Pembangunan Gereja Paroki Tigalingga

Pembangunan Gereja Paroki sedang berlangsung. Kami sangat mengarapkan uluran kasih para Saudara untuk membantu.

Gotong Royong Pembangunan Gereja

Tidak ada kata yang bisa melukiskan pengalaman indah pada waktu gotong royong pengecoran lantai 2 bangunan Gereja selain, suatu keyakinan bahwa semuanya dapat terlaksana adalah karena MUKJIJZAT ALLAH BEKERJA.

Pengecoran Lantai Panti Imam Gereja

Pengecoran Lantai 2 bangunan Gereja ini dilakukan pada hari Selasa, 30 Agustus 2011 yang lalu. Luas yang dicor adalah 19 m x 24 m. Hujan yang mengguyur tidak menyurutkan semangat umat.

Kerjasama Imam dan Umat

Uskup emeritus KAM, Mgr. A.G.Pius Datubara OFM.Cap, datang berkunjung ke Paroki dan memberi semangat pada umat dalam pembangunan Gereja Paroki. Para pastor juga ikut berkerja bersama umat dalam pembangunan Gereja.

Misa Tridentin: Warisan Liturgi Yang Dipertahankan

HIDUPKATOLIK.com - Paus Benediktus XVI mengeluarkan Surat Apostolik Summorum Pontificum yang menjamin penggunaan Misa Tridentin...

Pembinaan Para Pengurus Gereja

Tidak sedikit umat katolik yang kerap menganggap bahwa Liturgi adalah sekedar perayaan wajib biasa yang dilaksanakan pada hari minggu.

Pertemuan Ibu-Ibu dan Pesta Pelindung Paroki

Pertemuan para ibu se-paroki telah terlaksana pada hari Kamis-Sabtu, 15 s/d 16 Juli 2011. Pertemuan ini mengundang semua ibu katolik yang ada di paroki untuk hadir dalam pertemuan/pembinaan para ibu katolik dan juga segaligus menjalin kebersamaan para ibu. Penutupan pertemuan sikaligus Pesta Pelindung Paroki.

Pembinaan Asmika se-Paroki

Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku; inilah yang menjadi tema dari pertemuan dan pembinaan minggu gembira yang telah berlangsung dengan sangat baik.

Mudika Ambil bagian dalam pembangunan Gereja Paroki

Mudika paroki tidak mau berpangku tangan melihat pembangunan Gereja paroki. Para mudika juga ambil bagian dengan mengumpulkan kerikil di sungai.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 1)

Umat dari lingkungan paroki dan juga dari beberapa stasi kembali bekerja sama dengan bergotong royong membangun gereja paroki. Untuk kali ini, umat bergotong royong men-cor lantai balkon bangunan Gereja.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 2)

Allah peduli. Karena kepedulian Allah atas pembangunan rumah-Nya ini, maka kami kamipun peduli dan bisa melanjutkan pembangunanini. Kepedulian Allah kami rasakan juga lewat kepedulian para Saudara.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 3)

Mari kita memuliakan Tuhan, tidak hanya dengan kata2 indah, tetapi dengan perbuatan nyata dengan rela berkorban.

Pertemuan akhir Tahun 2011 Pengurus Gereja se-Paroki

Para pengurus Gereja adalah ‘ujung tombak’ Gereja khususnya di stasi-stasi. Peran para pengurus Gereja ini sangat sentral dalam kehidupan Gereja di stasi-stasi.

Gua Maria dan Menyambut Hari Raya Natal

Persiapan menyambut hari Raya Natal 25 Desember 2011.

Rahmat dan Perlindungan Tuhan

Pastor Anton Manik O.Carm selamat dari kecelakaan mobil masuk jurang.

Rekoleksi dan Aksi Panggilan

Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku.

Pesan Prapaskah Kepausan 2012

"Kita Tidak Boleh Diam Saja terhadap Kejahatan" "Marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik" (Ibr. 10:24).

Pembangunan Gereja Santo Petrus Stasi Rante Besi

Dalam kemiskinan, kesederhanaan, umat membangunan Gereja. Meraka tidak memiliki uang, tetapi mereka memiliki harapan dan iman pada Tuhan.

