Pembangunan Gereja Paroki Tigalingga

Pembangunan Gereja Paroki sedang berlangsung. Kami sangat mengarapkan uluran kasih para Saudara untuk membantu.

Gotong Royong Pembangunan Gereja

Tidak ada kata yang bisa melukiskan pengalaman indah pada waktu gotong royong pengecoran lantai 2 bangunan Gereja selain, suatu keyakinan bahwa semuanya dapat terlaksana adalah karena MUKJIJZAT ALLAH BEKERJA.

Pengecoran Lantai Panti Imam Gereja

Pengecoran Lantai 2 bangunan Gereja ini dilakukan pada hari Selasa, 30 Agustus 2011 yang lalu. Luas yang dicor adalah 19 m x 24 m. Hujan yang mengguyur tidak menyurutkan semangat umat.

Kerjasama Imam dan Umat

Uskup emeritus KAM, Mgr. A.G.Pius Datubara OFM.Cap, datang berkunjung ke Paroki dan memberi semangat pada umat dalam pembangunan Gereja Paroki. Para pastor juga ikut berkerja bersama umat dalam pembangunan Gereja.

Misa Tridentin: Warisan Liturgi Yang Dipertahankan

HIDUPKATOLIK.com - Paus Benediktus XVI mengeluarkan Surat Apostolik Summorum Pontificum yang menjamin penggunaan Misa Tridentin...

Pembinaan Para Pengurus Gereja

Tidak sedikit umat katolik yang kerap menganggap bahwa Liturgi adalah sekedar perayaan wajib biasa yang dilaksanakan pada hari minggu.

Pertemuan Ibu-Ibu dan Pesta Pelindung Paroki

Pertemuan para ibu se-paroki telah terlaksana pada hari Kamis-Sabtu, 15 s/d 16 Juli 2011. Pertemuan ini mengundang semua ibu katolik yang ada di paroki untuk hadir dalam pertemuan/pembinaan para ibu katolik dan juga segaligus menjalin kebersamaan para ibu. Penutupan pertemuan sikaligus Pesta Pelindung Paroki.

Pembinaan Asmika se-Paroki

Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku; inilah yang menjadi tema dari pertemuan dan pembinaan minggu gembira yang telah berlangsung dengan sangat baik.

Mudika Ambil bagian dalam pembangunan Gereja Paroki

Mudika paroki tidak mau berpangku tangan melihat pembangunan Gereja paroki. Para mudika juga ambil bagian dengan mengumpulkan kerikil di sungai.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 1)

Umat dari lingkungan paroki dan juga dari beberapa stasi kembali bekerja sama dengan bergotong royong membangun gereja paroki. Untuk kali ini, umat bergotong royong men-cor lantai balkon bangunan Gereja.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 2)

Allah peduli. Karena kepedulian Allah atas pembangunan rumah-Nya ini, maka kami kamipun peduli dan bisa melanjutkan pembangunanini. Kepedulian Allah kami rasakan juga lewat kepedulian para Saudara.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 3)

Mari kita memuliakan Tuhan, tidak hanya dengan kata2 indah, tetapi dengan perbuatan nyata dengan rela berkorban.

Pertemuan akhir Tahun 2011 Pengurus Gereja se-Paroki

Para pengurus Gereja adalah ‘ujung tombak’ Gereja khususnya di stasi-stasi. Peran para pengurus Gereja ini sangat sentral dalam kehidupan Gereja di stasi-stasi.

Gua Maria dan Menyambut Hari Raya Natal

Persiapan menyambut hari Raya Natal 25 Desember 2011.

Rahmat dan Perlindungan Tuhan

Pastor Anton Manik O.Carm selamat dari kecelakaan mobil masuk jurang.

Rekoleksi dan Aksi Panggilan

Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku.

Pesan Prapaskah Kepausan 2012

"Kita Tidak Boleh Diam Saja terhadap Kejahatan" "Marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik" (Ibr. 10:24).

