Pembangunan Gereja Paroki Tigalingga

Pembangunan Gereja Paroki sedang berlangsung. Kami sangat mengarapkan uluran kasih para Saudara untuk membantu.

Gotong Royong Pembangunan Gereja

Tidak ada kata yang bisa melukiskan pengalaman indah pada waktu gotong royong pengecoran lantai 2 bangunan Gereja selain, suatu keyakinan bahwa semuanya dapat terlaksana adalah karena MUKJIJZAT ALLAH BEKERJA.

Pengecoran Lantai Panti Imam Gereja

Pengecoran Lantai 2 bangunan Gereja ini dilakukan pada hari Selasa, 30 Agustus 2011 yang lalu. Luas yang dicor adalah 19 m x 24 m. Hujan yang mengguyur tidak menyurutkan semangat umat.

Kerjasama Imam dan Umat

Uskup emeritus KAM, Mgr. A.G.Pius Datubara OFM.Cap, datang berkunjung ke Paroki dan memberi semangat pada umat dalam pembangunan Gereja Paroki. Para pastor juga ikut berkerja bersama umat dalam pembangunan Gereja.

Misa Tridentin: Warisan Liturgi Yang Dipertahankan

HIDUPKATOLIK.com - Paus Benediktus XVI mengeluarkan Surat Apostolik Summorum Pontificum yang menjamin penggunaan Misa Tridentin...

Pembinaan Para Pengurus Gereja

Tidak sedikit umat katolik yang kerap menganggap bahwa Liturgi adalah sekedar perayaan wajib biasa yang dilaksanakan pada hari minggu.

Pertemuan Ibu-Ibu dan Pesta Pelindung Paroki

Pertemuan para ibu se-paroki telah terlaksana pada hari Kamis-Sabtu, 15 s/d 16 Juli 2011. Pertemuan ini mengundang semua ibu katolik yang ada di paroki untuk hadir dalam pertemuan/pembinaan para ibu katolik dan juga segaligus menjalin kebersamaan para ibu. Penutupan pertemuan sikaligus Pesta Pelindung Paroki.

Pembinaan Asmika se-Paroki

Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku; inilah yang menjadi tema dari pertemuan dan pembinaan minggu gembira yang telah berlangsung dengan sangat baik.

Mudika Ambil bagian dalam pembangunan Gereja Paroki

Mudika paroki tidak mau berpangku tangan melihat pembangunan Gereja paroki. Para mudika juga ambil bagian dengan mengumpulkan kerikil di sungai.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 1)

Umat dari lingkungan paroki dan juga dari beberapa stasi kembali bekerja sama dengan bergotong royong membangun gereja paroki. Untuk kali ini, umat bergotong royong men-cor lantai balkon bangunan Gereja.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 2)

Allah peduli. Karena kepedulian Allah atas pembangunan rumah-Nya ini, maka kami kamipun peduli dan bisa melanjutkan pembangunanini. Kepedulian Allah kami rasakan juga lewat kepedulian para Saudara.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 3)

Mari kita memuliakan Tuhan, tidak hanya dengan kata2 indah, tetapi dengan perbuatan nyata dengan rela berkorban.

Pertemuan akhir Tahun 2011 Pengurus Gereja se-Paroki

Para pengurus Gereja adalah ‘ujung tombak’ Gereja khususnya di stasi-stasi. Peran para pengurus Gereja ini sangat sentral dalam kehidupan Gereja di stasi-stasi.

Gua Maria dan Menyambut Hari Raya Natal

Persiapan menyambut hari Raya Natal 25 Desember 2011.

Rahmat dan Perlindungan Tuhan

Pastor Anton Manik O.Carm selamat dari kecelakaan mobil masuk jurang.

Rekoleksi dan Aksi Panggilan

Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku.

Pesan Prapaskah Kepausan 2012

"Kita Tidak Boleh Diam Saja terhadap Kejahatan" "Marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik" (Ibr. 10:24).

Pembangunan Gereja Santo Petrus Stasi Rante Besi

Dalam kemiskinan, kesederhanaan, umat membangunan Gereja. Meraka tidak memiliki uang, tetapi mereka memiliki harapan dan iman pada Tuhan.

Misa Perdana Pastor Andreas Korsini Lamtarida Simbolong O.Carm

Puji Syukur pada Tuhan, karena berkat-Nya, misa Perdana Pastor Andreas Lamtarida Simbolon O.Carm bersama 4 Pastor Karmel yang baru ditahbiskan, dapat terlaksana dengan baik pada hari Rabu 31 Oktober 2012 di Stasi Gundaling 1, paroki Maria dari gunung Karmel Tigalingga.

Bakti Sosial : Pengobatan Gratis

Dalam Rangka Menyongsong Jubileum Gereja Katolik di Dairi dan Pakpak Bharat, diadakan bakti Sosial Pengobatan Gratis di Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, pada 9 Desember 2012 yg lalu. Puji syukur pada Tuhan, kegiatan ini berlangsung dengan sangat memuaskan.

Mari Berbagi Berkat Tuhan

 photo UskupEmeritusKAMMgrPiusDautabra.jpg Photobucket

MENDAMBAKAN BERKAT TUHAN

SYALOM...SELAMAT DATANG.
"Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan."(2Kor 8:14)
"Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu." (Amsal 3:9)
"Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya." (Amsal 3:27)
"Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?" (1 Yohanes 3:17)
Saya Pastor Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, atas nama Panitia Pembangunan dan semua umat, memohon bantuan uluran kasih/dana untuk pembangunan Gereja Paroki. Kami sangat membutuhkan berkat Tuhan lewat uluran tangan dari para donatur.
Kami berharap dan berdoa Para Saudara berkenan berbagi berkat Tuhan kepada kami untuk pembangunan Gereja ini yang adalah rumah Tuhan sendiri.
BRI 5379 Unit Tigalingga Sidikalang
No. Rekening : 5379-01-000112-50-8
Nama : PANITIA PEMBANGUNAN GEREJA KATOLIK.
ATAU
BCA KCU MEDAN
NO.0222053453.
Atas Nama : ADYTIA PERMANA P.
(Adytia Permana P. adalah Romo Adytia Permana Perangin-angin O.Carm. Beliau dulu bertugas di Paroki Tigalingga, juga mengawali pembangunan ini, namun sekarang beliau bertugas di Keuskupan Agung Medan sebagai ekonom.Beliau kami minta buka rekening di BCA khusus untuk pembangunan ini, karena di daerah kami tidak ada BCA.)
Kami sangat senang bila sudah mentransfer persembahan, bapak/ibu/saudara/saudari memberitahukan ke kami melalui:
E mail ke :.
parokimariagk3lingga@yahoo.com
atau di SMS ke:.
Romo Anton Manik O.Carm : 081370836645
Romo Willy O.Carm : 081333837433
Untuk lebih jelasnya permohnan kami ini, Para Saudara dapat melihatnya di sini.... Sehubungan dengan Gambar pembangunan dapat melihatnya di sini....
Demikian kiranya Permohonan ini kami sampaikan. Atas dukungan, doa dan bantuan Bapak, Ibu dan Para Saudara-Saudari, kami mengucapkan banyak terima kasih.Berkat Tuhan senantiasa menyertai kita semua. Amin.
HORMAT KAMI:
Pastor Antonius Manik O.Carm

