Pembangunan Gereja Paroki Tigalingga

Pembangunan Gereja Paroki sedang berlangsung. Kami sangat mengarapkan uluran kasih para Saudara untuk membantu.

Gotong Royong Pembangunan Gereja

Tidak ada kata yang bisa melukiskan pengalaman indah pada waktu gotong royong pengecoran lantai 2 bangunan Gereja selain, suatu keyakinan bahwa semuanya dapat terlaksana adalah karena MUKJIJZAT ALLAH BEKERJA.

Pengecoran Lantai Panti Imam Gereja

Pengecoran Lantai 2 bangunan Gereja ini dilakukan pada hari Selasa, 30 Agustus 2011 yang lalu. Luas yang dicor adalah 19 m x 24 m. Hujan yang mengguyur tidak menyurutkan semangat umat.

Kerjasama Imam dan Umat

Uskup emeritus KAM, Mgr. A.G.Pius Datubara OFM.Cap, datang berkunjung ke Paroki dan memberi semangat pada umat dalam pembangunan Gereja Paroki. Para pastor juga ikut berkerja bersama umat dalam pembangunan Gereja.

Misa Tridentin: Warisan Liturgi Yang Dipertahankan

HIDUPKATOLIK.com - Paus Benediktus XVI mengeluarkan Surat Apostolik Summorum Pontificum yang menjamin penggunaan Misa Tridentin...

Pembinaan Para Pengurus Gereja

Tidak sedikit umat katolik yang kerap menganggap bahwa Liturgi adalah sekedar perayaan wajib biasa yang dilaksanakan pada hari minggu.

Pertemuan Ibu-Ibu dan Pesta Pelindung Paroki

Pertemuan para ibu se-paroki telah terlaksana pada hari Kamis-Sabtu, 15 s/d 16 Juli 2011. Pertemuan ini mengundang semua ibu katolik yang ada di paroki untuk hadir dalam pertemuan/pembinaan para ibu katolik dan juga segaligus menjalin kebersamaan para ibu. Penutupan pertemuan sikaligus Pesta Pelindung Paroki.

Pembinaan Asmika se-Paroki

Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku; inilah yang menjadi tema dari pertemuan dan pembinaan minggu gembira yang telah berlangsung dengan sangat baik.

Mudika Ambil bagian dalam pembangunan Gereja Paroki

Mudika paroki tidak mau berpangku tangan melihat pembangunan Gereja paroki. Para mudika juga ambil bagian dengan mengumpulkan kerikil di sungai.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 1)

Umat dari lingkungan paroki dan juga dari beberapa stasi kembali bekerja sama dengan bergotong royong membangun gereja paroki. Untuk kali ini, umat bergotong royong men-cor lantai balkon bangunan Gereja.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 2)

Allah peduli. Karena kepedulian Allah atas pembangunan rumah-Nya ini, maka kami kamipun peduli dan bisa melanjutkan pembangunanini. Kepedulian Allah kami rasakan juga lewat kepedulian para Saudara.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 3)

Mari kita memuliakan Tuhan, tidak hanya dengan kata2 indah, tetapi dengan perbuatan nyata dengan rela berkorban.

Pertemuan akhir Tahun 2011 Pengurus Gereja se-Paroki

Para pengurus Gereja adalah ‘ujung tombak’ Gereja khususnya di stasi-stasi. Peran para pengurus Gereja ini sangat sentral dalam kehidupan Gereja di stasi-stasi.

Gua Maria dan Menyambut Hari Raya Natal

Persiapan menyambut hari Raya Natal 25 Desember 2011.

Rahmat dan Perlindungan Tuhan

Pastor Anton Manik O.Carm selamat dari kecelakaan mobil masuk jurang.

Rekoleksi dan Aksi Panggilan

Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku.

Pesan Prapaskah Kepausan 2012

"Kita Tidak Boleh Diam Saja terhadap Kejahatan" "Marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik" (Ibr. 10:24).

Pembangunan Gereja Santo Petrus Stasi Rante Besi

Dalam kemiskinan, kesederhanaan, umat membangunan Gereja. Meraka tidak memiliki uang, tetapi mereka memiliki harapan dan iman pada Tuhan.

