

BACAAN HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN :
Minggu 2 Januari 2011 (Bahasa Karo)

Yes 60:1-6, Mzm 72:2,7-8,10-11,12-13, Ef 3:2-3a,5-6, Mat 2:1-12

“kami enggo reh guna nembah man baNa."

BACAAN INJIL:
Jesus tubuh i kuta Betlehem i taneh Judea asum Herodes jadi raja. La ndekahsa kenca si e reh me ku Jerusalem piga-piga kalak guru i Timur nari. Nungkun guru-guru Timur e nina, "I ja kin raja kalak Jahudi si mbaru tubuh e? Sabap idah kami bintangna i Timur, janah kami enggo reh guna nembah man baNa." Megi kata e sengget kal Raja Herodes ras kerina anak kuta Jerusalem. E maka ipepulung Raja Herodes kerina imam-imam si mbelin ras guru-guru agama Jahudi. Jenari nungkun ia nina, "I ja kin Mesias e tubuh?" Ngaloi kalak e nina, "I kuta Betlehem i taneh Judea, sabap enggo isuratken nabi: 'O kam Betlehem i taneh Juda, labo kam kuta si kitikna i daerah Juda; sabap i bas kam nari reh me sekalak peminpin si mpermakani bangsaNgku bangsa Israel.' " Kenca megi kai si ikataken e, idilo Herodes guru-guru i Timur nari e alu erbuni-buni. Jenari isungkunina ndiganai bintang e mulai teridah. Kenca bage isuruhna guru-guru e lawes ku Betlehem. Nina, "Berkatlah janah pepayo alu mehuli i ja ingan anak e, janah adi enggo kam jumpa, beritaken man bangku, gelah aku pe ku jah nembah man baNa." Kenca bage berkat guru-guru Timur e. Idahna ka bintang si enggo idahna mbarenda i Timur. La tanggung riahna ukurna ngidahsa. Bintang e erdalan arah lebena jenari ngadi tepat i babo ingan anak e. E maka bengket ia ku bas idahna Anak ndai ras Maria, nandeNa. Jenari erjimpuh ia nembah man Anak e. Ibuatna erta-erta si ibabana e, jenari ipersembahkenna man Anak si mbaru tubuh e. Erta-erta si ipersembahkenna e, e me: emas, kumenen ras mur. Perbahan ikataken Dibata man guru-guru e arah nipina gelah ola ia mulihken ndahi Herodes, e maka mulih ia arah dalan si deban ku negerina. Bagenda me kata Tuhan.

BACAAN HARI RAYA SP MARIA BUNDA ALLAH : 1 Januari 2011 (Bahasa Karo)

BACAAN HARI RAYA SP MARIA BUNDA ALLAH
: 1 Januari 2011 (Bahasa Karo)
Bil 6:22-27, Mzm 67:2-3,5,6,8, Gal 4:4-7, Luk 2:16-21

“Janah ibahanna gelarNa Jesus, e me gelar si enggo ibereken malekat ope denga Ia lit i bas bertin.”

BACAAN INJIL:
E maka pedas-pedas berkat permakan ndai janah idapetina Maria ras Jusup dingen idahna pe Anak e medem i bas pelangkah. Asum permakan-permakan ngidah Anak e, iturikenna man Jusup ras Maria kai si enggo ikataken malekat man bana kerna Anak e. Jenari iturikenna pe man kalak si deban, janah kemamangen kerina kalak si megi berita si ikataken permakan e. Tapi rukur Maria kerna erti kata e janah ibunikenna i bas ukurna. Jenari mulih permakan-permakan janahna rende muji Tuhan, sabap kerina si enggo ibegina ras idahna payo bagi si ikataken malekat ndai man bana. Kenca umur waluh wari isunatkenna Anak ndai. Janah ibahanna gelarNa Jesus, e me gelar si enggo ibereken malekat ope denga Ia lit i bas bertin.
Bagenda me kata Tuhan.

Bacaan Minggu Masa Natal : Pesta Keluarga Kudus (Bahasa Karo)

Bacaan Minggu Masa Natal : Pesta Keluarga Kudus (Bahasa Karo)
26 Desember 2010
Sir 3:2-6,12-14, Mzm 128:1-2,3,4-5, Kol 3:12-21, Mat 2:13-15,19-23

"Kekeken, baba Anak e ras nandena mengongsi ku Mesir.”

BACAAN INJIL:
Kenca berkat guru-guru Timur e, teridah malekat Tuhan man Jusup i bas nipina. Nina malekat e man bana, "Kekeken, baba Anak e ras nandena mengongsi ku Mesir. I jahlah kam lebe seh aku erkata man bandu, sabap idarami Herodes anak enda janah ibunuhna pe atena." E maka keke Jusup, janah i bas berngi e ibabana Anak e ras nandena ku Mesir. I Mesir ia ringan seh Herodes mate. Kerina si enda jadi gelah seh kai si ikataken Tuhan arah nabi nina, "Enggo Kudilo AnakKu i taneh Mesir nari."

Kenca mate Herodes, teridah malekat Tuhan man Jusup i bas nipina asum ia i Mesir denga. Nina malekat e man bana, "Kekeken, baba Anak e ras nandena mulih ku taneh Israel, sabap kalak si ersura-sura munuh Anak e enggo mate." E maka keke Jusup, ibabana Anak e ras nandena mulihken ku negeri Israel. Tapi kenca ibegi Jusup berita maka Arkelaus enggo jadi raja i negeri Judea, mbiar ia ku Judea sabap Arkelaus anak Herodes. Tole perbahan enggo ka ipersingeti Dibata ia kerna si e arah nipina, e maka lawes ia ku daerah Galilea. Kenca seh ia i Galilea ibahanna jabuna i kuta Nasaret. Kerina enda jadi gelah seh kai si ikataken nabi-nabi nina, "Ia pagi igelari kalak Nasaret."
Bagenda me kata Tuhan.

 
Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan! (2Kor 8:14)