Pembangunan Gereja Santo Petrus Stasi Rante Besi

Dalam kemiskinan, kesederhanaan, umat membangunan Gereja. Meraka tidak memiliki uang, tetapi mereka memiliki harapan dan iman pada Tuhan.

Misa Perdana Pastor Andreas Korsini Lamtarida Simbolong O.Carm

Puji Syukur pada Tuhan, karena berkat-Nya, misa Perdana Pastor Andreas Lamtarida Simbolon O.Carm bersama 4 Pastor Karmel yang baru ditahbiskan, dapat terlaksana dengan baik pada hari Rabu 31 Oktober 2012 di Stasi Gundaling 1, paroki Maria dari gunung Karmel Tigalingga.

Bakti Sosial : Pengobatan Gratis

Dalam Rangka Menyongsong Jubileum Gereja Katolik di Dairi dan Pakpak Bharat, diadakan bakti Sosial Pengobatan Gratis di Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, pada 9 Desember 2012 yg lalu. Puji syukur pada Tuhan, kegiatan ini berlangsung dengan sangat memuaskan.

Mari Berbagi Berkat Tuhan

 photo UskupEmeritusKAMMgrPiusDautabra.jpg Photobucket

MENDAMBAKAN BERKAT TUHAN

SYALOM...SELAMAT DATANG.
"Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan."(2Kor 8:14)
"Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu." (Amsal 3:9)
"Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya." (Amsal 3:27)
"Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?" (1 Yohanes 3:17)
Saya Pastor Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, atas nama Panitia Pembangunan dan semua umat, memohon bantuan uluran kasih/dana untuk pembangunan Gereja Paroki. Kami sangat membutuhkan berkat Tuhan lewat uluran tangan dari para donatur.
Kami berharap dan berdoa Para Saudara berkenan berbagi berkat Tuhan kepada kami untuk pembangunan Gereja ini yang adalah rumah Tuhan sendiri.
BRI 5379 Unit Tigalingga Sidikalang
No. Rekening : 5379-01-000112-50-8
Nama : PANITIA PEMBANGUNAN GEREJA KATOLIK.
ATAU
BCA KCU MEDAN
NO.0222053453.
Atas Nama : ADYTIA PERMANA P.
(Adytia Permana P. adalah Romo Adytia Permana Perangin-angin O.Carm. Beliau dulu bertugas di Paroki Tigalingga, juga mengawali pembangunan ini, namun sekarang beliau bertugas di Keuskupan Agung Medan sebagai ekonom.Beliau kami minta buka rekening di BCA khusus untuk pembangunan ini, karena di daerah kami tidak ada BCA.)
Kami sangat senang bila sudah mentransfer persembahan, bapak/ibu/saudara/saudari memberitahukan ke kami melalui:
E mail ke :.
parokimariagk3lingga@yahoo.com
atau di SMS ke:.
Romo Anton Manik O.Carm : 081370836645
Romo Willy O.Carm : 081333837433
Untuk lebih jelasnya permohnan kami ini, Para Saudara dapat melihatnya di sini.... Sehubungan dengan Gambar pembangunan dapat melihatnya di sini....
Demikian kiranya Permohonan ini kami sampaikan. Atas dukungan, doa dan bantuan Bapak, Ibu dan Para Saudara-Saudari, kami mengucapkan banyak terima kasih.Berkat Tuhan senantiasa menyertai kita semua. Amin.
HORMAT KAMI:
Pastor Antonius Manik O.Carm

