Mal 3:19-20a, Mzm 98:5-6,7-8,9a,9bc, 2Tes 3:7-12, Luk 21:5-19
" Sebagai murid-murid yang setia kepada Yesus, kita harus siap memikul salib karena nama-Nya dan siap memikul salib bersama orang lain, karena iman kepada Yesus..”
Demikianlah Injil Tuhan bagi kita hari ini.
PENGANTAR:
Mungkin kita masih ingat Film yang berjudul KIAMAT tahun 2010. Film ini seakan menggambarkan akan terjadinya bencan yang begitu dasyat pada tahun 2012 dan karena digambarkan begitu dasyat, tahun itu dianggap sebagai gambaran kiamat. Film ini menabur kritik dari berbagai pihak, dengan alasan bahwa film itu ‘membawa; ketakutan kepada banyak orang. Seakan meneror kehidupan bersama. Kita juga sudah beberapa kali adanya ramalan orang-orang tertentu atau sekte tertentu yang meramalkan akan datangnya kiamat. Banyak orang yang percaya akan halite, tidak sedikit orang yang menjadi pengikut dari sekte yang meramalkan hari kiamat. Lebih dari itu, kalaupun tidak percaya dan bukan dari pengikut dari sekte-sekte itu, tetapi paling tidak jelas banyak yang ketakutan. Hari kiamat seakan suatu peristiwa yang menakutkan banyak orang, digambarkan dengan suatu peristiwa yang mengerikan. Selain gamabaran peristiwa yang mengerikan dan juga karena ketidakpastian kapan tibanya, itu pula yang semakin membuat banyak orang ketakutan. Orang berpikir, sekiranya bila tahu pasti kapan munculnya, tahu pula mempersiapkan diri untuk menyambutnya. Benarkah hal itu akan terjadi dan kapan sebenarnya akan terjadi?
PERMENUNGAN:
Pertanyaan kapan datangnya akhirn zaman, merupakan pertanyaan yang tidak pernah terjawabi. Para murid juga mempertanyakan kapan datangnya, ketika Yesus menggambarkan akan datangnya hal itu. Tetapi Yesus tidak menjawabnya. Hal yang menarik, Yesus mewartakan datangnya akhir zaman justru ketika orang mengagumi keindahan bait Allah dan juga banyaknya persembahan-persembahan di Bait Allah. Kita tidak tahu kenapa Yesus mengatakan hal itu pada saat itu. Ketika para murid bertanya kapan terjadi, Yesus bukannya langsung menjawab tetapi dia mengingatkan para murid agar tidak percaya bila mendengar orang akan meramalkan bahwa hal itu akan terjadi. Yesus mengingatkan para murid, bahwa akan ada orang yang mengatasnamakan Tuhan, mengatasnamakan nama-Nya, meramalkan hal itu akan terjadi. Yesus meminta para murid tidak usah mengikutinya. Selanjutnya Yesus mengajarkan bahwa para murid akan mengalami penderitaan, bencana alam dalam hidup ini, tetapi itupun bukan menjadi tanda akhir dari semuanya. Dalam hal ini, Yesus mengatakan bahwa kapan datangnya dan bagaimana tanda datangnya hari kiamat, itu bukan menjadi pertanyaan yang penting bagi kita. Yang penting bagi kita adalah bahwa para murid akan mengalami penderitaan, penghinaan dan penghianatan karena iman kepada Yesus. Yesus menggambarkan hal itu pasti akan dialami para murid dan pada saat mengalami demikian, Yesus mengharapkan agar para murid tidak usah takut, tetap setia dan bahkan mengharapkan agar para murid menggunakan peristiwa itu menjadi saat untuk bersaksi dan Yesus berjanji bahwa Roh-Nya akan membantu para murid. Barang siapa yang tetap setia kepada Yesus, maka ia akan memperoleh hidupnya.
Apa yang mau dikatakan oleh Yesus bagi kita hari ini?
Kapan terjadinya akhir zaman dan bagaimana tanda-tandanya, kiranya hal itu bukan menjadi persoalan besar bagi kita. Hal itu pasti akan datang, dan tidak ada seorangpun yang tidak tahu kapan hal itu datang. Sehingga kita tidak begitu saja percaya bila ada orang yang meramalkan hari kiamat akan datang.
