Pembangunan Gereja Paroki Tigalingga

Pembangunan Gereja Paroki sedang berlangsung. Kami sangat mengarapkan uluran kasih para Saudara untuk membantu.

Gotong Royong Pembangunan Gereja

Tidak ada kata yang bisa melukiskan pengalaman indah pada waktu gotong royong pengecoran lantai 2 bangunan Gereja selain, suatu keyakinan bahwa semuanya dapat terlaksana adalah karena MUKJIJZAT ALLAH BEKERJA.

Pengecoran Lantai Panti Imam Gereja

Pengecoran Lantai 2 bangunan Gereja ini dilakukan pada hari Selasa, 30 Agustus 2011 yang lalu. Luas yang dicor adalah 19 m x 24 m. Hujan yang mengguyur tidak menyurutkan semangat umat.

Kerjasama Imam dan Umat

Uskup emeritus KAM, Mgr. A.G.Pius Datubara OFM.Cap, datang berkunjung ke Paroki dan memberi semangat pada umat dalam pembangunan Gereja Paroki. Para pastor juga ikut berkerja bersama umat dalam pembangunan Gereja.

Misa Tridentin: Warisan Liturgi Yang Dipertahankan

HIDUPKATOLIK.com - Paus Benediktus XVI mengeluarkan Surat Apostolik Summorum Pontificum yang menjamin penggunaan Misa Tridentin...

Pembinaan Para Pengurus Gereja

Tidak sedikit umat katolik yang kerap menganggap bahwa Liturgi adalah sekedar perayaan wajib biasa yang dilaksanakan pada hari minggu.

Pertemuan Ibu-Ibu dan Pesta Pelindung Paroki

Pertemuan para ibu se-paroki telah terlaksana pada hari Kamis-Sabtu, 15 s/d 16 Juli 2011. Pertemuan ini mengundang semua ibu katolik yang ada di paroki untuk hadir dalam pertemuan/pembinaan para ibu katolik dan juga segaligus menjalin kebersamaan para ibu. Penutupan pertemuan sikaligus Pesta Pelindung Paroki.

Pembinaan Asmika se-Paroki

Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku; inilah yang menjadi tema dari pertemuan dan pembinaan minggu gembira yang telah berlangsung dengan sangat baik.

Mudika Ambil bagian dalam pembangunan Gereja Paroki

Mudika paroki tidak mau berpangku tangan melihat pembangunan Gereja paroki. Para mudika juga ambil bagian dengan mengumpulkan kerikil di sungai.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 1)

Umat dari lingkungan paroki dan juga dari beberapa stasi kembali bekerja sama dengan bergotong royong membangun gereja paroki. Untuk kali ini, umat bergotong royong men-cor lantai balkon bangunan Gereja.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 2)

Allah peduli. Karena kepedulian Allah atas pembangunan rumah-Nya ini, maka kami kamipun peduli dan bisa melanjutkan pembangunanini. Kepedulian Allah kami rasakan juga lewat kepedulian para Saudara.

Pengecoran Lantai Balkon Gereja (Bagian 3)

Mari kita memuliakan Tuhan, tidak hanya dengan kata2 indah, tetapi dengan perbuatan nyata dengan rela berkorban.

Pertemuan akhir Tahun 2011 Pengurus Gereja se-Paroki

Para pengurus Gereja adalah ‘ujung tombak’ Gereja khususnya di stasi-stasi. Peran para pengurus Gereja ini sangat sentral dalam kehidupan Gereja di stasi-stasi.

Gua Maria dan Menyambut Hari Raya Natal

Persiapan menyambut hari Raya Natal 25 Desember 2011.

Rahmat dan Perlindungan Tuhan

Pastor Anton Manik O.Carm selamat dari kecelakaan mobil masuk jurang.

Rekoleksi dan Aksi Panggilan

Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku.

Pesan Prapaskah Kepausan 2012

"Kita Tidak Boleh Diam Saja terhadap Kejahatan" "Marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik" (Ibr. 10:24).