Misa Perdana Pastor Andreas Korsini Lamtarida Simbolong O.Carm

Puji Syukur pada Tuhan, karena berkat-Nya, misa Perdana Pastor Andreas Lamtarida Simbolon O.Carm bersama 4 Pastor Karmel yang baru ditahbiskan, dapat terlaksana dengan baik pada hari Rabu 31 Oktober 2012 di Stasi Gundaling 1, paroki Maria dari gunung Karmel Tigalingga.

Bakti Sosial : Pengobatan Gratis

Dalam Rangka Menyongsong Jubileum Gereja Katolik di Dairi dan Pakpak Bharat, diadakan bakti Sosial Pengobatan Gratis di Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, pada 9 Desember 2012 yg lalu. Puji syukur pada Tuhan, kegiatan ini berlangsung dengan sangat memuaskan.

Mari Berbagi Berkat Tuhan

 photo UskupEmeritusKAMMgrPiusDautabra.jpg Photobucket

MENDAMBAKAN BERKAT TUHAN

SYALOM...SELAMAT DATANG.
"Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan."(2Kor 8:14)
"Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu." (Amsal 3:9)
"Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya." (Amsal 3:27)
"Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?" (1 Yohanes 3:17)
Saya Pastor Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, atas nama Panitia Pembangunan dan semua umat, memohon bantuan uluran kasih/dana untuk pembangunan Gereja Paroki. Kami sangat membutuhkan berkat Tuhan lewat uluran tangan dari para donatur.
Kami berharap dan berdoa Para Saudara berkenan berbagi berkat Tuhan kepada kami untuk pembangunan Gereja ini yang adalah rumah Tuhan sendiri.
BRI 5379 Unit Tigalingga Sidikalang
No. Rekening : 5379-01-000112-50-8
Nama : PANITIA PEMBANGUNAN GEREJA KATOLIK.
ATAU
BCA KCU MEDAN
NO.0222053453.
Atas Nama : ADYTIA PERMANA P.
(Adytia Permana P. adalah Romo Adytia Permana Perangin-angin O.Carm. Beliau dulu bertugas di Paroki Tigalingga, juga mengawali pembangunan ini, namun sekarang beliau bertugas di Keuskupan Agung Medan sebagai ekonom.Beliau kami minta buka rekening di BCA khusus untuk pembangunan ini, karena di daerah kami tidak ada BCA.)
Kami sangat senang bila sudah mentransfer persembahan, bapak/ibu/saudara/saudari memberitahukan ke kami melalui:
E mail ke :.
parokimariagk3lingga@yahoo.com
atau di SMS ke:.
Romo Anton Manik O.Carm : 081370836645
Romo Willy O.Carm : 081333837433
Untuk lebih jelasnya permohnan kami ini, Para Saudara dapat melihatnya di sini.... Sehubungan dengan Gambar pembangunan dapat melihatnya di sini....
Demikian kiranya Permohonan ini kami sampaikan. Atas dukungan, doa dan bantuan Bapak, Ibu dan Para Saudara-Saudari, kami mengucapkan banyak terima kasih.Berkat Tuhan senantiasa menyertai kita semua. Amin.
HORMAT KAMI:
Pastor Antonius Manik O.Carm