VARIA PAROKI

REKOLEKSI DAN AKSI PANGGILAN TELAH TERLAKSANA DENGAN SANGAT BAIK ;"> "APA YANG KAMU CARI?" (Yoh 1:38).
Puji syukur pada Tuhan, karena Rekoleksi dan Aksi panggilan untuk siswa-siswi Katolik Usia SMP dan SMA se-paroki Tigalingga sudah terlaksana dengan sangat baik. Kegiatan ini dihadiri hampir 400 orang anak. Semuanya dapat terlaksana hanya karena berkat Tuhan. Terimakasih juga kami sampaikan kepada semua Saudara yang telah mendukung dan mendoakan kegaitan kami ini. Kegiatan ini dilaksanakan hanya dengan menggunakan dana partisipasi peserta dan swadaya paroki, karena tidak mendapatkan bantuan dari donatur manapun, namun karena berkat Tuhan dan doa para Saudara, semuanya dapat berjalan dengan sangat baik. Semoga dari antara anak-anak ini, kelak ada yang menjadi Imam dan biarawan-biarawati.
Photobucket
Tuhan memberkati kita.
Kegembiraan dan Persaudaraan
Photobucket
Hari Ulang tahun Romo Anton M.Carm yang seharusnya tanggal 15 Januari 2010, baru dirayakan hari Minggu Minggu 16 Januari 2011 lalu, bersama Romo-romo Karmel se-Dairi, bersama beberapa umat Paroki Tigalingga di Aula Paroki Tigalingga. Pada kesempatan itu, Rm. Bernad O.Carm, pastor paroki Sidikalang memberi kado ulang tahun yakni 20 sak semen untuk pembangunan Gereja dan Rm. Anton sendiri menyumbangkan semua hadiah ultah untuk pembangunan Gereja. Saat itu, hadiah uang yang diperoleh sebanyak Rp. 1.100.000,-. Lumayanlah untuk tambahan dana pembangunan Gereja. Trimakasih buat semuanya.
Saldo Pesta Pelantikan Pengurus Gereja dan Penerimaan Sakramen Krisma, 6-7 Nop. 2010.
Pada hari Kamis 18 Nopember 2010 telah diadakan Evaluasi dan pembubaran Panitia. Saldo dari kegiatan tersebut adalah Rp. 22.320.500 Acara ini dapat berjalan dengan baik karena partisipasi semua umat. Dana juga bisa Saldo karena umat menyumbangkan hasil-hasil pertanian mereka dengan harapan ada Saldo untuk pembangunan Gereja Paroki.Jadi selain dana partisipasi dari umat, juga umat menyumbangkan hasil pertanian yang dibutuhkan untuk mengurangi dana konsumsi. Syukur pada Tuhan, akhirnya memang ada saldo untuk dana pembangunan Gereja. Terimakasih kami ucapkan kepada semua umat Paroki, DPP, Para Panitia, Para Donatur dan siapa saja yang mendoakan dan mendukung kegitan ini. Yesus memberkati kita semua selalu. Amin.
Showing posts with label Uskup. Show all posts
Showing posts with label Uskup. Show all posts

Paus Fransiskus menjelaskan uskup yang dibutuhkan Gereja

Paus Fransiskus menjelaskan uskup yang dibutuhkan Gereja

 Paus Fransiskus bertemu dengan para anggota Kongregasi Uskup Vatikan belum lama ini, dan berbicara panjang lebar tentang karakteristik para pemimpin Gereja yang dibutuhkan. Dalam proses pengangkatan uskup, Paus mengatakan: “Kongregasi ini hendaknya memastikan bahwa nama yang dipilih pertama-tama dipanggil oleh Tuhan.” 

Dia meminta para anggota Kongregasi itu untuk mencari imam yang telah mendedikasikan diri untuk Tuhan dan menarik orang lain kepada-Nya. “Tidak ada seorang pastor yang standar untuk semua keuskupan,” kata Paus, kebutuhan khusus dari masing-masing keuskupan akan meminta berbagai macam uskup. Tapi semua uskup harus memiliki beberapa karakteristik umum: “Profesionalisme, semangat pelayanan, dan kesucian hidup.” 

Paus Fransiskus mengingatkan Kongregasi itu bahwa pemilihan yang dilakukan yakni seorang uskup harus menjadi saksi Kristus yang Bangkit. Selanjutnya, ia mengatakan: Uskup sebagai pengawal doktrin, tidak mengukur seberapa jauh dunia berpijak pada kebenaran doktrinal, tetapi dalam rangka untuk memikat dunia … dengan keindahan cinta, dengan kebebasan yang ditawarkan oleh Injil. 