Misa Perdana Pastor Andreas Korsini Lamtarida Simbolong O.Carm

Puji Syukur pada Tuhan, karena berkat-Nya, misa Perdana Pastor Andreas Lamtarida Simbolon O.Carm bersama 4 Pastor Karmel yang baru ditahbiskan, dapat terlaksana dengan baik pada hari Rabu 31 Oktober 2012 di Stasi Gundaling 1, paroki Maria dari gunung Karmel Tigalingga.

Bakti Sosial : Pengobatan Gratis

Dalam Rangka Menyongsong Jubileum Gereja Katolik di Dairi dan Pakpak Bharat, diadakan bakti Sosial Pengobatan Gratis di Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, pada 9 Desember 2012 yg lalu. Puji syukur pada Tuhan, kegiatan ini berlangsung dengan sangat memuaskan.

Mari Berbagi Berkat Tuhan

 photo UskupEmeritusKAMMgrPiusDautabra.jpg Photobucket

MENDAMBAKAN BERKAT TUHAN

SYALOM...SELAMAT DATANG.
"Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan."(2Kor 8:14)
"Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu." (Amsal 3:9)
"Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya." (Amsal 3:27)
"Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?" (1 Yohanes 3:17)
Saya Pastor Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, atas nama Panitia Pembangunan dan semua umat, memohon bantuan uluran kasih/dana untuk pembangunan Gereja Paroki. Kami sangat membutuhkan berkat Tuhan lewat uluran tangan dari para donatur.
Kami berharap dan berdoa Para Saudara berkenan berbagi berkat Tuhan kepada kami untuk pembangunan Gereja ini yang adalah rumah Tuhan sendiri.
BRI 5379 Unit Tigalingga Sidikalang
No. Rekening : 5379-01-000112-50-8
Nama : PANITIA PEMBANGUNAN GEREJA KATOLIK.
ATAU
BCA KCU MEDAN
NO.0222053453.
Atas Nama : ADYTIA PERMANA P.
(Adytia Permana P. adalah Romo Adytia Permana Perangin-angin O.Carm. Beliau dulu bertugas di Paroki Tigalingga, juga mengawali pembangunan ini, namun sekarang beliau bertugas di Keuskupan Agung Medan sebagai ekonom.Beliau kami minta buka rekening di BCA khusus untuk pembangunan ini, karena di daerah kami tidak ada BCA.)
Kami sangat senang bila sudah mentransfer persembahan, bapak/ibu/saudara/saudari memberitahukan ke kami melalui:
E mail ke :.
parokimariagk3lingga@yahoo.com
atau di SMS ke:.
Romo Anton Manik O.Carm : 081370836645
Romo Willy O.Carm : 081333837433
Untuk lebih jelasnya permohnan kami ini, Para Saudara dapat melihatnya di sini.... Sehubungan dengan Gambar pembangunan dapat melihatnya di sini....
Demikian kiranya Permohonan ini kami sampaikan. Atas dukungan, doa dan bantuan Bapak, Ibu dan Para Saudara-Saudari, kami mengucapkan banyak terima kasih.Berkat Tuhan senantiasa menyertai kita semua. Amin.
HORMAT KAMI:
Pastor Antonius Manik O.Carm