VARIA PAROKI

REKOLEKSI DAN AKSI PANGGILAN TELAH TERLAKSANA DENGAN SANGAT BAIK ;"> "APA YANG KAMU CARI?" (Yoh 1:38).
Puji syukur pada Tuhan, karena Rekoleksi dan Aksi panggilan untuk siswa-siswi Katolik Usia SMP dan SMA se-paroki Tigalingga sudah terlaksana dengan sangat baik. Kegiatan ini dihadiri hampir 400 orang anak. Semuanya dapat terlaksana hanya karena berkat Tuhan. Terimakasih juga kami sampaikan kepada semua Saudara yang telah mendukung dan mendoakan kegaitan kami ini. Kegiatan ini dilaksanakan hanya dengan menggunakan dana partisipasi peserta dan swadaya paroki, karena tidak mendapatkan bantuan dari donatur manapun, namun karena berkat Tuhan dan doa para Saudara, semuanya dapat berjalan dengan sangat baik. Semoga dari antara anak-anak ini, kelak ada yang menjadi Imam dan biarawan-biarawati.
Photobucket
Tuhan memberkati kita.
Kegembiraan dan Persaudaraan
Photobucket
Hari Ulang tahun Romo Anton M.Carm yang seharusnya tanggal 15 Januari 2010, baru dirayakan hari Minggu Minggu 16 Januari 2011 lalu, bersama Romo-romo Karmel se-Dairi, bersama beberapa umat Paroki Tigalingga di Aula Paroki Tigalingga. Pada kesempatan itu, Rm. Bernad O.Carm, pastor paroki Sidikalang memberi kado ulang tahun yakni 20 sak semen untuk pembangunan Gereja dan Rm. Anton sendiri menyumbangkan semua hadiah ultah untuk pembangunan Gereja. Saat itu, hadiah uang yang diperoleh sebanyak Rp. 1.100.000,-. Lumayanlah untuk tambahan dana pembangunan Gereja. Trimakasih buat semuanya.
Saldo Pesta Pelantikan Pengurus Gereja dan Penerimaan Sakramen Krisma, 6-7 Nop. 2010.
Pada hari Kamis 18 Nopember 2010 telah diadakan Evaluasi dan pembubaran Panitia. Saldo dari kegiatan tersebut adalah Rp. 22.320.500 Acara ini dapat berjalan dengan baik karena partisipasi semua umat. Dana juga bisa Saldo karena umat menyumbangkan hasil-hasil pertanian mereka dengan harapan ada Saldo untuk pembangunan Gereja Paroki.Jadi selain dana partisipasi dari umat, juga umat menyumbangkan hasil pertanian yang dibutuhkan untuk mengurangi dana konsumsi. Syukur pada Tuhan, akhirnya memang ada saldo untuk dana pembangunan Gereja. Terimakasih kami ucapkan kepada semua umat Paroki, DPP, Para Panitia, Para Donatur dan siapa saja yang mendoakan dan mendukung kegitan ini. Yesus memberkati kita semua selalu. Amin.

RENUNGAN HARIAN PEKAN PASKAH IV Sabtu 5 Mei 2012

RENUNGAN HARIAN PEKAN PASKAH IV 
Sabtu 5 Mei 2012 
(Vincent Soler, Angelus ) 
Kis 13:44-52, Mzm 98:1,2-3ab,3cd-4, Yoh 14:7-14 

BACAAN INJIL: 
Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia." Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya." 

RENUNGAN: 

Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Seorang bintang yang diidolakan, umumnya akan selalu ditiru oleh para fans ya, baik itu cara berpakaian si idola, jenis pakaian yang dia kenakan, gaya rambut dan bahkan gerak-gerik sang idola juga pasti ditiru. Semakin seseorang mengidalokan seseorang, seseorang itu berusaha mungkin meniru sang idola. Bahkan mungkin kita pernah mendengar ada orang yang berani operasi plastik wajah biar wajahnya mirip dengan sang idola. 

 Hari ini Yesus mengatakan bahwa “Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu.” Apa yang dikatakan oleh Yesus sungguh logis dan masuk akal. Sama seperti seseorang mengidolakan seorang idola, yang ngefans meniru perilaku sang idola bahkan begitu senang bila orang tahu bahwa dia mengidolkan seorang artis terkenal, demikian juga kiranya kita terhadap Yesus. Bahkan seharusnya hal demikian lebih lagi kita terapkan kepada Yesus, sebab Yesus adalah Tuhan, Dia sungguh mengasihi manusia. Sehingga sudah seharusnya bila seseorang percaya kepada Yesus, pasti dia juga mendengarkan dan melakukan apa yang diajarkan oleh Yesus, dan sudah seharusnya diapun meneladan Yesus dengan melakukan seperti yang dilakukan oleh Yesus. Namun apa yang terjadi? 