Pembangunan Gereja Santo Petrus Stasi Rante Besi

Dalam kemiskinan, kesederhanaan, umat membangunan Gereja. Meraka tidak memiliki uang, tetapi mereka memiliki harapan dan iman pada Tuhan.

Misa Perdana Pastor Andreas Korsini Lamtarida Simbolong O.Carm

Puji Syukur pada Tuhan, karena berkat-Nya, misa Perdana Pastor Andreas Lamtarida Simbolon O.Carm bersama 4 Pastor Karmel yang baru ditahbiskan, dapat terlaksana dengan baik pada hari Rabu 31 Oktober 2012 di Stasi Gundaling 1, paroki Maria dari gunung Karmel Tigalingga.

Bakti Sosial : Pengobatan Gratis

Dalam Rangka Menyongsong Jubileum Gereja Katolik di Dairi dan Pakpak Bharat, diadakan bakti Sosial Pengobatan Gratis di Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, pada 9 Desember 2012 yg lalu. Puji syukur pada Tuhan, kegiatan ini berlangsung dengan sangat memuaskan.

Mari Berbagi Berkat Tuhan

 photo UskupEmeritusKAMMgrPiusDautabra.jpg Photobucket

MENDAMBAKAN BERKAT TUHAN

SYALOM...SELAMAT DATANG.
"Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan."(2Kor 8:14)
"Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu." (Amsal 3:9)
"Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya." (Amsal 3:27)
"Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?" (1 Yohanes 3:17)
Saya Pastor Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, atas nama Panitia Pembangunan dan semua umat, memohon bantuan uluran kasih/dana untuk pembangunan Gereja Paroki. Kami sangat membutuhkan berkat Tuhan lewat uluran tangan dari para donatur.
Kami berharap dan berdoa Para Saudara berkenan berbagi berkat Tuhan kepada kami untuk pembangunan Gereja ini yang adalah rumah Tuhan sendiri.
BRI 5379 Unit Tigalingga Sidikalang
No. Rekening : 5379-01-000112-50-8
Nama : PANITIA PEMBANGUNAN GEREJA KATOLIK.
ATAU
BCA KCU MEDAN
NO.0222053453.
Atas Nama : ADYTIA PERMANA P.
(Adytia Permana P. adalah Romo Adytia Permana Perangin-angin O.Carm. Beliau dulu bertugas di Paroki Tigalingga, juga mengawali pembangunan ini, namun sekarang beliau bertugas di Keuskupan Agung Medan sebagai ekonom.Beliau kami minta buka rekening di BCA khusus untuk pembangunan ini, karena di daerah kami tidak ada BCA.)
Kami sangat senang bila sudah mentransfer persembahan, bapak/ibu/saudara/saudari memberitahukan ke kami melalui:
E mail ke :.
parokimariagk3lingga@yahoo.com
atau di SMS ke:.
Romo Anton Manik O.Carm : 081370836645
Romo Willy O.Carm : 081333837433
Untuk lebih jelasnya permohnan kami ini, Para Saudara dapat melihatnya di sini.... Sehubungan dengan Gambar pembangunan dapat melihatnya di sini....
Demikian kiranya Permohonan ini kami sampaikan. Atas dukungan, doa dan bantuan Bapak, Ibu dan Para Saudara-Saudari, kami mengucapkan banyak terima kasih.Berkat Tuhan senantiasa menyertai kita semua. Amin.
HORMAT KAMI:
Pastor Antonius Manik O.Carm