Gereja tidak membutuhkan pembela atau tentara salib untuk pertempuran, tapi menjadi penabur rendah hati dan percaya kebenaran, yang tahu bahwa itu selalu diberikan kepada mereka dan kepercayaan dalam kekuasaan-Nya. Seorang uskup juga harus menjadi seorang pendoa, kata Paus. Dia harus berdoa terus-menerus untuk kesejahteraan keuskupannya. 

Paus memperingatkan Kongregasi itu bahwa dalam pemilihan uskup “kita harus menghindari dan mengatasi pilihan-pilihan tertentu – simpati, asalnya, atau kecenderungan.” Para calon uskup, tambahnya, “Hati-hati bahwa mereka tidak ambisius, mereka tidak dalam pencarian dari keuskupan.” 

 Meskipun mengakui bahwa sulit untuk menemukan para imam yang memiliki semua karakteristik seperti yang disebutkan untuk menjadi seorang uskup yang baik, Paus mengatakan kepada Kongregasi itu bahwa ia tidak ragu orang tersebut dapat ditemukan karena Yesus tidak akan meninggalkan Gereja-Nya. 

Sumber: UCA News
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Para Uskup diserang dan ditangkap oleh polisi

Para Uskup diserang dan ditangkap oleh polisi

Kemarin (11/12) polisi di Delhi, India menembakkan meriam air kepada puluhan uskup, pastor dan suster sebelum melakukan penangkapan selama protes untuk menuntut diakhirinya diskriminasi terhadap Kristen Dalit. Uskup Agung Anil Couto dari Delhi termasuk di antara mereka yang ditangkap. Setidaknya 10 biarawati dan dua pemimpin awam cedera dalam aksi brutal polisi tersebut, ketika orang Kristen menentang perintah polisi dan tetap bertahan di gedung parlemen di ibukota negara itu.

Uskup Agung itu bersama dengan beberapa uskup lain dan tokoh awam dibawa ke kantor polisi setempat dan kemudian dibebaskan. Keuskupan Agung Delhi kemudian mengutuk apa yang mereka katakan adalah taktik brutal polisi. Para pengacara bersiap-siap “mengajukan kasus pidana terhadap polisi atas tindakan brutal mereka,” kata pernyataan Keuskupan Agung Delhi. 

 “Sebenarnya kami tidak mau bertahan di parlemen, tapi … kami menentang perintah polisi sebagai tanda pembangkangan sipil,” kata tokoh awam Katolik John Dayal, yang mengambil bagian dalam reli itu. Dia mengatakan para pengunjuk rasa hanya ingin menyerahkan surat kepada Perdana Menteri Manmohan Singh. Uskup Agung Couto juga mengkritik aksi brutal polisi, dengan mengatakan protes itu bagian dari perjuangan mereka untuk mengakhiri “UU yang inkonstitusional”. 

 “Pemerintah telah menutup telinga terhadap tuntutan orang Kristen. Sekarang mereka melakukan aksi brutal dengan memukuli para pastor dan suster kami dan menangkap kami juga,” katanya. Protes itu menuntut pencabutan peraturan presiden tahun 1950 karena mengabaikan Konstitusi India untuk Kristen Dalit. Konstitusi India menjamin kelas yang kurang mampu untuk bekerja di instansi pemerintah dan mendapatkan pendidikan, tetapi orang-orang Kristen dan Muslim di antara kelas-kelas ini ditolak dengan alasan bahwa agama mereka tidak mengakui sistem kasta. “Ini adalah masalah hak asasi manusia, ” kata Dayal. 

“Sayangnya, tidak ada yang bertanggung jawab atas hal ini. Media bersikap diam dengan hal ini; politisi juga tidak peduli. Itulah sebabnya kami melakukan aksi ini,” katanya. Sumber: UCA News
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Paus angkat Pastor Paskalis OFM sebagai Uskup Bogor

Paus angkat Pastor Paskalis OFM sebagai Uskup Bogor 

Pastor Paskalis Bruno Syukur OFM Pada Kamis (21/11), Paus Fransiskus mengangkat Pastor Paskalis Bruno Syukur OFM sebagai Uskup Bogor yang baru. Sebagaimana dilansir Agenzia Fides, penunjukkan ini dilakukan setelah Bapa Suci menerima permohonan pengunduran diri Mgr Mikael Cosmas Angkur OFM yang menjadi Uskup Bogor sejak 1994 dan kini menginjak usia 76 tahun. 