Banyak orang kristiani yang hanya sekedar mengatakan percaya kepada Yesus, tetapi hidup mereka tidak melaksanakan sabda Yesus dan bahkan hidup mereka sungguh bertentangan dengan apa yang dilakukan oleh Yesus. Oleh karena itu, mari kita renungkan: Sejauh mana kita percaya kepada Yesus? Apakah Yesus sudah menjadi teladan bagi hidup kita?

RENUNGAN HARIAN PEKAN PASKAH IV 
Jumat 4 Mei 2012 
Kis 13:26-33:5a, 2:6-7,8-9,10-11;R:7, Yoh 14: 1-6 

BACAAN INJIL:
 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ." Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?" Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. 

RENUNGAN: 

Siapa yang tidak pernah mengalami kegelisahan dalam hidupnya? Setiap orang pasti pernah mengalami kegelisahan dalam hidupnya. Pengalaman gelisah adalah wajar dan manusiawi. Yang tidak wajar adalah bila senantiasa gelisah dalam hidup dan kegelisahan itu sungguh besar. 

Orang yang selalu merasa gelisah dalam hidupnya, pasti akan sulit berkembang dan selalu hidup merasa tidak aman. Hari ini Yesus mengatakan kepada kita supaya kita tidak usah gelisah dalam hidup. Ajakan Yesus ini tentu mengatakan bahwa dalam kegelisahan hidup, kita tetap harus percaya bahwa kita mempunyai Tuhan yang selalu berharap dan merindukan kebahagiaan kekal bagi kita. Bahkan Yesus berjanji bahwa Dia akan datang untuk menolong kita. Sungguh kasih yang luar biasa dari Tuhan. 

Dari sebab itu, saat kita menghadapi suatu persoalan dan dalam kegelisahan hidup, mari kita datang kepada Tuhan. Percayalah bahwa Tuhan Yesus pasti datang untuk menolong kita. Amin.

RENUNGAN HARIAN PEKAN PASKAH IV Kamis 3 Mei 2012

RENUNGAN HARIAN PEKAN PASKAH IV 
Kamis 3 Mei 2012 
(Pst. St. Filipus dan Yahobus Rasul) 
Kor:15:1-8; Mzm 19:2-3,4-5;R:5a; Yoh 14:6-14 

BACAAN INJIL: 
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia." Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya. 

RENUNGAN: 

Ketika hendak baptisan bayi, saya biasanya mengadakan tanya jawab. Dalam salah satu kesempatan saya meminta ayah anak bayi calon baptis untuk mengucapkan doa Bapa Kami. Sungguh mengagetkan bahwa bapak itu tidak bisa mengucapkan doa Bapa Kami dengan baik, padahal menurut pengakuannya dia rajin ke Gereja mengikuti ibadah hari Minggu. Tentu ini hal yang cukup aneh, doa Bapa kami selalu diulang pada setiap ibadat hari Minggu, tetapi beliau tidak menghapalnya dengan baik. 

Mengapa demikian? Mungkin saja karena dia datang ke Gereja dan mengikuti ibadat tidak dengan sepenuh hati, sehingga doa yang selalu di ulang tidak diketahui dengan baik. Senada dengan hal demikian, juga mungkin saja di antara umat kristiani yang sudah lama menyatakan diri menjadi Kristen, tetapi belum mengetahui dengan pasti untuk apa dia beriman dan bagaimana menjadi pengikut Kristus. 

Seringkali umat katolik tidak banyak tahu soal iman dan ajaran Gereja Katolik. Dalam hal ini seringkali yang dipersalahkan adalah Gereja karena tidak mengajarkannya kepada umat. Umat merasa baiknya pada hari Minggu pastor tidak hanya membawakan renungan, tetapi juga sekali-sekali mengajarkan ajaran Gereja. Memang suatu kenyataan bahwa banyak umat yang mungkin menjadi kristen bukan dengna spenuh hati, hanya sekedar menjalankan kegiatan ibadah, hanya karena kewajiban dan tidak berusaha sendiri untuk mendalami ajaran Yesus. Kalau kita sungguh percaya bahwa Yesus adalah jalan, kebenaran dan hidup, tentu kita berusaha mengikuti Yesus. 