VARIA PAROKI

REKOLEKSI DAN AKSI PANGGILAN TELAH TERLAKSANA DENGAN SANGAT BAIK ;"> "APA YANG KAMU CARI?" (Yoh 1:38).
Puji syukur pada Tuhan, karena Rekoleksi dan Aksi panggilan untuk siswa-siswi Katolik Usia SMP dan SMA se-paroki Tigalingga sudah terlaksana dengan sangat baik. Kegiatan ini dihadiri hampir 400 orang anak. Semuanya dapat terlaksana hanya karena berkat Tuhan. Terimakasih juga kami sampaikan kepada semua Saudara yang telah mendukung dan mendoakan kegaitan kami ini. Kegiatan ini dilaksanakan hanya dengan menggunakan dana partisipasi peserta dan swadaya paroki, karena tidak mendapatkan bantuan dari donatur manapun, namun karena berkat Tuhan dan doa para Saudara, semuanya dapat berjalan dengan sangat baik. Semoga dari antara anak-anak ini, kelak ada yang menjadi Imam dan biarawan-biarawati.
Photobucket
Tuhan memberkati kita.
Kegembiraan dan Persaudaraan
Photobucket
Hari Ulang tahun Romo Anton M.Carm yang seharusnya tanggal 15 Januari 2010, baru dirayakan hari Minggu Minggu 16 Januari 2011 lalu, bersama Romo-romo Karmel se-Dairi, bersama beberapa umat Paroki Tigalingga di Aula Paroki Tigalingga. Pada kesempatan itu, Rm. Bernad O.Carm, pastor paroki Sidikalang memberi kado ulang tahun yakni 20 sak semen untuk pembangunan Gereja dan Rm. Anton sendiri menyumbangkan semua hadiah ultah untuk pembangunan Gereja. Saat itu, hadiah uang yang diperoleh sebanyak Rp. 1.100.000,-. Lumayanlah untuk tambahan dana pembangunan Gereja. Trimakasih buat semuanya.
Saldo Pesta Pelantikan Pengurus Gereja dan Penerimaan Sakramen Krisma, 6-7 Nop. 2010.
Pada hari Kamis 18 Nopember 2010 telah diadakan Evaluasi dan pembubaran Panitia. Saldo dari kegiatan tersebut adalah Rp. 22.320.500 Acara ini dapat berjalan dengan baik karena partisipasi semua umat. Dana juga bisa Saldo karena umat menyumbangkan hasil-hasil pertanian mereka dengan harapan ada Saldo untuk pembangunan Gereja Paroki.Jadi selain dana partisipasi dari umat, juga umat menyumbangkan hasil pertanian yang dibutuhkan untuk mengurangi dana konsumsi. Syukur pada Tuhan, akhirnya memang ada saldo untuk dana pembangunan Gereja. Terimakasih kami ucapkan kepada semua umat Paroki, DPP, Para Panitia, Para Donatur dan siapa saja yang mendoakan dan mendukung kegitan ini. Yesus memberkati kita semua selalu. Amin.

FPI Bubarkan Diskusi Forum Lintas Agama

FPI Bubarkan Diskusi Forum Lintas Agama

VIVAnews-Jum'at, 14 Januari 2011, 18:43 WIB)

Video : Habib Rizieq Kecam Pembubaran Ormas

Video : Habib Rizieq Kecam Pembubaran Ormas

Renungan Harian : Jumat 18 Februari 2011

Renungan Harian : Jumat 18 Februari 2011
Kej 11:1-9, Mzm 33:10-11,12-13,14-15, Mrk 8:34?9:1
(Fransiskus Regis Clet )

"Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.”

BACAAN INJIL:
"Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus. Kata-Nya lagi kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa."
Demikianlah Injil Tuhan bagi kita hari ini.

RENUNGAN:

Apakah Anda sudah sungguh menjadi pengikut Yesus?
Alasan orang untuk mengikuti Yesus bisa saja bermacam-macam. Apapun alasannya, ketika kita manjadi pengikut Kristus, kita harus mengikuti aturan main yang ditetapkan oleh Yesus. Menjadi pengikut Yesus bukan soal selera atau sesuka hati. Yesus memberi 3 syarat yang harus dipenuhi oleh orang yang mau mengikuti-Nya yakni harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikuti Dia.