VARIA PAROKI

REKOLEKSI DAN AKSI PANGGILAN TELAH TERLAKSANA DENGAN SANGAT BAIK ;"> "APA YANG KAMU CARI?" (Yoh 1:38).
Puji syukur pada Tuhan, karena Rekoleksi dan Aksi panggilan untuk siswa-siswi Katolik Usia SMP dan SMA se-paroki Tigalingga sudah terlaksana dengan sangat baik. Kegiatan ini dihadiri hampir 400 orang anak. Semuanya dapat terlaksana hanya karena berkat Tuhan. Terimakasih juga kami sampaikan kepada semua Saudara yang telah mendukung dan mendoakan kegaitan kami ini. Kegiatan ini dilaksanakan hanya dengan menggunakan dana partisipasi peserta dan swadaya paroki, karena tidak mendapatkan bantuan dari donatur manapun, namun karena berkat Tuhan dan doa para Saudara, semuanya dapat berjalan dengan sangat baik. Semoga dari antara anak-anak ini, kelak ada yang menjadi Imam dan biarawan-biarawati.
Photobucket
Tuhan memberkati kita.
Kegembiraan dan Persaudaraan
Photobucket
Hari Ulang tahun Romo Anton M.Carm yang seharusnya tanggal 15 Januari 2010, baru dirayakan hari Minggu Minggu 16 Januari 2011 lalu, bersama Romo-romo Karmel se-Dairi, bersama beberapa umat Paroki Tigalingga di Aula Paroki Tigalingga. Pada kesempatan itu, Rm. Bernad O.Carm, pastor paroki Sidikalang memberi kado ulang tahun yakni 20 sak semen untuk pembangunan Gereja dan Rm. Anton sendiri menyumbangkan semua hadiah ultah untuk pembangunan Gereja. Saat itu, hadiah uang yang diperoleh sebanyak Rp. 1.100.000,-. Lumayanlah untuk tambahan dana pembangunan Gereja. Trimakasih buat semuanya.
Saldo Pesta Pelantikan Pengurus Gereja dan Penerimaan Sakramen Krisma, 6-7 Nop. 2010.
Pada hari Kamis 18 Nopember 2010 telah diadakan Evaluasi dan pembubaran Panitia. Saldo dari kegiatan tersebut adalah Rp. 22.320.500 Acara ini dapat berjalan dengan baik karena partisipasi semua umat. Dana juga bisa Saldo karena umat menyumbangkan hasil-hasil pertanian mereka dengan harapan ada Saldo untuk pembangunan Gereja Paroki.Jadi selain dana partisipasi dari umat, juga umat menyumbangkan hasil pertanian yang dibutuhkan untuk mengurangi dana konsumsi. Syukur pada Tuhan, akhirnya memang ada saldo untuk dana pembangunan Gereja. Terimakasih kami ucapkan kepada semua umat Paroki, DPP, Para Panitia, Para Donatur dan siapa saja yang mendoakan dan mendukung kegitan ini. Yesus memberkati kita semua selalu. Amin.
Showing posts with label Berbagi sukacita. Show all posts
Showing posts with label Berbagi sukacita. Show all posts

Tahun 2030, Cina jadi negara dengan umat Kristen terbanyak di dunia

Tahun 2030, Cina jadi negara dengan umat Kristen terbanyak di dunia

Tahun 2030, Cina jadi negara dengan umat Kristen terbanyak di dunia thumbnail Pada Minggu Paskah ribuan umat berbondong-bondong ke sebuah gereja terbesar di Cina, dan bahkan di Asia - gereja ini akan menjaminkan kesetiaan mereka – bukan kepada Partai Komunis, tetapi kepada Salib. 

Gereja Liushi yang berkapasitas 5.000 orang itu, menyediakan banyak kursi seperti Westminster Abbey dan salib dengan tinggi 206 kaki. Gereja itu dibuka tahun lalu, seorang teolog menyatakan sebuah “keajaiban bahwa sebuah kota kecil mampu membangun gereja raksasa seperti itu”. 

Gedung dengan biaya 8 juta ponsterling (lebih dari 80 miliar rupiah) itu juga salah satu simbol konversi yang paling menonjol yang berbahaya bagi Komunis Cina karena berkembang menjadi salah satu umat Kristen terbesar di dunia. 

“Ini adalah hal yang indah untuk menjadi pengikut Yesus Kristus. Ini memberi kita keyakinan besar,” kata Jin Hongxin, pengunjung berusia 40 tahun yang mengagumi salib emas di atas altar gereja Liushi. 

“Jika setiap orang di Cina percaya kepada Yesus maka kita tidak akan perlu lagi kantor polisi. Tidak akan ada orang berperilaku buruk dan karena itu tidak ada banyak kejahatan,” tambahnya. 

Secara formal Republik Rakyat Cina adalah negara ateis tapi itu berubah cepat karena banyak dari 1,3 miliar penduduk negara itu mencari makna dan kenyamanan spiritual. 

 Jumlah umat Kristen khususnya telah meroket sejak Gereja mulai dibuka kembali sejak wafatnya Mao tahun 1976 yang menandai berakhirnya Revolusi Kebudayaan. 

 Kurang dari empat dekade kemudian, sejumlah orang mengatakan Cina kini bukan hanya menjadi nomor satu ekonomi dunia, tetapi juga menjadi negara Kristen. 

“Dalam perhitungan saya, Cina ditakdirkan menjadi negara Kristen terbesar di dunia,” kata Fenggang Yang, seorang guru besar sosiologi di Purdue University dan penulis Agama di Cina: Survival and Revival under Communist Rule. “Ini akan kurang dari satu generasi. Tidak banyak orang yang siap untuk perubahan dramatis ini,” tambahnya. 

Sumber: UCA News
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Paus tidak akan mengubah ajaran Gereja

Paus tidak akan mengubah ajaran Gereja

Sean Kardinal O’Malley dari Boston, Amerika Serikat, mengatakan ia memuji sikap Paus Fransiskus yang cepat menanggapi sorotan dunia terkait ajaran Gereja. Tapi, kardinal itu memperingatkan bahwa bagi mereka yang memiliki harapan tinggi perubahan ajaran Gereja tentang kontrasepsi, aborsi, homoseksualitas, dan isu-isu lainnya kemungkinan akan kecewa. 

“Saya tidak melihat Bapa Suci akan mengubah ajaran Gereja,” kata Kardinal O’Malley dalam sebuah wawancara dengan the Globe. Uskup Agung Boston itu yang dikenal dekat dengan Paus Fransiskus mengatakan Gereja akan mempertimbangkan kemungkinan umat Katolik yang bercerai dan menikah kembali untuk menerima sakramen-sakramen, meskipun Bapa Suci sendiri pernah memberikan sinyal secara keterbukaan terhadap isu tersebut. 

 “Gereja harus setia kepada Injil dan ajaran Kristus,” kata Kardinal O’Malley. “Kadang-kadang hal itu terasa sangat sulit. Kita harus mengikuti apa yang dikehendaki Kristus, dan percaya bahwa apa yang ia minta dari kita adalah sesuatu yang terbaik.” Kardinal O’Malley meminta agar wawancara, yang dilakukan di pastoran Katedral Salib Suci di Boston South End, tempat dia tinggal bersama empat imam lainnya, fokus pada Paus dan Gereja universal. Isu-isu tentang kontrasepsi, pernikahan gay dan perceraian, katanya, sudah sering dilontarkan oleh Paus Fransiskus di banyak kesempatan. 

Namun, Bapa Suci ingin lebih fokus pada penginjilan, sikap bela rasa dan perhatian kepada masyarakat miskin, kata Kardinal O’Malley. Para pengamat Gereja berspekulasi bahwa para uskup mungkin membahas dan melakukan revisi larangan menikah lagi bagi umat Katolik yang bercerai untuk menerima sakramen dalam sinode yang akan berlangsung di Roma pada Oktober tahun ini untuk membahas pelayanan Gereja pada isu-isu keluarga. 

Tapi, Kardinal O’Malley mengatakan bahwa meskipun Paus merasa prihatin dengan nasib umat Katolik yang menikah lagi yang ingin dekat dengan Gereja, “Saya tidak melihat adanya pembenaran teologis” untuk melonggarkan peraturan. Dalam persiapan untuk sinode tersebut, Vatikan telah mengumpulkan masukan dari para uskup di seluruh dunia tentang ajaran Gereja terkait keluarga dan moralitas seksual, serta sejauhmana pandangan mereka terhadap ajaran Gereja tersebut.