Mengikuti Yesus tidak cukup hanya dengan dibaptis, tidak cukup hanya mengikuti Ibadat hari Minggu, tetapi secara pribadi mendalami ajaran dan sabda Yesus. Dengan demikian, kita sungguh mengetahui apa artinya beriman. Maka dari itu, beriman bukan dengan pasif tetapi beriman itu harus aktif. Amin.

RENUNGAN HARIAN PEKAN PASKAH IV Rabu 2 Meis 2012 (Atanasius)

RENUNGAN HARIAN PEKAN PASKAH IV 
Rabu 2 Meis 2012 (Atanasius) 
Kis 12:24-13:5a, Mzm 67:2-3,5,6,8, Yoh 12: 44-50 

BACAAN INJIL: 

Tetapi Yesus berseru kata-Nya: "Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku. Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku." 

RENUNGAN: 

Berita menyedihkan batu terjadi di daerah Aceh Singkil yakni beberapa Gereja Katolik ditutup oleh massa. Alasan penutupan adalah mau menertipkan Gereja yang tidak memiliki ijin. Menurut informasi yang kami ketahui Gereja yang diberi ijin hanya 5 gedung Gereja, kelimanya adalah Gedung Gereja Kristen Pakpak Dairi (GKPPD) sedangkan 3 gedung Gereja katolik dikatakan tidak memiliki ijin sehingga ditutup. Padahal Gereja ini sudah lama berdiri dan jumlah umatpun lumayan banyak. Selama ini tidak terlalu dipersoalkan, tetapi sekarang tiba-tiba mereka mempersoalkannya. 

Peristiwa ini tentu sangat menyedihkan bagi umat yang ada di sana. Ini menjadi suatu kenayataan bahwa ada beberapa orang yang menolak kehadiran Gereja dan itu berarti pula menolak kehadiran Yesus di tempat itu. Sehingga benarlah apa yang dikatakan oleh Yesus pada hari ini, bahwa Dia datang sebagai terang, tetapi orang menolaknya, dan bahkan seakan lebih suka tinggal dalam ke gelapan. Lewat kehadiran umat beriman, Yesus hadir di tempat tertentu tetapi orang sekitar malah menolaknya. Orang itu jelas bukan menolak kehadiran umat beriman, tetapi menolak Yesus yang hadir. 

Dengan demikian, semoga umat tetap teguh dalam iman, walaupun Gereja ditutup dan walaupun mereka dilarang menjalankan ibadah mereka. Semoga kita juga tetap setia dalam iman, walaupun kita mengalami penolakan dari orang-orang tertentu. Juga tentu semoga kita tidak pernah menolak Yesus dalam kehidupan kita. Karena Yesus adalah terang yang membawa kita kepada kebahagiaan dan keselamatan sejati. Amin.

RENUNGAN HARIAN PEKAN PASKAH IV SELASA 1 Mei 2012 (Yusuf Pekerja)

RENUNGAN HARIAN PEKAN PASKAH IV 
SELASA 1 Mei 2012 (Yusuf Pekerja) 
Kis 11:19-26, Mzm 87:1-3,4-5,6-7, Yoh 10:22-30

BACAAN INJIL: 
Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin. Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo. Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: "Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami." Yesus menjawab mereka: "Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku, tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. Aku dan Bapa adalah satu." 

RENUNGAN: 
Sering orang meranggapan bahwa orang lain itu baik dan mau bersahabat dengan mereka, bila orang itu melakukan apa yang dikehendakinya atau sesuai dengan seleranya. Ada pula yang beranggapan bahwa seorang pastor sungguh pastor yang baik bila pastor itu memenuhi keinginannya atau memenuhi keinginan serta selera umat. Tetapi bila pastor itu teguh dalam aturan Gereja dan tidak memenuhi keinginan pribadi umat atau umat pada umunya, maka pastor itu dicap pastor yang tidak baik. Intinya, manusia seringkali menilai seseorang bertitik tolak pada selera dan keinginan pribadi. Bila apa yang dikehendaki dari seseorang tidak terpenuhi, maka kita akan kecewa. 