VARIA PAROKI

REKOLEKSI DAN AKSI PANGGILAN TELAH TERLAKSANA DENGAN SANGAT BAIK ;"> "APA YANG KAMU CARI?" (Yoh 1:38).
Puji syukur pada Tuhan, karena Rekoleksi dan Aksi panggilan untuk siswa-siswi Katolik Usia SMP dan SMA se-paroki Tigalingga sudah terlaksana dengan sangat baik. Kegiatan ini dihadiri hampir 400 orang anak. Semuanya dapat terlaksana hanya karena berkat Tuhan. Terimakasih juga kami sampaikan kepada semua Saudara yang telah mendukung dan mendoakan kegaitan kami ini. Kegiatan ini dilaksanakan hanya dengan menggunakan dana partisipasi peserta dan swadaya paroki, karena tidak mendapatkan bantuan dari donatur manapun, namun karena berkat Tuhan dan doa para Saudara, semuanya dapat berjalan dengan sangat baik. Semoga dari antara anak-anak ini, kelak ada yang menjadi Imam dan biarawan-biarawati.
Photobucket
Tuhan memberkati kita.
Kegembiraan dan Persaudaraan
Photobucket
Hari Ulang tahun Romo Anton M.Carm yang seharusnya tanggal 15 Januari 2010, baru dirayakan hari Minggu Minggu 16 Januari 2011 lalu, bersama Romo-romo Karmel se-Dairi, bersama beberapa umat Paroki Tigalingga di Aula Paroki Tigalingga. Pada kesempatan itu, Rm. Bernad O.Carm, pastor paroki Sidikalang memberi kado ulang tahun yakni 20 sak semen untuk pembangunan Gereja dan Rm. Anton sendiri menyumbangkan semua hadiah ultah untuk pembangunan Gereja. Saat itu, hadiah uang yang diperoleh sebanyak Rp. 1.100.000,-. Lumayanlah untuk tambahan dana pembangunan Gereja. Trimakasih buat semuanya.
Saldo Pesta Pelantikan Pengurus Gereja dan Penerimaan Sakramen Krisma, 6-7 Nop. 2010.
Pada hari Kamis 18 Nopember 2010 telah diadakan Evaluasi dan pembubaran Panitia. Saldo dari kegiatan tersebut adalah Rp. 22.320.500 Acara ini dapat berjalan dengan baik karena partisipasi semua umat. Dana juga bisa Saldo karena umat menyumbangkan hasil-hasil pertanian mereka dengan harapan ada Saldo untuk pembangunan Gereja Paroki.Jadi selain dana partisipasi dari umat, juga umat menyumbangkan hasil pertanian yang dibutuhkan untuk mengurangi dana konsumsi. Syukur pada Tuhan, akhirnya memang ada saldo untuk dana pembangunan Gereja. Terimakasih kami ucapkan kepada semua umat Paroki, DPP, Para Panitia, Para Donatur dan siapa saja yang mendoakan dan mendukung kegitan ini. Yesus memberkati kita semua selalu. Amin.
Showing posts with label Bunda Maria. Show all posts
Showing posts with label Bunda Maria. Show all posts

Berbagi Berita : Gambar ‘Bunda Maria’ muncul di jendela R.S. Malaysia

Gambar ‘Bunda Maria’ muncul di jendela R.S. Malaysia

 Ratusan umat Katolik berkumpul dalam doa di luar sebuah rumah sakit Malaysia setelah melihat gambar yang dinyatakan menyerupai Bunda Maria di salah satu jendela. Gambar tersebut tersebar luas di antara umat Kristen lokal melalui akun Facebook dan sejumlah besar orang berkumpul di Sime Darby Medical Centre, di luar Kuala Lumpur. 

Mereka berkumpul pada Minggu, dan kini mereka juga dapat melihat sebuah gambar Yesus Kristus dewasa yang hanya berjarak dua jendela dari ibunya. Hampir 100 umat Katolik masih berada di rumah sakit tersebut pada Minggu, menyalakan lilin, menyanyikan lagu pujian dan berdoa. Beberapa bus pariwisata berdatangan dan menambah kemacetan. 

Beberapa orang datang dari Singapura, lebih dari 300 kilometer, untuk melihat gambar pada jendela di lantai tujuh yang mereka nyatakan sebagai sebuah keajaiban. “Kami percaya Maria, Bunda Tuhan, memiliki pesan untuk kita, saat ia melihat ke bawah pada kita dan kemudian pada bendera Malaysia. 

Kita juga dapat melihat Yesus dan dia juga bergerak, mereka tidak statis,” ujar Eunice Fernandez, yang tinggal di dekat tempat tersebut kepada AFP, dan dilansir antara. Ibu rumah tangga berusia 54 tahun itu menolak klaim bahwa gambar tersebut mungkin merupakan sebuah tipuan.
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

KWI: Umat Katolik Jangan Terprovokasi

KWI: Umat Katolik Jangan Terprovokasi

JAKARTA, KOMPAS.com —
Umat Katolik diharapkan tidak terprovokasi dengan perusakan patung Bunda Maria. Penanganan dapat diserahkan kepada pihak berwajib.