Sumber: UCA News
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Paus Fransiskus: Universitas Katolik harus menjadi saksi ajaran Gereja

Paus Fransiskus: Universitas Katolik harus menjadi saksi ajaran Gereja 

Universitas-universitas Katolik harus memberikan kesaksian ajaran Gereja “tanpa kompromi” serta menunjukkan identitas Katolik mereka, kata Paus Fransisksus. Universitas-universitas Katolik, “dengan ciri khasnya, berkomitmen untuk menunjukkan keselarasan iman dan pikiran serta menyampaikan pesan Kristen untuk kehidupan manusia secara utuh dan otentik,” katanya dalam audiensi dengan anggota Dewan Pengurus Universitas Katolik Notre Dame dan para pejabat lainnya. 

Paus bertemu pada Kamis dengan sekitar 130 orang yang mewakili universitas Katolik itu yang berbasis di Indiana, Amerika Serikat, yang berada di Roma untuk peresmian pusat universitasnya yang baru di ibukota Italia itu. Berbicara dalam bahasa Italia, Paus Fransiskus memuji universitas itu, dengan mengatakan universitas itu “telah memberikan kontribusi luar biasa bagi Gereja di negara kalian melalui komitmennya terhadap pendidikan agama bagi kaum muda dan beasiswa yang terinspirasi oleh keyakinan dalam keselarasan iman dan pikiran dalam mengejar kebenaran dan kebajikan.” 

Dia mengatakan visi awal lembaga itu yang ditetapkan oleh pendiri Kongregasi Salib Suci, “tetap bertahan dalam situasi yang berubah dari abad ke-21, ciri khas utama universitas itu dan pelayanan yang diberikan kepada Gereja dan masyarakat Amerika.” Identitas Katolik dan semangat kerasulan sangat penting, kata Paus, dan harus jelas dalam cara hidup Katolik dan cara kerja semua lembaga Katolik. 

Universitas Katolik berperan khusus untuk menjadi misionaris yang setia pada Injil karena komitmen mereka untuk menunjukkan keselarasan iman dan pikiran, dan menunjukkan bagaimana pesan Kristen menawarkan kepada orang lebih lengkap, lebih otentik terhadap kehidupan manusia, katanya. “Yang penting dalam hal ini adalah menjadi saksi tanpa kompromi dari universitas-universitas Katolik terhadap ajaran moral Gereja, dan mempertahanankan indenpendensinya, tepatnya di dalam dan melalui lembaga-lembaga tersebut, guna menegakkan ajaran itu sebagaimana dinyatakan secara otoritatif oleh magisterium para imam-imamnya,” katanya.

Sumber: UCA News
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Kantor Vatikan dibanjiri dengan surat untuk Paus Fransiskus

Kantor Vatikan dibanjiri dengan surat untuk Paus Fransiskus

Paus Fransiskus mendapatkan begitu banyak surat yang membanjiri kantor Vatikan dan para staf kantor itu harus bekerja lembur. “Sebagian besar dari surat-surat itu berisikan permohonan untuk kesembuhan atau doa-doa,” kata Monsignor Giuliano Gallorini, kepala kantor itu, kepada Vatican Television (CTV). 

Kantor itu mendapat sekitar 30 karung atau sekitar 6.000 surat setiap pekan, sehingga total setahun lebih dari 300.000 surat. Msgr Gallorini dan tiga stafnya adalah wanita, termasuk seorang suster, bekerja di sebuah ruangan berukuran kecil di mana surat-surat berlabel dengan berbagai bahasa dan negara berserakan di lantai dan di atas meja. 

“Surat-surat itu merupakan tanda-tanda zaman yang sulit di mana kita hidup. Banyak dari surat tersebut adalah tentang kesulitan, terutama penyakit yang mereka hadapi. Mereka meminta doa agar bisa sembuh dari penyakit tersebut. Mereka juga menggambarkan situasi ekonomi yang sulit,” kata Msgr Gallorini. 

Surat-surat yang paling mendesak dan bersifat pribadi dikirimkan langsung kepada dua imam sekretaris pribadi Paus, kemudian mereka memberikan kepada dia. Surat-surat tentang kesulitan ekonomi dikirim ke badan amal Katolik lokal untuk memutuskan bagaimana masyarakat dapat dibantu. 

Sumber: UCA News 

Gereja terus mendukung pemerintah menangani para korban letusan Sinabung

Gereja terus mendukung pemerintah menangani para korban letusan Sinabung 
(27/01/2014) 

 Gereja Katolik Keuskupan Agung Medan, Sumatra Utara, berjanji akan terus mendukung pemerintah dalam membantu para korban akibat letusan Gunung Sinabung. Uskup Agung Medan, Mgr Anicetus B. Sinaga OFMCap mengatakan keuskupan agung Medan siap berperan aktif dan bertanggungjawab melaksanakan segala bentuk bantuan untuk pengungsi. 

“Kami mendukung pemerintah pusat menanggulangi biaya pendidikan masyarakat terkena erupsi. Kalau dipercaya, kami siap mempertanggungjawabkan apa pun yang dipercayakan kepada kami,” kata uskup agung. Ia berharap agar setiap bantuan dapat disampaikan secara langsung kepada pengungsi dan pihak terkait dapat mengawasinya untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penyelewengan. 

 “Atas nama Keuskupan Agung Medan (KAM), Paroki St. Petrus dan Paulus Jalan Irian Kabanjahe mengucapkan terima kasih kepada SBY dan seluruh para menteri, Bapak Kapolri, Bapak Panglima, Gubsu, Pangdam, Kapoldasu dan seluruh rombongan presiden yang berkenan datang dan menginap di komplek paroki,” kata Vikep Pastor Ignatius Simbolon OFMCap, yang didampingi Pastor Moses Situmorang OFMCap, Pastor Marianus Kedang, Pastor Sesarius Mau, Pastor Libert Sihombing, Pastor Michael Hutabarat OFMCap. 

Terpilihnya tempat tersebut, kata imam itu, “Ini bukan usulan paroki atau uskup, tapi pihak berkompeten dari Sekretariat Kepresidenan atau pun pihak protokuler Istana Negara. Kalau dipercaya dan dianggap layak, siapa pun kita terima tinggal bersama kita. Apalagi seorang Presiden dan Ibu Presiden serta rombongan dari pemerintah pusat. Tentu kita welcome.” 

Pastor Simbolon mengatakan kedatangan Presiden SBY yang melihat langsung keadaan pengungsi dan bersedia tidur di tenda pengungsian, dampaknya sangat luar biasa. “Mengapa luar biasa, karena itu banyak memberi penguatan psikologi dan mental. Mereka (pengungsi) makin dikuatkan. Yang dulunya mereka sudah lemas, sekarang sudah dikuatkan kembali hatinya karena ada harapan bahwa pemerintah memberi perhatian,” kata Pastor Simbolon. 

 Tampak para relawan membantu membagikan makanan kepada para pengungsi di Posko Gereja Katolik Kabanjahe yang berjumlah lebih dari 1.300 jiwa ini. “Saya membantu sejak para pengungsi tinggal di sini,” kata Suster Yosepine, seraya menambahkan, “para pengungsi di Posko ini berasal dari beragam latar belakang agama dan suku. Kami melayani dengan hati yang tulus.” 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan kebijakan penanganan erupsi Sinabung dan menunjuk Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif menjadi pimpinan penanganan terpadu. Kebijakan tersebut diputuskan setelah Presiden SBY mendengarkan langsung laporan dan penjelasan dari Gubsu, Bupati Karo dan pejabat terkait dalam pertemuan dengan sejumlah anggota kabinet, Kamis (23/1). 