Orang-orang Yahudi yang mengelilingi Yesus sudah banyak menyaksikan pengajaran Yesus, namun dikatakan bahwa mereka masih bingung, belum mengenal Yesus dengan sungguh-sungguh apakah Yesus adalah Mesias atau tidak. Mereka menginginkan Yesus mengatakan secara langsung bahwa diri-Nya adalah Mesias. Padahal sebenarnya mereka sudah melihat sendiri lewat apa yang diajarkan dan diperbuat oleh Yesus nyata bahwa Yesus adalah Mesias. Namun yang mereka inginkan adalah pengakuan Yesus bahwa Dia adalah Mesias seperti yang dikehendaki mereka. Mereka menginginkan Mesias yang menjadi pemimpin mereka, Mesias yang memimpin mereka membebaskan diri dari penjajahan Roma pada waktu itu. Pengakuan yang demikian yang mereka harapkan keluar dari Yesus sendiri. Mereka menunggu pernyataan seperti itu dari Yesus, tetapi ternyata bukan Mesias yang seperti pemikiran merekalah yang dikehendaki oleh Allah. Malahan ketika mereka bertanya apakah Yesus adalah Mesias seperti yang mereka harapkan, Yesus malah mengatakan bahwa diri-Nya satu dengan Allah. Mendengar jawaban Yesus, mereka kecewa. Mereka kecewa karena ternyata Yesus adalah Mesias tetapi bukan Mesias seperti yang mereka harapkan. Bahkan dengan keras Yesus mengatakan kepada mereka bahwa mereka mengikuti Yesus bukan karena percaya kepada Dia adalah Mesias, tetapi karena mengharapkan sesuatu seperti yang mereka kehendaki. 

Mungkin kitapun masih ragu dan kurang percaya kepada Yesus. Keraguan atau kekurang percayaan itu bisa terjadi karena kita menjadi pengikut Yesus sebenarnya bukan karena percaya bahwa Dia adalah Tuhan, bahwa Dia adalah Gembala kita, tetapi karena kita mengharapkan sesuatu dari Tuhan seperti yang kita kehendaki. Seringkali terjadi bila kita merasa bahwa permohonan atau keinginan kita seakan tidak dikabulkan oleh Yesus, kita menjadi ragu atau kurang percaya kepada Yesus adalah Tuhan. Banyak umat yang menjadi pengikut Yesus, bukan karena percaya. Maka terkadang ada umat yang begitu menjadi rajin ke Gereja, rajin berdoa bukan karena ingin semakin dekat dengan Tuhan tetapi karena ada keinginan tertentu yang diharapkan dari Tuhan. Umat yang mengikuti Yesus bukan karena percaya bahwa Dia adalah Mesias, seperti dikatakan oleh Yesus, mereka itu sebenarnya bukan termasuk domba-domba-Nya. Pernyataan ini tentu menjadi permenungan bagi kita semua. Yesus mengatakan bahwa bila seseorang itu sungguh termasuk dari kawanan domba-domba-Nya, dia harus mengikuti dan mendengar suara-Nya. 

Nah sekarang bagaimana dengan kita sendiri? Kita hendaknya menghayati hidup sebagai kawanan domba-domba Yesus. Kita sungguh menjadi kawanan domba-domba Yesus kalau kita mengikuti Dia karena kita percaya bahwa Dia adalah Mesias, Dia adalah gembala kita yang memelihara hidup kita, Dia adalah gembala yang baik yang menyelamatakan kita, sehingga kita mengikuti-Nya bukan karena mengharapkan Yesus melakukan apa yang kita kehendaki. Memang kita juga boleh memohonkan permohonan kepada Yesus. Namun domba yang baik, tentu tidak akan kecewa bila merasa permohonan itu tidak dikabulkan oleh Tuhan. Kawanan domba Yesus, tetapi melakukan sabda Tuhan dan percaya bahwa Tuhan pasti akan memberikan yang terbaik bagi dirinya. Kita tidak dilarang memohonkan sesuatu dari Tuhan, tetapi dalam permohonan itu kita harus didasari suatu keyakinan bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik bagi kita. Semoga kita hidup sebagai kawanan domb-domba Allah. Amin.