Menyangkal Diri

Menyangkal diri tentu bukan berarti mengingkari dirinya atau tidak menerima diri. Menyangkal diri yang dimaksud adalah kerendahan hari menyadari kelemahan, kekurangan di hadapan Allah sehingga selalu membutuhkan Allah dalam hidupnya. Menyangkal diri juga berarti keberanian untuk mengendalikan diri dari keinginan tidak teratur, sehingga seseorang itu tidak lagi hidup sesuai dengan keingingan daging tetapi terarah kepada suatu nilai yang lebih tinggi.

Memikul Salib

Setiap orang pasti mempunyai persoalan hidup, baik itu karena kelemahan manusiawinya maupun karena dari luar dirinya, bahkan juga karena penghayatan imannya. Para pengikut Kristus pasti tidak ada yang lepas dari persoalan atau penderitaan hidup. Namun sebagai pengikut Kristus, diminta untuk tetap setia kepada Kristus walaupun dalam penderitaan hidup. Kesetiaan menjadi pengikut Kristus walaupun dalam penderitaan itulah berarti menjadikan penderitaan menjadi salib hidup. Memikul salib terlebih bila karena iman dan penghayatan iman itu kita harus menderita dari pihak lain.

Mengikuti Yesus Kristus.

Menjadi pengikut tentau mengikuti yang diikuti, bukan yang diikuti itu yang mengikuti pengikutnya. Demikian juga halnya dalam mengikuti Yesus Kristus. Mengikuti Yesus Kristus itu berarti percaya kepada-Nya dalam seluruh hidup sehingga seluruh hidup diarahkan dan dipersembahkan kepada Yesus. Mengikuti Yesus diwujudkan dalam mengikuti perintah-perintah-Nya dan meneladan hidup seperti yang diteladankan Yesus Kristus sendiri.

Ketiga syarat ini diberikan oleh Yesus kepada para pengikut-Nya, karena memang pada kenyataannya pasti banyak dari para pengikut Yesus tetapi tidak hidup sebagai pengikut yang sejati. Tidak sedikit orang kristiani kurang menghayati 3 syarat yang diberikan oleh Yesus sehingga dalam kehidupan sehari-hari, tidak berani berkorban demi imannya dan juga malah tidak berani mengakui Yesus dalam hidup seharian. Dalam beriman kita seringkali hanya mencari kesenangan sendiri, dan bahkan seakan memaksakan kehendak kita kepada Yesus. Manakala kita merasa berat untuk menghayati iman kita atau seakan keingingan kita tidak terkabulkan, kita seringkali dengan gampang menyangkal Dia.

Oleh karena itu, semoga kita menjadi pengikut Yesus yang sejati, yang mau menyangkal diri, memikul salib dan mengikuti-Nya. Amin.

Vatikan Larang Paus Donorkan Organ

Vatikan Larang Paus Donorkan Organ

(Vatikan 5/2/2011)Paus Benediktus XVI pernah mengaku mengantongi kartu donor organ sejak 1999, atau enam tahun sebelum ia terpilih menjadi pemimpin umat Katolik Roma.

Itu artinya Paus akan mendonorkan organ-organ pentingnya ketika ia meninggal nanti. "Ini merupakan tindakan cinta kasih. Saya kantongi kartu yang berisi seluruh data personal saya sepanjang waktu,"
kata Paus.

Namun, Jumat (4/2/2011), Vatikan mati-matian membantah niat Paus itu. Pusat Gereja Katolik itu, seperti dilaporkan Daily Mail, mengatakan kartu itu tidak berlaku lagi ketika ia ditunjuk menjadi kardinal dan akhirnya menjadi Paus.

Rupanya, para pejabat Vatikan segera membuat pernyataan itu untuk menghentikan upaya para dokter di Jerman untuk menggunakan kartu donor Paus untuk suatu hari benar-benar meminta organ Paus.

Vatikan memang sudah meminta itu pada para dokter, namun tidak pada Paus. Akhirnya keluarlah surat sekretaris Paus, Mgr Georg Gaenswein.

"Benar bahwa Paus punya kartu donor organ itu. Namun berlawanan dengan opini publik, kartu itu diterbitkan tahun 1970an, tetapi tidak berlaku lagi begitu Kardinal Ratzinger ikut pemilihan Paus," kata Gaenswein dikutip Radio Vatikan.