 “Agar semua upaya ini berhasil dengan baik, saya putuskan pengelolaan termasuk pengendalian langsung dipimpin Kepala BNPB. Beliau akan dibantu elemen dari kementerian dan lembaga pusat. Kepala BNPB dibantu Kasdam I/BB Brigjen TNI Andogo,” kata Presiden dalam keterangan pers di lokasi pengungsian di kompleks Paroki Kabanjahe, Jumat (24/1). 

 Usai mendengarkan paparan, Presiden melanjutkan peninjauan dan berdialog dengan pengungsi di tiga posko yakni Posko Penanganan Erupsi Gunung Sinabung di Masjid Agung Kabanjahe, Posko Pengungsi Gereja Batak Kristen Protestan (GBKP) di Komplek Asrama Kodim Kabanjahe, dan Posko Pengungsi di Komplek Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus, di Jalan Irian, Kecamatan Kabanjahe. Bantuan taktis untuk tiga posko masing-masing sebesar Rp 75 juta yakni Posko Paroki Jalan Irian, Posko GBKP Asrama Kodim dan Posko Masjid Agung.
Kunjungan Presiden SBY diakhiri penanaman pohon bersama para menteri di sekitar paroki tersebut. Foto: nababan.wordpress.com 

Paus undang calon pengantin rayakan Valentine di Vatikan

Paus undang calon pengantin rayakan Valentine di Vatikan 

Hari Kasih Sayang atau Valentine sering dirayakan oleh banyak pasangan di dunia. Biasanya, mereka saling bertukar cokelat atau kado pada 14 Februari. Namun pada 2014 ini, a
da yang berbeda untuk pasangan yang sedang bertunangan. Paus Fransiskus mengundang mereka datang ke Vatikan untuk merayakan Valentine.

 “Undangan Paus itu dikeluarkan Vatikan dengan tema ‘The Joy of Yes Forever’,” tulis Mail Online, belum lama ini. Dalam Gereja Katolik, pasangan yang telah bertunangan atau akan menikah wajib mengikuti kursus pernikahan. Dan kali ini, Paus mengajak mereka untuk mengobrol bareng seputar pernikahan tersebut. “Acara ini diselenggarakan oleh Dewan Kepausan Vatikan,” tulis Asia One. 

 “Pasangan yang ingin bertemu Paus kala Valentine harus mendaftar sebelum 30 Januari 2014.” Sejak resmi menjadi pemimpin umat Katolik, Paus Fransiskus dianggap sebagai pemuka Gereja yang paling modern. Pekan lalu, ia bahkan bersedia membaptis anak dari pasangan yang tidak atau belum menikah. Paus juga meminta ibu tetap menyusui bayinya meski di tengah Misa.
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Paus akan berziarah ke Tanah Suci untuk misi perdamaian

Paus akan berziarah ke Tanah Suci untuk misi perdamaian

Paus Fransiskus telah mengumumkan bahwa ia akan mengadakan ziarah ke Tanah Suci pada Mei mendatang untuk menandai momen penting dalam hubungan Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks. “Dalam suasana sukacita Natal ini, saya ingin mengumumkan bahwa pada 24-26 Mei mendatang, syukur kepada Allah, saya akan mengadakan sebuah ziarah ke Tanah Suci,” katanya setelah Doa Angelus pada 5 Januari kepada hadirin yang memadati Lapangan Santo Petrus. 

Selama perjalanan tersebut, Paus Fransiskus akan bertemu dengan Patriark Ortodoks Konstantinopel, Bartholomew I. Ia juga akan bertemu dengan perwakilan dari semua Gereja Kristen dari Yerusalem. Kedua pemimpin Gereja tersebut akan mengadakan pertemuan ekumenis di lokasi Makam Suci, yang orang Kristen yakin sebagai tempat penguburan Yesus sebelum kebangkitan-Nya. 

Paus menjelaskan bahwa “tujuan utama” dari perjalanannya adalah “untuk memperingati pertemuan bersejarah di antara Paus Paulus VI dan Patriark Athenagoras I pada 50 tahun lalu.” Pada Januari 1964, Paus Paulus VI mengadakan ziarah ke Tanah Suci. Dia bertemu dengan Patriark Ekumenis Konstantinopel di Bukit Zaitun pada 5 Januari. Pertemuan bersejarah ini membuat hubungan di antara Katolik dan Gereja Ortodoks semakin meningkat, termasuk deklarasi bersama yang dikeluarkan tahun 1965. 

Selain Yerusalem, Paus juga akan melakukan perjalanan ke Betlehem, Amman, dan Yordania. Bawa Misi Perdamaian Bapa Suci mengatakan lawatannya ke Tanah Suci tersebut, selain bertujuan untuk mendorong hubungan di antara Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks, tapi juga menggarisbawahi hubungan dekat Paus Fransiskus dengan masyarakat Yahudi, dalam upayanya menjangkau masyarakat Muslim dan himbauan Vatikan sejak lama bagi perdamaian antara Israel dan Palestina. 

Kantor berita Palestina Wafa mengatakan Presiden Mahmoud Abbas berharap kunjungan itu akan “berkontribusi untuk mengakhiri penderitaan rakyat Palestina yang menginginkan kebebasan, keadilan dan kemerdekaan”. Di Jerusalem, Kementerian Luar Negeri Israel Yigal Palmor mengatakan Paus Fransiskus “akan disambut dengan hangat seperti pendahulunya”.
Sumber: UCA News
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Paus Fransiskus jadi orang berpengaruh di Facebook

Paus Fransiskus jadi orang berpengaruh di Facebook 

Paus Fransiskus telah menarik perhatian dunia dengan pernyataannya yang berani, sikapnya yang ramah, rendah hati dan solider sejak terpilih menjadi Paus pada Maret 2013 – dan semua orang berbicara tentang dia di online. 

Paus berada di puncak daftar orang yang paling berpengaruh di Facebook dari sejumlah orang terkenal dan berbagai hal yang terjadi di seluruh dunia dari 1,2 miliar pengguna Facebook, dan ini bukan daftar statistik Internet pertama yang membuat dia unggul. 

Sebuah survei pada Juli oleh Twiplomacy menjadikan pemimpin Gereja Katolik sedunia itu yang paling berpengaruh di Twitter, termasuk akunnya @Pontifex mendapat rata-rata 8.200 retweets untuk setiap tweet berbahasa Inggris. 

 Survei Global Language Monitor juga menentukan bahwa Paus adalah yang paling populer. Paus tampaknya menyadari kekuatan Internet dan berharap untuk mendorong umat beriman untuk memanfaatkan media online, terutama orang muda: “Untuk mewartakan Kristus di era digital adalah bidang khusus dari tugas orang muda.” Daftar Facebook dari seluruh dunia: 
1. Pope Francis 
2. Election 
 3. Royal Baby 
4. Typhon 
5. Margaret Thatcher 
 6. Harlem Shake 
7. Miley Cyrus 
8. Boston Marathon 
9. Tour de France 
10. Nelson Mandela 

Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Pesan Natal Bersama PGI dan KWI 2013

Pesan Natal Bersama PGI dan KWI 2013 

“Datanglah, ya Raja Damai” (Bdk. Yes. 9:5) 
Saudara-saudari terkasih, segenap umat Kristiani Indonesia, Salam sejahtera dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. 

1. Kita kembali merayakan Natal, peringatan kelahiran Yesus Kristus Sang Juruselamat di dunia. Perayaan kedatangan-Nya selalu menghadirkan kehangatan dan pengharapan Natal bagi segenap umat manusia, khususnya bagi umat Kristiani di Indonesia. Dalam peringatan ini kita menghayati kembali peristiwa kelahiran Yesus Kristus yang diwartakan oleh para Malaikat dengan gegap gempita kepada para gembala di padang Efrata, komunitas sederhana dan terpinggirkan pada jamannya (bdk. Luk. 2:8-12). Selayaknya, penyampaian kabar gembira itu tetap menggema dalam kehidupan kita sampai saat ini, dalam keadaan apapun dan dalam situasi bagaimanapun. 