Pastor Paskalis yang lahir di Ranggu, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada 17 Mei 1962 selama ini bertugas sebagai Definitor General OFM di Roma, jabatan di bawah pemimpin umum OFM. Dari 9 anggota Definitor General, ia membawahi sejumlah provinsi OFM di Asia dan Oceania, seperti India, Pakistan, Jepang, Australia-Selandia Baru, termasuk Indonesia. 

Dalam rangka tugasnya sebagai Definitor General, ia terakhir kali mengunjungi Indonesia pada awal Oktober lalu, saat menghadiri Sidang OFM Provinsi Indonesia di Pacet, Sindanglaya, Jawa Barat. Dalam perpisahannya dengan pimpinan OFM di Roma, setelah mendapat berita pengangkatannya, Pastor Paskalis mengatakan, ini merupakan tugas baru yang tampaknya sulit. 

“Tapi saya mohon doa saudara-saudara sekalian”, tegasnya dalam video yang di-posting di situs www.ofm.org. Pastor Paskalis masuk Ordo Fransiskan, setelah menyelesaikan pendidikan SMP-SMA di Seminari Pius XII Kisol, Manggarai Timur. Studi filsafat dilewatinya di Sekolah Tinggi Filsafat Driyakara, Jakarta (1983-1987) dan kemudian melanjutkan studi teologi di Fakultas Teologi Wedhabkti, Kentungan, Yogyakarta. Pada 2 Februari 1991 ia ditahbiskan menjadi imam, dimana setelahnya ia diutus bertugas di Paroki Moanemani, Keuskupan Jayapura, hingga 1993. Tahun 1993-1996 ia studi Spiritualitas Fransiskan di Universitas Antonianum, Roma dan meraih gelar licensiat. 

Sepulang studi, ia menjadi magister para novis OFM di Novisiat Transitus Depok, Jawa Barat (1996-2001) sekaligus menjadi anggota dewan OFM Provinsi Indonesia. Tahun 2001, dalam Sidang Provinsi, ia dipilih menjadi Provinsial OFM Indonesia. Sidang periode berikutnya, pada 2007, ia terpilih kembali dan hanya menjabat 2 tahun, karena diangkat menjadi Definitor General, sehingga ia harus pindah ke Roma. Pastor Paskalis akan memimpin Keuskupan Bogor yang berdiri sejak 3 Januari 1961. 

 Keuskupan dengan luas wilayah 18,369 kilometer persegi ini awalnya dipimpin uskup Fransiskan asal Belanda, Mgr Nicolaus Johannes Cornelis Geise OFM (1961-1975). Ia kemudian digantikan oleh Mgr Ignatius Harsono (1975-1993). Setelah Uskup Ignatius pensiun, Uskup Agung Jakarta Mgr Leo Soekoto SJ menjadi administrator hingga Mgr Mikael dipilih pada 1994. Populasi penduduk di Keuskupan Bogor mencapai 16.283.000, dengan jumlah umat Katolik 83.406, yang tersebar di 18 paroki. Mayoritas warga di wilayah keuskupan ini, adalah Muslim. 

Ryan Dagur, Jakarta
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Ensiklik pertama Paus Fransiskus menampilkan gaya pastoral yang unik

Ensiklik pertama Paus Fransiskus menampilkan gaya pastoral yang unik 

Seorang Uskup Agung Vatikan mengatakan, ensiklik pertama yang dikeluarkan oleh Paus Fransiskus memberikan sebuah “pengantar” untuk ajaran dan gaya pastoral yang unik dari kepausannya. Uskup Agung Rino Fisichella, ketua Dewan Kepausan un
tuk Evangelisasi, menjelaskan “The Light of Faith” (Terang Iman) sebagai sebuah “kontribusi Paus Fransiskus akan sebuah Evangelisasi baru.”