Pejabat Vatikan mengatakan, setelah Paus meninggal nanti, jenazahnya akan menjadi milik seluruh umat Katolik dan akan dimakamkan secara utuh.

Sampai kematian Paus Yohanes Paulus II, semua jenazah Paus dibalsem. Sebelumnya semua organ di dalamnya diambil agar jenazah semakin awet.

Kalau organ itu didonorkan dan kemudian paus dinobatkan menjadi santo (orang suci), maka organ itu akan menjadi pusaka di dalam tubuh orang lain.

Vatikan pernah menjalan praktik menyimpan organ Paus sebagai pusaka, yaitu sejak kematian Paus Sixtus pada 1590 hingga Paus Leo XIII yang meninggal pada 1903. Setelah itu, Paus Pius X menghapuskan kebiasaan itu.(Surya Online)

(http://www.surya.co.id/hot-news/vatikan-larang-paus-donorkan-organ.html)

Disadur dari : http://www.mirifica.net/17 Februari 2011 10:26

Renungan Harian : Kamis 17 Februari 2011

Renungan Harian : Kamis 17 Februari 2011
Kej 9:1-13, Mzm 102:16-18,19-21,29,22-23, Mrk 8:27-33

“Siapakah Yesus bagi Anda?”

BACAAN INJIL:
Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Kata orang, siapakah Aku ini?" Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi." Ia bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Petrus: "Engkau adalah Mesias!" Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapapun tentang Dia. Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari. Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia. Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: "Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
Demikianlah Injil Tuhan bagi kita hari ini.

RENUNGAN :
Kalau Yesus melontarkan pertanyaan itu kepada kita, “Menurut kami, siapakah Aku?” Apa yang menjadi jawaban kita? Jawaban kita mungkin akan bermacam-macam: mungkin ada yang menjawab seperti yang diterima di sekolah minggu atau pelajaran yang deberikan oleh guru agama waktu sekolah, mungkin ada jawaban yang penuh diplomatis logis atau malah mungkin ada juga yang gak bisa memberi jawaban. Apapun jawaban seseorang bisa dipengaruhi oleh pendidikan, pemahaman agama dan terutama kedalaman relasi iman seseorang kepada Allah. Jawaban yang diharapkan Yesus dari kita tentu bukan apa menurut orang lain atau apa yang pernah diajarkan kepada kita.Yesus mengharapkan jawaban yang keluar dari hati yang tulus dan dari iman kita kepada-Nya. Jawaban yang keluar dari iman tentunya harus tampak nyata dalam hidup iman kita.

Petrus mewakili para murid memberi jawaban yang sangat bagus yakni bahwa Yesus adalah Mesias. Jawaban yang diberikan oleh Petrus berarti suatu pengakuan bahwa Yesus adalah Tuhan yang diutus Allah Bapa untuk menyelamatkan manusia. Dengan mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan, berarti Dia lah yang kita sembah, Dia lah kita ikuti dan kepada-Nyalah kita menyerahkan diri seutuhnya. Namun melakukannya tidak semudah mengatakannya. Itulah yang terjadi atas diri Petrus setelah Yesus menerangkan bahwa diri-Nya sebagai Mesias harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari. Petrus tidak siap menerima gambaran Mesias demikian, bahkan seakan menolaknya. Yesus sampai marah kepada Petrus karena sikap Petrus yang demikian.

Demikian juga halnya dalam hidup kita, seringkali kita mudah memikirkan dan mengatakan yang baik tetapi sulit untuk melakukannya. Kita semua dengan mudah mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan kita, tetapi apa yang kita katakan itu tidak kita hidupi, tidak kita nyatakan dalam hidup harian kita. Kalau kita sungguh mengakui bahwa Yesus adalah Mesias, tentu kita siap mengikuti sabda-Nya, meneladan hidup-Nya, Dia-lah yang kita sembah, kepada-Nya lah hidup kita persembahkan, walaupun karena iman itu kita siap menerima semua konsekuensinya. Mengakui Yesus Mesias yang menderita, ditolak, akhirnya dibunuh dan pada hari ketiga bangkit kembali, berarti kita juga siap menderita demi nama-Nya dengan suatu harapan besar bahwa kitapun akan dibangkitkan bersama Dia ke kehidupan kekal. Inilah tandanya kita sungguh sungguh menerima Dia sebagai Mesias.