Tema Natal bersama PGI dan KWI kali ini diilhami suatu ayat dalam Kitab Nabi Yesaya 9:5 “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita; seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang; Penasehat Ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai”. 

Kekuatan pesan sang nabi tentang kedatangan Mesias dibuktikan dari empat gelar yang dijabarkan dalam nubuat tersebut, yaitu: 1). Mesias disebut “Penasihat Ajaib”, karena Dia sendiri akan menjadi keajaiban adikodrati yang membawakan hikmat sempurna dan karenanya, menyingkapkan rencana keselamatan yang sempurna. 

2). Dia digelari “Allah yang Perkasa”, karena dalam Diri-Nya seluruh kepenuhan keallahan akan berdiam secara jasmaniah (bdk. Kol. 2:9, bdk. Yoh. 1:1.14). 3). Disebut “Bapa yang Kekal” karena Mesias datang bukan hanya memperkenalkan Bapa Sorgawi, tetapi Ia sendiri akan bertindak terhadap umat-Nya secara kekal bagaikan seorang Bapa yang penuh dengan belas kasihan, melindungi dan memenuhi kebutuhan anak-anak-Nya (Bdk. Mzm. 103:3). 4). Raja Damai, karena pemerintahan-Nya akan membawa damai dengan bagi umat manusia melalui pembebasan dari dosa dan kematian (bdk. Rm. 5:1; 8:2).

2. Seiring dengan semangat dan tema Natal tahun ini, kita menyadari bahwa Natal kali ini tetap masih kita rayakan dalam suasana keprihatinan untuk beberapa situasi dan kondisi bangsa kita. Kita bersyukur bahwa Konstitusi Indonesia menjamin kebebasan beragama. Namun, dalam praktek kehidupan berbangsa dan bernegara, kita masih merasakan adanya tindakan-tindakan intoleran yang mengancam kerukunan, dengan dihembuskannya isu mayoritas dan minoritas di tengah-tengah masyarakat oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan kekuasaan. Tindakan intoleran ini secara sistematis hadir dalam berbagai bentuknya.

Selain itu, di depan mata kita juga tampak perusakan alam melalui cara-cara hidup keseharian yang tidak mengindahkan kelestarian lingkungan seperti kurang peduli terhadap sampah, polusi, dan lingkungan hijau, maupun dalam bentuk eksploitasi besar-besaran terhadap alam melalui proyek-proyek yang merusak lingkungan.

Hal yang juga masih terus mencemaskan kita adalah kejahatan korupsi yang semakin menggurita. Usaha pemberantasan sudah dilakukan dengan tegas dan tidak pandang bulu, tetapi tindakan korupsi yang meliputi perputaran uang dalam jumlah yang sangat besar masih terus terjadi. 

Hal lain yang juga memprihatinkan adalah lemahnya integritas para pemimpin bangsa. Bahkan dapat dikatakan bahwa integritas moral para pemimpin bangsa ini kian hari kian merosot. Disiplin, kinerja, komitmen dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat digerus oleh kepentingan politik kekuasaan. Namun demikian, kita bersyukur karena Tuhan masih menghadirkan beberapa figur pemimpin yang patut dijadikan teladan. Kenyataan ini memberi secercah kesegaran di tengah dahaga dan kecewa rakyat atas realitas kepemimpinan yang ada di depan mata. 

3. Karena itu, Gema tema Natal 2013 “Datanglah, Ya raja Damai” menjadi sangat relevan. Nubuat Nabi Yesaya sungguh memiliki kekuatan dalam ungkapannya. Seruan ini mengungkapkan sebuah doa permohonan dan sekaligus harapan akan datangnya sang pembawa damai dan penegak keadilan (bdk. “Penasihat Ajaib”). 

Doa ini dikumandangkan berangkat dari kesadaran bahwa dalam situasi apapun, pada akhirnya “Allah yang perkasa, Bapa yang Kekal,” Dialah yang memiliki otoritas atas dunia ciptaan-Nya. Dengan demikian, semangat Natal adalah semangat merefleksikan kembali arti Kristus yang sudah lahir bagi kita, yang telah menyatakan karya keadilan dan perdamaian dunia, dan karenanya pada saat yang sama, umat berkomitmen untuk mewujudkan kembali karya itu, yaitu karya perdamaian di tengah konteks kita. Tema ini sekaligus mengacu pada pengharapan akan kehidupan kekal melalui kedatangan-Nya yang kedua kali sebagai Hakim yang Adil. Semangat tema ini sejalan dengan tekad Gereja-gereja sedunia yang ingin menegakkan keadilan, sebab kedamaian sejati tidak akan menjadi nyata tanpa penegakan keadilan. 


4. Karena itu, dalam pesan Natal bersama kami tahun ini, kami hendak menggarisbawahi semangat Kedatangan Kristus tersebut dengan sekali lagi mendorong Gereja-gereja dan seluruh umat Kristiani di Indonesia untuk tidak jemu-jemu menjadi agen-agen pembawa damai di mana pun berada dan berkarya. Hal itu dapat kita wujudkan antara lain dengan: 

a). Terus mendukung upaya-upaya penegakkan keadilan, baik di lingkungan kita maupun dalam lingkup yang lebih luas. Hendaklah kita menjadi pribadi-pribadi yang adil dan bertanggung jawab, baik dalam lingkungan keluarga, pekerjaan, gereja, masyarakat dan di mana pun Allah mempercayakan diri kita berkarya. Penegakkan keadilan, niscaya diikuti oleh sikap hidup yang berintegritas, disiplin, jujur dan cinta damai. 

 b). Terus memberi perhatian serius terhadap upaya-upaya pemeliharaan, pelestarian dan pemulihan lingkungan. Mulailah dari sikap diri yang peduli terhadap kebersihan dan keindahan alam di sekitar kita, penghematan pemakaian sumber daya yang tidak terbarukan, serta bersikap kritis terhadap berbagai bentuk kegiatan yang bertolak belakang dengan semangat pelestarian lingkungan. Dengan demikian kita juga berperan dalam memberikan keadilan dan perdamaian terhadap lingkungan serta generasi penerus kita. 

c). Semangat cinta damai dan hidup rukun menjadi dasar yang kokoh dan modal yang sangat penting untuk menghadapi agenda besar bangsa kita, yaitu Pemilu legislatif maupun Pemilu Presiden-Wakil Presiden tahun 2014 yang akan datang. 

Saudara-saudara terkasih, 
Marilah kita menyambut kedatangan-Nya sambil terus mendaraskan doa Santo Fransiskus dari Asisi ini: 

Tuhan, Jadikanlah aku pembawa damai, 
Bila terjadi kebencian, jadikanlah aku pembawa cinta kasih 
Bila terjadi perselisihan, jadikanlah aku pembawa kerukunan 
Bila terjadi kebimbangan, jadikanlah aku pembawa kepastian 
Bila terjadi kesesatan, jadikanlah aku pembawa kebenaran 
Bila terjadi kesedihan, jadikanlah aku sumber kegembiraan, 
Bila terjadi kegelapan, jadikanlah aku pembawa terang, 
Tuhan semoga aku lebih ingin menghibur daripada dihibur, 
Memahami dari pada dipahami, mencintai dari pada dicintai, 
Sebab dengan memberi aku menerima 
Dengan mengampuni aku diampuni 
Dengan mati suci aku bangkit lagi, untuk hidup selama-lamanya. 
Amin 

SELAMAT NATAL 2013 DAN TAHUN BARU 2014 
Jakarta, 18 November 2013 

Atas nama PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA 
Pdt. Dr. A. A. Yewangoe (Ketua Umum) 
Pdt. Gomar Gultom, M.Th. (Sekretaris Umum) 

KONFERENSI WALIGEREJA INDONESIA Mgr Ignatius Suharyo (Ketua Umum) 
Mgr J. M. Pujasumarta (Sekretaris Jenderal)
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Paus angkat Pastor Paskalis OFM sebagai Uskup Bogor

Paus angkat Pastor Paskalis OFM sebagai Uskup Bogor 

Pastor Paskalis Bruno Syukur OFM Pada Kamis (21/11), Paus Fransiskus mengangkat Pastor Paskalis Bruno Syukur OFM sebagai Uskup Bogor yang baru. Sebagaimana dilansir Agenzia Fides, penunjukkan ini dilakukan setelah Bapa Suci menerima permohonan pengunduran diri Mgr Mikael Cosmas Angkur OFM yang menjadi Uskup Bogor sejak 1994 dan kini menginjak usia 76 tahun. 