"Percayakan kepada aparat kepolisian untuk menindak mereka sesuai dengan hukum berlaku karena pelaku jelas melanggar keadaban hukum. Kami juga meminta aparat kepolisian bertindak profesional," kata Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Agama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia Antonius Benny Susetyo Pr di Jakarta, Jumat (16/12/2011).

Patung Bunda Maria, patung malaikat, serta tempat air suci di Gua Sendang Pawitra Sinar Surya Tawangmangu, Solo, dirusak pada Rabu (14/12/2011) malam. Perusakan baru diketahui keesokan paginya.

Selama ini, kata Benny, persaudaraan umat Katolik dengan masyarakat sekitar terjalin dengan baik. Bahkan, warga mendukung dengan menjaga dan memberi layanan kepada peziarah.

Disadur dari: kompas.com

RENUNGAN HARI RAYA KABAR SUKACITA (25 MARET 2011)

RENUNGAN HARI RAYA KABAR SUKACITA (25 MARET 2011)
Yes 7:10-14, 8:10, Mzm 40:7-8a,8b-9,10,11, Ibr 10:4-10, Luk 1:26-38

"Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu."

BACAAN INJIL:
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
Demikianlah Injil Tuhan bagi kita hari ini.

RENUNGAN:
Di zaman modern ini, sudah banyak wanita yang mengandung dan melahirkan di luar nikah. Hal ini bukan hal baru dan luar biasa lagi. Namun walaupun demikian, wanita yang mengandung di luar nikah tetap dianggap suatu aib yang memalukan, si wanita maupun orang tuanya tetap akan merasa malu. Maka seringkali karena rasa malu, tidak jarang si wanita baik dari dirinya sendiri atau atas dorongan orang lian, akhirnya mengugurkan kandungannya, kalaupun tidak menggugurkannya, si wanita diungsikan ke tempat tersembunyi biar tidak ada yang mengetahui bahwa dia mengandung dan melahirkan di luar nikah tanpa suami yang pasti.

Di zaman ini saja wanita yang mengandung di luar nikah masih tetap jadi aib besar, maka bisa kita bayangkan sendiri bagaimana perasaan Maria ketika menerima kabar dari malaikat bahwa dia akan mengandung, padahal dia baru hanya masih bertunangan dengan Yusuf tunangannya. Sebagai wanita biasa dan masih muda, tentu Maria sangat kaget, sukacita dan juga ketakutan ketika dikunjungi oleh malaikat Allah dan disapa. Sebab dia sadar bahwa dirinya bukan siapa-siapa, bukan seorang nabiah, hanya seorang wanita desa yang sederhana dan masih muda. Malaikat Allah menguatkan dia dengan menyatakan bahwa Tuhan menyertai dia. Kalimat ini tentu merupakan kabar sukacita. Namun malaikat itu mengatakan bahwa dia akan mengandung . Mendengar kata-kata ini Maria tentu ketakutan, seakan kata-kata maliakat itu seperti petir yang menyambar telinganya . Sebab dia belum bersuami dan berpikir mengapa Tuhan memilih dia untuk suatu tugas atau peran yang luhur, yakni mengandung Anak Allah. Oleh karena itulah Maria bertanya bagaimana itu mungkin terjadi. Maria sadar siapa dirinya, wanita desa yang sederhana, dan dia juga sadar apa resiko yang akan dialaminya bila orang lain mengetahui dia sudah mengandung padahal belum bersuami. Maria sungguh tahu bahwa hukum yang berlaku bagi seorang wanita yang mengandung sebelum bersuami adalah dihuum mati dengan dilempari batu sampai mati.