Selain itu, sebagaimana tadi dalam Injil, banyak orang yang tidak mengenal dengan sungguh siapa Yesus itu. Hal yang sama pasti masih terjadi hingga saat ini, masih banyak orang yang tidak mengenal dan mengakui bahwa Yesus adalah Mesias yang menderita dan wafat di Salib karena demi menyelamatkan manusia tetapi bangkit pada hari ketiga. Tugas kitalah memperkenalkan siapa Yesus itu kepada dunia sekarang ini. Dengan berusaha hidup sebagai murid-murid Yesus yang sejati, kita berharap semakin banyak orang yang menenal dan mengakui bahwa Yesus adalah Mesias. Hidup kristiani yang setia kepada Yesus walaupun mengalami penderitaan, ditolak dan bahkan dibunuh. Penolakan atas Yesus dan pengikut-Nya hingga saat ini masih kita alami dan tidak sedikit yang dibunuh. Semoga kita tetap setia kepada Yesus walau menderita karena iman kepada Yesus tidak berpuncak pada salib, tetapi pada kebangkitan. Bagi kita orang kristiani, dalam penderitaan ada harapan dan sukacita besar menanti kita, asa kita tetap setia kepada Yesus Tuhan kita. Amin.

Pemuka FPI Surabaya bertobat, menerima Yesus part1

Pemuka FPI Surabaya bertobat, menerima Yesus part1

DAFTAR SUMBANGAN PEMBANGUNAN GEREJA PAROKI MARIA DARI GUNUNG KARMEL-TIGALINGGA (LEWAT BCA, MULAI BULAN OKTOBER 2010 S/D JUNI 2011)

DAFTAR SUMBANGAN UNTUK PEMBANGUNAN GEREJA
PAROKI MARIA DARI GUNUNG KARMEL-TIGALINGGA
(LEWAT BCA, MULAI BULAN OKTOBER 2010 S/D JUNI 2011)


Para Saudara yang kami kasihi dalam Yesus Kristus. Terimakasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada para Saudara yang sudah mendoakan, mendukung dan mau berbagi berkat Tuhan kepada kami dengan memberi sumbangan untuk pembangunan Gereja Paroki Tigalingga. Berapapun pemberian para Saudara, itu adalah berkat Tuhan bagi kami yang membawa sukacita dan meneguhkan semangat kami dalam pembangunan Gereja Paroki dan juga meneguhkan iman kami kepada Tuhan.


Doa kami, semoga Tuhan membalas semua kebaikan Para Saudara dengan memberikan rahmat berlimpah kepada Para Saudara dan keluarga.


Di sini kami mencoba mencatat semua sumbangan untuk pembangunan Gereja Paroki Maria dari Gunung Karmel Tigalingga, yang masuk lewat BRI. Kami mohon maaf bila kami tidak bisa menuliskan semua nama penyumbang karena kekurangan kami dalam pendataan. Juga kami mohon maaf bila ada kekurangan dalampencatatan dan pelaporan ini. Kami berusaha menyesuaikan dengan informasi yang sampai kepada kami lewat Sms. Kami juga mohon maaf bila kami tidak bisa setiap saat mencek ke Bank ketika para Saudara sudah mentransfer sumbangan, mengingat di Dairi tidak ada BCA. Oleh karena itulah BCA dibuka di Medan atas nama ADYTIA PERMANA P. Beliau adalah Pastor Karmel yang bekerja sebagai Ekonom Keuskupan Agung Medan. Beliau sengaja kami mintai tolong untuk membuka rekening khusus untuk pembangunan Gereja Paroki Tigalingga.