Pastor Paskalis yang lahir di Ranggu, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada 17 Mei 1962 selama ini bertugas sebagai Definitor General OFM di Roma, jabatan di bawah pemimpin umum OFM. Dari 9 anggota Definitor General, ia membawahi sejumlah provinsi OFM di Asia dan Oceania, seperti India, Pakistan, Jepang, Australia-Selandia Baru, termasuk Indonesia. 

Dalam rangka tugasnya sebagai Definitor General, ia terakhir kali mengunjungi Indonesia pada awal Oktober lalu, saat menghadiri Sidang OFM Provinsi Indonesia di Pacet, Sindanglaya, Jawa Barat. Dalam perpisahannya dengan pimpinan OFM di Roma, setelah mendapat berita pengangkatannya, Pastor Paskalis mengatakan, ini merupakan tugas baru yang tampaknya sulit. 

“Tapi saya mohon doa saudara-saudara sekalian”, tegasnya dalam video yang di-posting di situs www.ofm.org. Pastor Paskalis masuk Ordo Fransiskan, setelah menyelesaikan pendidikan SMP-SMA di Seminari Pius XII Kisol, Manggarai Timur. Studi filsafat dilewatinya di Sekolah Tinggi Filsafat Driyakara, Jakarta (1983-1987) dan kemudian melanjutkan studi teologi di Fakultas Teologi Wedhabkti, Kentungan, Yogyakarta. Pada 2 Februari 1991 ia ditahbiskan menjadi imam, dimana setelahnya ia diutus bertugas di Paroki Moanemani, Keuskupan Jayapura, hingga 1993. Tahun 1993-1996 ia studi Spiritualitas Fransiskan di Universitas Antonianum, Roma dan meraih gelar licensiat. 

Sepulang studi, ia menjadi magister para novis OFM di Novisiat Transitus Depok, Jawa Barat (1996-2001) sekaligus menjadi anggota dewan OFM Provinsi Indonesia. Tahun 2001, dalam Sidang Provinsi, ia dipilih menjadi Provinsial OFM Indonesia. Sidang periode berikutnya, pada 2007, ia terpilih kembali dan hanya menjabat 2 tahun, karena diangkat menjadi Definitor General, sehingga ia harus pindah ke Roma. Pastor Paskalis akan memimpin Keuskupan Bogor yang berdiri sejak 3 Januari 1961. 

 Keuskupan dengan luas wilayah 18,369 kilometer persegi ini awalnya dipimpin uskup Fransiskan asal Belanda, Mgr Nicolaus Johannes Cornelis Geise OFM (1961-1975). Ia kemudian digantikan oleh Mgr Ignatius Harsono (1975-1993). Setelah Uskup Ignatius pensiun, Uskup Agung Jakarta Mgr Leo Soekoto SJ menjadi administrator hingga Mgr Mikael dipilih pada 1994. Populasi penduduk di Keuskupan Bogor mencapai 16.283.000, dengan jumlah umat Katolik 83.406, yang tersebar di 18 paroki. Mayoritas warga di wilayah keuskupan ini, adalah Muslim. 

Ryan Dagur, Jakarta
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Paus Fransiskus kirim bantuan US$150 ribu untuk korban badai di Filipina

Paus Fransiskus kirim bantuan US$150 ribu untuk korban badai di Filipina 

Paus Fransiskus telah mengirimkan apa yang disebut Vatikan sebagai bantuan awal kepada para korban badai di Filipina sebesar US$150 ribu. Uang itu akan disalurkan oleh lembaga amal milik Paus Cor Unum kepada Gereja lokal di area yang mengalami kerusakan paling parah yaitu Leyte dan Kepulauan Samar. 

Vatikan menyebut dana bantuan itu sebagai ekspresi konkret dari rasa simpati dan dukungan spiritual dari Paus kepada warga Filipina. Pada Minggu (10/11), Paus Fransiskus mendesak umat Katolik untuk memberikan bantuan konkret kepada para korban badai di Filipina. 

Dia kemudian memimpin doa bagi para korban bencana bersama umat yang hadir di Lapangan Santo Petrus. Korban tewas akibat topan dahsyat yang menyapu seluruh kota-kota di Filipina bisa melebihi 10.000 orang, pihak berwenang melaporkan pada Minggu bahwa bencana itu adalah yang terburuk di negara itu. (metrotvnews.com)
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Pelukan kasih Paus Fransiskus kepada seorang penderita penyakit langka

Pelukan kasih Paus Fransiskus kepada seorang penderita penyakit langka 

Di akhir audiensi umum pada 6 November di Lapangan Santo Petrus, Vatikan Paus Fransiskus menarik perhatian para hadirin dengan hangat ia memeluk seorang pria yang menderita penyakit langka yang menyebabkan benjolan di seluruh tubuh seperti daging yang lembut, yang berasal dari jaringan saraf. 

Pria itu diidentifikasi sebagai seorang penderita neurofibromatosis, yang menyebabkan rasa sakit yang hebat dan dapat menyebabkan gangguan penglihatan, dan bahkan kanker, demikian ungkap kelompok riset non profit Mayo Clinic.

Pengobatan penyakit ini sangat rumit. Neurofibromatosis adalah penyakit keturunan dan tidak menular. Para penderita penyakit ini sering mengalami diskriminasi dalam masyarakat. 

 POPE FRANCIS' GENERAL AUDIENCE 

 Ketika ia memberikan salam seperti biasa yang ia lakukan kepada para peziarah pada akhir audiensi umum, Paus Fransiskus berhenti selama beberapa menit untuk menerima orang sakit tersebut. Ia memeluk wajah pria itu, mencium, dan memberkati dia. 

 Cara tersebut adalah yang terakhir dalam serangkaian aksi solidaritas dan sentuhan kasih Bapa Suci yang telah menarik perhatian karena kehangatan dan kasih sayangnya terhadap mereka yang terpinggirkan dalam masyarakat. Sebelumnya, Bapa Suci menjadi berita utama dengan mengunjungi orang muda di penjara, menanggapi surat dengan menelepon secara pribadi, dan mengundang para tunawisma lokal untuk makan malam di Lapangan Santo Petrus.



Sumber: Pope’s compassionate embrace for severely disfigured man
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Paus Fransiskus dinobatkan sebagai orang paling berpengaruh keempat di dunia

Paus Fransiskus dinobatkan sebagai orang paling 
berpengaruh keempat di dunia

Paus Fransiskus dinobatkan oleh Forbes sebagai orang keempat yang ‘paling berpengaruh’ di dunia, demikian majalah bisnis bergengsi Amerika Serikat itu, yang baru saja merilis nama-nama dari “72 orang paling berpengaruh” di planet bumi tahun 2013. 

Dalam versi Forbes, Presiden Rusia Vladimir Putin di urutan pertama, disusul oleh Presiden AS Barack Obama dan Presiden Cina Xi Jinping, masing-masing di urutan kedua dan ketiga. Kanselir Jerman Angela Merkel di urutan kelima, yang dinilai sebagai wanita besi di dunia. Setiap tahun Forbes membuat peringkat kepala negara, pemodal, dermawan dan pengusaha “yang benar-benar mempengaruhi dunia”. 