Oleh karena itulah Maliakat menguatkan dia bahwa Roh Kudus akan menyertai dia dalam menjalani semuanya itu. Kiranya malaikat tahu bahwa Maria masih diliputi keraguand an ketakutan, oleh karena itulah Maliakat memberitahukan bahwa saudarinya Elisabet juga mengandung pada masa tuanya, padahal menurut usianya, Elisabet tidka mungkin mengandung lagi. Tetapi malaikat memberitahukan bahwa Elisabet sudah mengandung berkat karunia Allah. Berita ini kiranya bukan sekedar berita, tetapi bagian dari peneguhan bagi Maria agar tidak ragu, tetapi yakin dan tidak usah takut karena Roh Allah akan menyertainya, bagi Allah tidak ada yang mustahil. Setelah panjang lebar malaikat itu meneguhkan Maria, Maria akhirnya menerima kabar yang disampaikan oleh Malaikat itu dengan suatu keyakinan bahwa Roh Kudus akan menyertai dia sebagaimana yang dijanjikan oleh malaikat itu. Maria pasrah atas kehendak Allah atas dirinya. Sikap pasrahnya itu berarti dia membiarkan Roh Kudus yang bekerja atas dirinya. Roh Kudus itulah yang memampukan Maria melaksanakan tugas mulia yang diberikan Allah kepadanya.

Bermenung atas hari raya hari ini, hari ini adalah hari raya sukacita bagi kita, karena Allah mengasihi kita dan menyertai kita, bahkan Dia akan tinggal beserta kita lewat kelahiran Yesus Anak Allah. Tetapi secara manusiawi kabar itu bukan sukacita bagi Maria tetapi kabar yang menyakitkan, kabar yang sangat beresiko bagi Maria. Namun syukurlah Maria mau menerima semuanya itu. Keterbukaan dan kerelaaan Maria membuahkan kehadiran Yesus Sang Penyelamat hadir dan tinggal bersama kita. Oleh karena itulah dalam perayaan hari ini, kita sudah patut dan pantas untuk berterimakasih kepada Maria atas keterbukaan dan kerelaannya menerima tugas luhur, mulia tetapi sangat berat itu. Dalam perayaan hari ini juga, kita pantaslah menghormati Maria dan menjadikannya sebagai teladan dalam beriman. Kita hendaknya menjadikan Maria teladan karena dia terbuka pada perintah Allah, siap melaksanakannya meskipun berat dan penuh resiko taruhan nayawanya. Maria juga memberi teladan bahwa beriman adalah berpasrah pada kehendak, kuasa dan penyelenggaraan Allah atas hidup, inilah yang terkadung dalam kata-katanya, "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Percaya dan pasarah pada Allah itu berarti kita membiarkan Roh Allah bekerja atas dan dalam diri kita.

Selain hal di atas, hari raya hari ini juga kembali meneguhkan iman kita, bahwa sebagaimana kabar malaikat yang mengatakan bahwa Tuhan mengarunia dan menyertai Maria, demikianpun kita dikarunia atau diberkati dan senantiasa disertai oleh Tuhan. Kabar yang diperdengarkan ini kepada Maria, sekarang inipun dikatakan oleh malaikat Tuhan kepada kita, sehingga kita tidak usah takut dalam menjalani hidup kita, walaupun penuh dengan tantangan dan persoalan hidup. Maria menerima kabar itu dan sekaligus meyakininya. Demikian juga kita yang menerima dan meyakini kabar sukacita bahwa Allah juga memberkati dan menyertai kita, itu berarti kita bersedia menerima Yesus berdiam atau tinggal dalam diri kita dan pada akhirnya kitapun harus menjadi saluran berkat Allah bagi sesama kita. Lewat baptisan, sakramen Ekaristi dan Krisma, nyata bagi kita bahwa Yesus sudah bersatu, berdiam dalam diri kita dan menjadikan diri kita menjadi Bait Allah sendiri. Oleh karena itulah, baiklah kiranya pada hari raya ini, hal ini kita sadari lagi. Dengan menyadari atau meyakini ini, kitapun sperti Maria, menjadi perantara kehadiran Yesus dalam hidup ini bagi sesama kita. Ini aalah tugas mulia dan luhur, tetapi bukanlah tugas yang mudah. Namun walaupun demikian, hendaknya kita tidak usah takut, seperti Maria kita berkata, “"Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Dengan mengucapkan kata-kata ini dengan penuh iman, kita membiarkan Allah meraja dan bekerja dalam diri kita. Yakinlah, Roh Kudus akan menguatkan dan menyempurnakan hidup kita sesuai dengan kehendak Tuhan. Amin.