Yesus mengingatkan kita bahwa yang terpenting bagi kita adalah agar kita tetap setiap kepadaNya. Yesus sudah menggambarkan kepada kita bagaimana nasib kita bila tetap setia dalam iman, yakni bahwa kita akan mengalami penderitaan, mengahadapi banyak tantangan, persoalan bahkan pengadiayaan. Dalam situasi demikian, hendaknya kita tetap bertahan dan tidak usah takut, karena Roh-Nya yang Kudus akan membantu kita. Apa yang digambarkan oleh Yesus memang sungguh sudah dialami oleh Gereja sejak adanya hingga saat ini. Gereja banyak mengalami tantangan, persoalan, penolakan, tetapi Gereja tetap bertahan. Bahkan seringkali, ketika Gereja mendapat tantangakan, tekanan, saat itu justru Roh Tuhan berkarya, Gereja bukannya menjadi hilang, tetapi semakin berkembang. Kiranya hal ini sudah kita alami di Negara kita ini. Ada juga banyak orang karena imannya, mereka dihambat dalam jabatan atau kedudukan, pergaulan. Tetapi barang siapa tetap bertahan dalam imannya, ia akan beroleh hidupnya dan Roh Tuhan akan membantunya.
Mungkin saja tantangan yang dialami Gereja membuat Gereja tidak berkembang. Tetapi apakah Gereja akan hilang lenyap? Hal itu tidak akan pernah terjadi, karena Yesus sendiri berkata, “…Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang.” Yesus tidak akan pernah membiarkan hal itu akan terjadi.
Sebagaimana kita dengarkan tadi, Yesus menggambarkan datangnya akhir zaman adalah ketika banyak orang mengagumi keindahan bait Allah dan banyaknya persembahan yang dipersembahkan di bait Allah.
Apa maksud hal itu bagi kita?
Mungkin mau mengatakan bahwa kehidupan iman kepada Yesus tidak diukur dari bagus, indah, mahal dan megahnya bagunan Gereja kita. Tidak juga diukur dari banyaknya umat yang datang ke Gereja dan memberikan banyak persembahan, banyak stipendium, sumbangan dan intense misa. Itu bukan suatu ukuran dan jaminan kehidupan yang setia kepada kepada Yesus. Tetapi hidup iman yang hidup, yang setia kepada Yesus adalah bila kita bersedia memikul salib karena iman kepada-Nya dan kita bersedia memikul salib bersama orang lain karena iman kepada Yesus. Nyatanya dapat dikatakan, banyak Gereja Katolik yang begitu megah dan bahkan seakan tidak ada habis-habisnya mempermegah Gereja mereka, sementara banyak gereja katolik yang hampir sama dengan kandang ternak. Ada paroki tertentu yang mengadakan program-program yang besar, sementara ada paroki lain untuk bertahan hidup aja sudah kesulitan. Iman sejati kepada Yesus adalah bila kita bersedia memikul salib karena iman kepada Yesus dan juga bersedia memikul salib bersama dengan orang lain karena iman kepada Yesus.
PENUTUP
Akhir zaman akan terjadi, tetapi kapan dan bagaimana tanda-tanda akhir zaman tiba, kiranya itu bukan menjadi persoalan dan pertanyaan penting bagi kita. Kitapun hendaknya tidak mengikuti orang-orang yang meramalkan hal itu. Yang terpenting bagi kita adalah agar kita tetap setia dalam Iman kepada Yesus walaupun karena iman itu kita kan menghadapi tantangan, persoalan, penindasan, penganiayaan dan pembunuhan. Kita tidak usah takut, karena Tuhan sendiri akan membantu kita. Bahkan hendaknya peristiwa itu kita gunakan sebagai kesempatan indah untuk bersaksi. Sebagai murid-murid yang setia kepada Yesus, kita harus siap memikul salib karena nama-Nya dan siap memikul salib bersama orang lain, karena iman kepada Yesus. Barangsiapa yang tetap setia, dia akan memperoleh hidup.
Tigalingga, 13 Nopember 2010

