Forbes memilih satu dari setiap 100 juta dari sekitar 7,2 miliar penduduk dunia, dan memilih 72 orang yang dianggap ‘paling berpengaruh’ di kalangan para kandidat tersebut. Tidak seperti Paus Fransiskus yang menganggap “kekuasaan sebagai sebuah pelayanan”, Forbes menggunakan kriteria yang jauh berbeda untuk mendefinisikan ‘kekuasaan.’ 

 Forbes menjelaskan kriteria tersebut dalam sebuah artikel yang diterbitkan melalui online pada 30 Oktober, di mana ia mengumumkan 72 nama. Pertama, mereka menilai “apakah para kandidat tersebut memiliki pengaruh besar terhadap banyak orang”. Kedua, mereka menilai “sumber daya keuangan yang dikontrol oleh setiap orang, dan melihat apakah mereka relatif lebih unggul dibandingkan dengan rekan-rekan mereka”. 

Ketiga, mereka memilih “kalau kandidat tersebut memiliki pengaruh dalam banyak bidang”, kalau hanya dalam satu bidang tidak cukup. Keempat, “mereka memastikan bahwa para calon secara aktif menggunakan kekuatan mereka.”
Sumber: Pope Francis named as world’s fourth most powerful man
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Mantan kriminal Amerika raih penghargaan Ibu Teresa 

Sam Childers, seorang aktivis pejuang perbudakan anak di Sudan dan Uganda dianugerahi penghargaan Ibu Teresa sebagai pejuang keadilan sosial oleh Yayasan Harmoni yang digelar dalam rangka Mother Teresa Memorial International Award di The Leela, Mumbai, India belum lama ini . 

Pria yang disapa “Machine Gun Preacher” menjadi orang Amerika pertama yang mendapatkan perhargaan tertinggi tersebut. Ia bahkan mendapatkan penghargaan yang sama dengan Malala Yousafzai dan Dalai Lama. “Saya mengagumi keberaniannya. Saya mengikuti teladannya. Jangan membatasi apa yang dapat kamu lakukan untuk Tuhan, dan Dia tidak akan membatasi apa yang akan ia lakukan untuk Anda,” kata Sam Childers, seperti dilansir Asianews.com. 

 Ia berterimakasih kepada Yayasan Harmoni atas kehormatan itu. Pria yang tinggal di Pennysilvania, AS ini awalnya adalah seorang pecandu narkoba dan bekas kriminal, namun dirinya telah bertobat dan mengikut jalan Tuhan. Selama 13 tahun, Childers berjuang memerangi perbudakan di Uganda Utara dan Sudan Selatan, Afrika. “Seringkali saya disebut sebagai orang jahat, namun saya tidak dapat menerima atau percaya bahwa anak-anak yang tak berdosa harus dipenggal,”ujarnya. 

Dengan tegas, Childers menyatakan kekagumannya kepada Ibu Teresa lantaran keberaniannya dalam melayani anak-anak di India. Sekalipun ditolak, Ibu Teresa tetap maju untuk menjalankan misinya karena kecintaannya kepada Kristus. Penghargaan yang diterima Sam Childers awalnya memicu kontroversi karena masa lalunya yang suram, namun kini ia sudah berbalik 180 derajat dan dirinya sudah mengenal Kristus dan berjuang dalam memerangi keekrasan terhadap anak.
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Paus Fransiskus diundang ke Indonesia

Paus Fransiskus diundang ke Indonesia 

Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Isran Noor mengaku sudah mengirim surat ke Vatikan Roma, Italia untuk mengundang pimpinan tertinggi umat Katolik dunia, Paus Fransiskus, untuk datang ke Kutai, Indonesia. Menurut Isran Noor yang juga bupati Kabupaten Kutai Timur, Kaltim, Sabtu (12/10), surat undangan yang dikirim ke Vatikan itu, berisikan keinginan masyarakat Katolik Indonesia untuk dikunjungi Paus Fransiskus. 

 “Isi surat yang saya kirim berbunyi, ‘Yang Terhormat Paus Fransikus yang kami muliakan dan penuh kemuliaan, bahwa masyarakat Indonesia mendambakan dan merindukan kedatangan Paus Benediktus ke Kutai Timur di Indonesia,” kata Isran Noor. Hal itu diungkapkan Isran Noor di depan ribuan orang umat Katolik dan Protestan pada peresmian Christian Center berkapasitas 6.000 tempat duduk di Jalan Soekarno Hatta, Sangatta, Kutai Timur, Sabtu (12/10), seperti dilansir suarapembaruan.com. Isran Noor mengatakan, surat tersebut telah dibalas oleh Vatikan, yang isinya dijawab, 

“Saya akan memenuhi undangan dan bersedia datang ke Indonesia di Kutai Timur dengan syarat jangan sebelum akhir Desember”. “Kalau nanti benar-benar datang ke Kutai Timur, maka saya akan mengundang juga seluruh Umat Katolik, Umat Kristiani dan Umat agama lain, seperti Umat Katolik dari Timor Leste dan dari Filipina, karena di Asia Tenggara ini yang paling banyak penduduk Katholiknya ada di sana,” ujarnya. 

Namun, diakui Isran, mendatangkan Paus Fransiskus tidaklah mudah karena jabatan atau posisi beliau setara dengan Presiden, sehingga pengamanannya harus pemerintah Indonesia yang bertanggung jawab. “Kalau nanti beliau jadi datang ke Indonesia dan Kutai Timur juga tidak sembarangan, karena jabatan dan posisi beliau sama dengan kepala negara. 

Sehingga pengamanannya pun menjadi tanggung jawab negara, jadi walaupun beliau datang secara pribadi, tapi pengamanannya ada standar SOP,” katanya. Undangan Isran ini mendapat dukungan dan respons positif seluruh umat Kristiani di Kutai Timur, seperti dikatakan Ketua II Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga Injil Indonesia (PGLII) Pdt Dr Yerry Tawalujan. Menurut Pdt Yerry, pihaknya sangat gembira dan sangat bahagia kalau rencana kedatangan pimpinan tertinggi Umat Katolik dunia itu benar-benar terjadi, dan Indonesia akan kembali menjadi sorotan positif masyarakat dunia. “Ini luar biasa dan rencana yang sangat luhur dan membanggakan dan membahagiakan,” kata Pdt Yerry, di sela-sela acara.

Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Paus Fransiskus disebut sebagai sahabat dunia Islam

Paus Fransiskus disebut sebagai sahabat dunia Islam 

Langkah Paus Fransiskus yang mengajak umat Katolik untuk lebih peduli dan memberikan pelayanan kepada dunia luar mendapat banyak apresiasi, terutama ajakannya untuk selalu merangkul umat Muslim sebagai wujud toleransi dan keberagaman sebagai umat manusia. 

Ajakan Paus tersebut ditanggapi positif oleh ulama asal Amerika Serikat (AS), Imam Mohamad Bashar yang memberi pujian kepada Paus Fransiskus dan menyebutnya sebagai sahabat dunia Islam. “Paus Fransiskus berkontribursi besar bagi perdamaian dunia. 

Dia mendorong masyarakat dunia untuk saling memahami,” kata Bashar, belum lama ini, seperti dilansir okezone.com. Pemimpin organisasi Islam berbasis di Negara Bagian Maryland yang terkenal karena mendorong toleransi beragama di AS itu menyebut Paus Fransiskus selalu tepat waktu dalam menyampaikan pesan perdamaiannya. “Paus Fransiskus mengatakan hal yang tepat di kesempatan yang tepat,” lanjutnya.

Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Paus Fransiskus ganti mobil mewah dengan mobil bekas

Paus Fransiskus ganti mobil mewah dengan mobil bekas 

Paus Fransiskus menerima mobil bekas dari Pastor Renzo Zocca (Foto: AFP) Paus Fransiskus kembali menunjukkan sikapnya yang sederhana. Dia mengganti mobil mewah yang selama ini dikendarainya dengan mobil bekas. Bapa Suci menerima mobil bekas tersebut dari seorang rohaniwan bernama Pastor Renzo Zocca. 

Dia mengaku terkejut Paus Fransiskus senang mendapat mobil bekas miliknya. “Saya sangat terkejut. Saya sampai susah bernafas,” ujar Pastor Zocca, seperti dikutip AFP, Rabu (11/9/2013), dan dilansir okezone.com. Pastor Zocca menerangkan, mobil bekas miliknya bertipe Renault 4. Mobil itu telah digunakannya selama lebih dari 20 tahun. 

Pemimpin Vatikan selama ini menggunakan mobil khusus yang terkenal dengan nama popemobile. Setelah menerima mobil bekas Zocca, Paus Fransiskus lebih memilih mengendarai mobil sendiri daripada menggunakan popemobile. “Pejabat Vatikan khawatir karena Paus Fransiskus kini menggunakan mobil bekas saya jika ingin bepergian. Saya telah memasang ban khusus sebagai pengamanan jika musim dingin tiba dan jalanan ditutupi salju,” tambah Pastor Zocca.
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Paus membuat kejutan baru dengan menulis ke surat kabar

Paus membuat kejutan baru dengan menulis ke surat kabar 

Paus Fransiskus telah membuat kejutan lagi dengan mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan menulis surat panjang ke sebuah koran harian Italia, untuk menjelaskan iman kepada kaum ateis. Surat sebanyak 2.500 kata itu, ditulis dalam menanggapi editorial 7 Juli dan 7 Agustus oleh Eugenio Scalfari, pendiri surat kabar La Repubblica, terutama membahas tema tentang iman, Gereja dan budaya sekuler saat ini. 

Scalfari menulis artikel tersebut, selain menunjukkan kekagumannya terhadap Bapa Suci, tetapi juga dalam menanggapi ensiklik pertama Paus Fransiskus, Lumen Fidei (Terang Iman), yang dikeluarkan pada Juli lalu. Setelah memuji Paus itu dan cintanya terhadap orang miskin, Scalfari mengajukan tiga pertanyaan pada editorial terakhir 7 Agustus. 

Scalfari tidak mengharapkan seseorang untuk menjawab pertanyaannya. Pertama, apakah belas kasih Tuhan termasuk orang yang tidak percaya kepada Tuhan; kedua, apakah dosa meragukan eksistensi kebenaran absolut; dan ketiga, apakah iman kepada Tuhan hanyalah produk pemikiran manusia. Dalam surat jawabannya, yang diterbitkan dalam edisi kemarin dari surat kabar itu, Paus Fransiskus mulai dengan mengatakan “itu adalah positif, bukan hanya bagi kami secara individu tetapi juga bagi masyarakat di mana kita hidup. 

Kita berhenti sejenak untuk berdialog tentang realitas yang sama pentingnya terkait iman, yang mengacu pada pewartaan dan sosok Yesus.” “Belas kasih Tuhan tidak memiliki batas jika kita kembali kepada-Nya dengan hati yang tulus dan penyesalan.” “Tuhan sudah menyelamatkan kita semua, dengan darah Kristus. Kita semua, bukan hanya kepada orang Katolik. 

Tetapi, setiap orang. Bahkan ateis”. Dia mengatakan iman, pertama kali dilihat sebagai simbol cahaya, telah dicap sebagai “kegelapan takhayul” dan “bertentangan dengan terang akal budi” dalam budaya modern saat ini, yang dibentuk oleh Pencerahan. Kurangnya komunikasi di antara Gereja dan budaya modern, kata Paus Fransiskus “sudah saatnya” dilakukan dialog dan Konsili Vatikan II “memulai” komunikasi semacam itu, dengan “dialog terbuka tanpa prasangka.”

Sumber:  Pope springs new surprise by writing to a newspaper
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Ensiklik pertama Paus Fransiskus menampilkan gaya pastoral yang unik

Ensiklik pertama Paus Fransiskus menampilkan gaya pastoral yang unik 

Seorang Uskup Agung Vatikan mengatakan, ensiklik pertama yang dikeluarkan oleh Paus Fransiskus memberikan sebuah “pengantar” untuk ajaran dan gaya pastoral yang unik dari kepausannya. Uskup Agung Rino Fisichella, ketua Dewan Kepausan un
tuk Evangelisasi, menjelaskan “The Light of Faith” (Terang Iman) sebagai sebuah “kontribusi Paus Fransiskus akan sebuah Evangelisasi baru.”

Uskup agung itu mengatakan bahwa ensiklik ini – yang berjudul “Lumen Fidei” dalam bahasa Latin, - adalah “khas” dari Paus Fransiskus, meski banyak draft awal yang ditulis oleh Paus Emeritus Benediktus XVI. “Lumen Fidei, sementara memperbaiki beberapa pemikiran dan sejumlah konten dari ajaran Paus Emeritus Benediktus XVI, secara total adalah teks Paus Fransiskus,” katanya saat merilis ensiklik tersebut pada Jumat (5/7) di kantor pers Takhta Suci, Vatikan. 

 “Di sini kita menemukan gayanya, dan kekhasan dari isi yang mana kita telah menjadi terbiasa dalam bulan-bulan pertama masa kepausannya, terutama terkait dengan homilinya pada Misa-misa harian,” tambahnya. Uskup Agung Fisichella menekankan bahwa “penggunaan ekspresi, kekayaan gambar yang menjadi referensi dan kekhasan dari beberapa kutipan dari penulis kuno dan modern membuat teks ini menjadi sebuah pengenalan yang benar untuk mengajar dan memungkinkan pemahaman yang lebih baik dari gaya pastoral yang unik dari paus tersebut.” 

Disadur dari: indonesia.ucanews.com

Ensiklik pertama Paus Fransiskus akan dikeluarkan pekan ini

Ensiklik pertama Paus Fransiskus akan dikeluarkan pekan ini 

Ensiklik pertama Paus Fransiskus, yang sebagian besar merupakan karya Paus Emeritus Benediktus XVI, akan diterbitkan pada 5 Juli. 

Vatikan mengumumkan pada 1 Juli bahwa Ensiklik “Lumen Fidei” (Terang Iman) akan dipresentasikan pada sebuah konferensi pers oleh Marc Kardinal Ouellet, Prefek Kongregasi Uskup; Uskup Agung Gerhard Ludwig Muller, Prefek Kongregasi Ajaran Iman; dan Uskup Agung Rino Fisichella, Ketua Dewan Kepausan untuk Evangelisasi. 

 Sebuah ensiklik tentang iman sudah lama dinantikan sebagai volume terakhir dalam trilogi Paus Benediktus tentang tiga “kebajikan teologis”, menyusul ensikliknya “Deus Caritas Est” (2005) tentang kasih, dan “Spe Salvi” (2007) tentang harapan. Pada Juni, Paus Fransiskus mengatakan dalam pertemuan dengan para uskup di Roma bahwa ensiklik pertamanya sebagian besar diambil dari karya pendahulunya. 

“Ini adalah sebuah ensiklik yang ditulis dengan empat tangan karena Paus Benediktus mulai menulis dan dia menyerahkannya kepada saya,” kata Paus Fransiskus. “Ini adalah sebuah dokumen yang kuat. Saya akan mengatakan di dalamnya bahwa saya menerimanya dan sebagian besar pekerjaan dilakukan oleh Paus Emeritus Benediktus dan saya menyelesaikannya.”

Sumber:Pope’s first encyclical published July 5
Disadur dari: indonesia.ucanews.com

 
Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan! (2Kor 8:14)