Doa Novena Kepada Bunda Maria Penolong Abadi

Novena Kepada Bunda Maria Penolong Abadi
St. Alfonsus Maria deLiguori.
Gambar ini adalah gambar ajaib Santa Perawan Maria Penolong Abadi. Semua huruf yang tertera dalam gambar ini adalah huruf Yunani dan semua kata disingkatkan. Keterangan dari gambar ini adalah sebagai berikut:

1.Di sebelah kiri dan kanan mahkota Maria tertera Matertheou, yaitu Bunda Allah.

2.Malaikat di sebelah kiri adalah O Archanggelos Michael, yaitu Malaikat Agung Mikhael. Ia di gambarkan memegang tombak dan lembing serta bejana beris cuka dan empedu.

3.Malaikat di sebelah kanan adalah O Archanggelos Gabriel. yaitu Malaikat Agung Gabriel. Ia memegang salib dan paku-paku.

4.Bunda Maria sedang memangku Iesous Kristos, yaitu Yesus Kristus ketika masih kanak-kanak.

Gambar Bunda Maria ini mengandung makna dan nilai teologis yang sangat dalam. Gambar ini bukan hanya mempersatukan Maria dengan Kanak-kanak Yesus, tetapi juga dengan karya keselamatan yang dilaksanakan Yesus dalam wafat-Nya

Pada Bunda Maria, Kanak-kanak Yesus mendapatkan perlindungan, dengan menggendong dan memegang tangan-Nya; tetapi Bunda Maria tidak memandang-Nya, melainkan memandang orang (kita sendiri) yang berdoa di depan gambar ini.

Jadi gambar ini mengungkapkan 3 peristiwa:
1. Peristiwa gembira, Maria mendapat kabar gembira dari Malaikat Gabriel
2. Peristiwa sedih, Yesus yang menderita sengsara dan wafat di kayu salib.
3. Peristiwa mulia, Yesus dan Maria naik ke surga dan di muliakan di surga dengan mahkota di atas kepala Bunda Maria dan Kanak-kanak Yesus.

Gambar ini di lukis oleh seorang seniman dari Eropa Timur dan umurnya sekitar 500tahun. Asal gambar ini dari Pulau Kreta kemudian dibawa ke Roma. Santa Maria dalam suatu penglihatan minta supaya gambar ini diberi tempat di suatu gereja di pusat kota. Gambar in diberinya nama BUNDA KITA PENOLONG ABADI. (Our Mother of Perpetual Help)

Pada tahun 1798, waktu peperangan di zaman Napoleon, gereja tempat pentakhtaan gambar ini musnah, tetapi gambar ini selamat dan ditemukan setelah 70 tahun tersembunyi di antara reruntuhan gereja. Paus memberi perintah supaya gambar tersebut diperlihatkan dan dihormati kembali karena dipilih oleh Santa Maria sendiri.

Pada tahun 1866, gambar tersebut secara resmi ditempatkan di Gereja Santo Afonsus di Roma dan Paus Pius IX berpesan kepada para pastor Redemptoris:"Perkenalkanlah dia ke seluruh dunia."

Kini gambar ini telah menjadi milik seluruh dunia. Paus Paulus VI berkata:"Nama "Bunda Penolong Abadi", yang diberikan kepada Santa Maria, adalah nama yang sesuai dengan ajaran yang dirumuskan oleh Konsili Vatikan II, karena menonjolkan dan menekankan pengasuhan Ibu, yang dilaksanakan Bunda Allah terhadap Gereja yang kini masih berjuang di dunia."

Doanya

Ya Bunda Penolong Abadi, lihatlah di bawah kakimu, seorang pendosa yang berharap kepadamu dan berkeyakinan penuh akan dikau. Engkau yang penuh belas kasih, kasihanilah aku. Aku mendengar semua orang menjulukimu sebagai tempat pelarian dan harapan para pendosa. Jadilah, karenanya, tempat pelarianku dan harapanku. Demi rasa cinta kepada Yesus Kristus, Putramu tolonglah aku. Ulurkanlah tanganmu kepada aku, orang berdosa, yang telah mempercayakan dan membaktikan diri untuk melayanimu sampai kekal. Aku memuji dan bersyukur kepada Tuhan yang dalam rahmat-Nya telah memberi kepadaku keyakinan akan dikau, sebuah janji yang pasti demi keselamatanku yang abadi.