Uskup agung itu mengatakan bahwa ensiklik ini – yang berjudul “Lumen Fidei” dalam bahasa Latin, - adalah “khas” dari Paus Fransiskus, meski banyak draft awal yang ditulis oleh Paus Emeritus Benediktus XVI. “Lumen Fidei, sementara memperbaiki beberapa pemikiran dan sejumlah konten dari ajaran Paus Emeritus Benediktus XVI, secara total adalah teks Paus Fransiskus,” katanya saat merilis ensiklik tersebut pada Jumat (5/7) di kantor pers Takhta Suci, Vatikan. 

 “Di sini kita menemukan gayanya, dan kekhasan dari isi yang mana kita telah menjadi terbiasa dalam bulan-bulan pertama masa kepausannya, terutama terkait dengan homilinya pada Misa-misa harian,” tambahnya. Uskup Agung Fisichella menekankan bahwa “penggunaan ekspresi, kekayaan gambar yang menjadi referensi dan kekhasan dari beberapa kutipan dari penulis kuno dan modern membuat teks ini menjadi sebuah pengenalan yang benar untuk mengajar dan memungkinkan pemahaman yang lebih baik dari gaya pastoral yang unik dari paus tersebut.” 

Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Uskup protes laporan “cuci tangan”

Uskup protes laporan “cuci tangan”
Oleh Philip Mathew, Bangalore, India

Para uskup Katolik dan Protestan dalam sebuah aksi duduk di Bangalore

Delapan belas uskup Katolik dan Protestan dari Negara Bagian Karnataka, India selatan, mengadakan aksi duduk pada 18 Februari untuk memprotes laporan dari komisi yang menyelidiki serangan-serangan terhadap Gereja.

Mereka mengkritik Hakim B.K. Somashekhara dari komisi tersebut karena tidak mengidentifikasi orang-orang yang menyerang gereja-gereja pada tahun 2008.

Aksi protes tersebut diselenggarakan di Bangalore, ibukota negara bagian tersebut, oleh Karnataka United Christian Forum for Human Rights dan Karnataka Region Catholic Bishops’ Council.

Setelah hampir tiga tahu mengadakan investigasi, komisi tersebut menyerahkan laporan akhirnya pada 28 Januari kepada pemerintah negara pimpinan Partai Rakyat India (BJP, Bharatiya Janata Party) yang pro-Hindu.

Laporan ini bukan merupakan temuan peradilan tetapi laporan bermotif politik, demikian dugaan Uskup Agung Bangalore Mgr Bernard Moras, pemimpin Gereja Katolik di negara bagian tersebut.

Laporan tersebut “benar-benar sepihak, bias, propagandis, dan bahkan bersifat komunal,” katanya, sambil menambahkan bahwa laporan itu “benar-benar tidak adil bagi segenap umat Kristen.”

“Orang-orang Kristen yang menjadi sasaran serangan dan korban kekacauan terorganisir dan vandalisme telah diputarbalikkan menjadi pelaku, sedangkan penyerang sesungguhnya serta semua kekuatan dan elemen pendukung baik langsung maupun tak langsung mendapat “buku putih,” demikian prelatus tersebut dengan penuh rasa kesal.

Komisi itu menyelidiki 57 kasus serangan gereja di tahun 2008, segera setelah pemerintah BJP berkuasa di negara bagian tersebut.

Para uskup menuntut agar kasus-kasus itu diserahkan kepada Biro Investigasi Sentral, badan penyelidikan tertinggi di India.

Para pemimpin Gereja itu juga menuntut agar lebih dari 150 kasus diajukan kepada umat Kristen yang terluka dan terganggu akibat serangan gereja-gereja itu dicabut.

Sementara itu, Global Council of Indian Christians mengadakan aksi protes serupa di bagian lain dari kota tersebut. Aksi protes itu dihadiri oleh sekitar 3.000 orang Kristen dari semua denominasi.

ucanews.com
Sumber :http://www.cathnewsindonesia.com/

 
Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan! (2Kor 8:14)