RENUNGAN HARIAN PEKAN PASKAH IV SENIN 30 APRIL 2012

RENUNGAN HARIAN PEKAN PASKAH IV 
SENIN 30 APRIL 2012
 (Pius V, Benediktus dr Urbino, Maria dr Inkarnasi ) 
Kis 11:1-18, Mzm 42:2-3, 43:3,4, Yoh 10:1-10 

BACAAN INJIL: 
"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok; tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba. Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar. Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya. Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal." Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka. Maka kata Yesus sekali lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu. Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka. Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. 

RENUNGAN: 
Orang bilang bahwa sekarang ini sedang terjadi krisis kepercayaan. Masyarakat banyak sudah tidak percaya lagi kepada para pemimpin, para pejabat, institusi pemerintahan. Krisis ini terjadi bukan karena orang tidak mau mengikuti peraturan, tetapi karena ternyata banyak yang namanya pemimpin ternyata hanya mementingkan diri sendiri, bahkan tidak sedikit dari mereka yang harusnya melindungi masyarakat, tetapi ternyata hanya berpihak kepada orang-orang tertentu. Lebih parah lagi, tidak sedikit dari mereka hanya berpihak kepada perut mereka sendiri. Para pemimpin tidak lagi hidup seperti apa yang mereka katakan. 

Hal ini juga mempengaruhi sikap orang dalam bersikap kepada orang lain, dan juga muncul pula ketidakpercayaan kepada orang lain. Krisis kepercayaan ini membuat orang akhirnya seakan hidup menurut keinginannya sendiri dan bahkan oleh naluri manusiawinya. Pada saat demikian, bukan rahasia, banyak orang yang tampil dengan tawaran-tawaran yang mau memuaskan ketidak percayaan orang kepada pemerintah, dan karena sedang dalam keadaan tidak percaya, orang bisa dengan gampang mengiyakan tawaran itu yang seakan memenuhi harapan masyarakat. Krisis ketidakpercayaan ini juga berdampak pada kepercayaan kepada Tuhan. Persoalan yang berpekepanjangan, kekecewaan terhadap para pemimpin atau pada sesama, bisa saja menjadi penyebab terjadinya krisis ketidak percayaan pada Tuhan. Hal ini bisa terjadi, karena merasa bahwa Allahpun tidak berpihak kepada orang-orang yang menderita, seakan Allah hanya berpihak pada para penguasa, kepada orang-orang kaya. 

Krisis ini juga bisa terjadi karena pada kenyataannya para pemimpin atau orang yang harusnya diharapkan membawa mereka kepada hidup yang lebih baik, adalah orang beragama, namun mereka itu justru hidup seperti orang yang tidak ber-Tuhan. Singkat kata dalat dikatakan bahwa sekarang ini banyak orang yang sulit percaya kepada sesama, kepada pemimpin dan juga kepada Allah. 

Namun hari ini, kembali Yesus menegaskan kepada kita bahwa Dia adalah gembala yang baik. Sebagai gembala yang baik, Yesus memberikan jaminan hidup bahwa Dia tidak pernah membawa domba-domba-Nya kepada kebinasaan hidup, tetapi akan membawanya dalam kebahagiaan hidup, malahan sebagai Gembala, Dia siap membela dan mengorbankan hidupnya demi keselamatan domba-domba-Nya. Bagi-Nya kita sungguh berharga dan Dia mengenal kita satu sama lain. Sehingga hendaknya kita selalu percaya kepada Dia. Kalau kita saat ini sulit percaya kepada para pemimpin dunia, namun kita hendaknya selalu percaya kepada Dia, Dia adalah gembala kita yang sangat baik. Yesus malah mengingatkan kita, agar dalam situasi yang demikian, kita harus waspasa. Sebab dalam situasi demikian, justru akan sering hadir para pemimpin palsu, pemimpin upayan yang seakan menawarkan kebaikan, padahal sebenarnya dia adalah pencuri. 

Maka semoga kita selalu mau mempercayakan hidup kita kepada Yesus karena Dia adalah pintu menuju hidup bahagia dan kekal. Keyakinan yang teguh kepada Yesus akan membebaskan kita dari para pemimpin palsu. Amin.

 
Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan! (2Kor 8:14)