Benar bahwa pada masa lampau, aku sungguh menyedihkan dan lemah sekali, telah jatuh dalam dosa karena aku tidak berharap kepadamu. Namun, aku tahu bahwa dengan bantuanmu, aku dapat mengatasi diriku. Aku tahu pula bahwa engkau akan membantuku bila aku mempercayakan diriku kepadamu. Namun, aku takut bahwa pada saat berdosa, aku lalai untuk berseru kepadamu sehingga bisa menghadapi risiko tersesat.

Rahmat ini aku dambakan darimu; untuk itu aku memohon kepadamu sebanyak yang aku tahu dan sebanyak yang aku dapat; untuk semua godaan dari neraka, aku boleh selamanya berharap kepadamu dan berkata kepadamu:"O Bunda Maria, tolonglah aku; O Bunda Penolong Abadi, jangan biarkan aku kehilangan Tuhanku."

Salam Maria ... (3x)

Ya Bunda Penolong Abadi, tolonglah aku selamanya untuk berseru kepada kekuatan namamu, sejak namamu merupakan pertolongan bagi yang hidup dan keselamatan bagi yang dalam sakratul maut. Bunda Maria tersuci, Bunda Maria yang termanis, terpujilah bahwa namamu sejak hari ini dan seterusnya akan merupakan bagian hidupku. Engkau yang kusayangi, janganlah menunda datangnya bantuanmu bagiku, bila aku berseru kepadamu; untuk segala godaan yang mempersulit aku, di dalam semua keperluan hidupku, aku berseru kepadamu berulang-ulang:"Bunda Maria ... Bunda Maria."

Betapa senang, betapa manis, betapa yakin, betapa terhiburnya jiwaku pada saat mendengar namamu, pada saat aku memikirkanmu. Aku mengucap syukur kepada Tuhan, karena untuk kebaikanku Ia telah memberi kepadamu sebuah nama yang begitu manis, begitu indah dan begitu berkuasa. Namun, aku tidak pantas hanya menyebut namamu; aku akan berseru kepadamu karena aku mengasihimu. Aku ingin agar cinta kasih mengingatkan aku selalu untuk berseru kepadamu sebagai Bunda Penolong Abadi.

Salam Maria ... (3x)

Ya Bunda Penolong Abadi, engkau adalah perantara setiap rahmat yang Tuhan anugrahkan kepada kami di dalam kedukaan kami. untuk inilah Ia membuatmu begitu berkuasa, begitu mampu dan begitu baik; Engkau diperbolehkan menolong kami dalam kebutuhan kami. Engkau adalah perantara dari segala sesuatu yang terburuk dan para pendosa yang ditinggalkan, jika mereka datang kepadamu. Datanglah membantuku, karena aku telah menyerahkan diriku kepadamu.

Ke dalam tanganmu aku letakan keselamatan abadiku; kepadamu aku percayakan jiwaku. Masukanlah aku di antara pelayanmu yang utama. Ambilah aku di bawah perlindunganmu, itu cukup bagiku. Jika engkau melindungiku, aku tak akan merasa takut karena dosa-dosaku, sebab engkau akan mendapatkan bagiku pengampunan, bukan roh-roh jahat, karena engkau lebih berkuasa dari semua ketakutan dari neraka; aku juga tidak akan merasa takut pada Yesus, Hakimku, karena Ia ditenteramkan oleh doa darimu. Aku takut bahwa oleh kelalaianku sendiri aku lupa menyerahkan diriku kepada engkau dan kehilangan jiwaku. Bundaku tersayang, dapatkan bagiku pengampunan atas dosa-dosaku, rasa cinta akan Yesus, ketekunan terakhir, dan rahmat agar selalu memohon pertolonganmu sepanjang segala masa, O Bunda Penolong Abadi.

Salam Maria ... (3x)

Disadur dari : http://www.ekaristi.org/

 
Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan! (2Kor 8:14)