Demikianlah kiranya laporan yang bisa kami buat saat ini. Atas perhatian, doa, dukungan dan sumbangannya, kami ucapkan banyak terimakasih. Kami masih tetap mengharapkan doa, dukungan, bantuan sumbangan atau bantuan membantu kami dalam mencari dana dari para Saudara yang lain, mengingat masih begitu banyak dana yang dibutuhkan untuk pembangunan Gereja ini.


DOA KAMI BAGI PARA SAUDARA YANG KAMI KASIHI. TUHAN MEMBERKATI


SUMBANGAN YANG DITRANSFER LEWAT BCA




1Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 28 Oktober 2010

JumlahRp 500.000

BankBCA
2Nama/No. HP 08190271XXXX

Tgl. Transfer 28 Oktober 2010

JumlahRP 250.000

BankBCA
3Nama/No. HP 081668XXXX

Tgl. Transfer 29 Oktober 2010

JumlahRp 1.000.000

BankBCA
4Nama/No. HP Hartini Indriati/0817965xxxx

Tgl. Transfer 29 Oktober 2010

JumlahRp 500.000

Bank BCA-
5nama/No. HP 08151991XXXX

Tgl. Transfer 29 Oktober 2010

JumlahRp 100.000

BankBCA-
6Nama/No. HP 08128274xxxx/Lili Nuryanti

Tgl. Transfer 29 Oktober 2010

JumlahRp 1.000.000

BankBCA
7Nama/No. HP 0812904xxxx

Tgl. Transfer 29 Oktober 2010

JumlahRp 50.000

BankBCA
8Nama/No. HP nn

Tgl. Transfer 29 Oktober 2010

JumlahRp. 50.000

BankBCA
9Nama/No. HP 08151991xxxx

Tgl. Transfer 29 Oktober 2010

JumlahRp 1.000.000

BankBCA
10Nama/No. HP 08128274xxxx/Lili Nuryanti

Tgl. Transfer 29 Oktober 2010

JumlahRp.300.000

BankBCA
11Nama/No. HP 0812904xxxx

Tgl. Transfer 29 Oktober 2010

JumlahRp. 100.000

BankBCA
12Nama/No. HP 08195260xxxx

Tgl. Transfer 30 Oktober 2010

JumlahRp 100.000

BankBCA
13Nama/No. HP 081853xxxx

Tgl. Transfer 30 Oktober 2010

JumlahRp 100.000

Bank.BCA
14Nama/No. HP 081853xxxx

Tgl. Transfer 30 Oktober 2010

JumlahRp 250.000

BankBCA
15Nama/No. HP 081721xxxx

Tgl. Transfer 30 Oktober 2010

JumlahRp 100.000

BankBCA
16Nama/No. HP 085687xxxx

Tgl. Transfer 30 Oktober 2010

JumlahRp 50.000

BankBCA
17Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 31 Oktober 2010

JumlahRp.100.000

BankBCA
18Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 31 Oktober 2010

JumlahRp.50.000

BankBCA
19Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 31 Oktober 2010

JumlahRp.1.000.000

BankBCAI
20Nama/No. HP Fransiska Vera

Tgl.Transfer 1 Nopember 2010

JumlahRp. 5.000.000

BankBCA
21Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 1 Nopember 2010

JumlahRp. 200.000

BankBCA
22Nama/No. HP 08195260XXXX

Tgl. Transfer 1 Nopember 2010

JumlahRp. 100.000

BankBCA
23Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 2 Nopember 2010

JumlahRp. 50.000

BankBCA
24Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 3 Nopember 2010

JumlahRp. 500.000

BankBCA
25Nama/No. HP Herlina Jakarta

Tgl. Transfer 3 Nopember 2010

JumlahRp. 495.000

BankBCA
26Nama/No. HP Aryo/KL Malasia

Tgl. Transfer 3 Nopember 2010

JumlahRp. 500.000

BankBCA
26Nama/No. HP 08180738xxxx

Tgl. Transfer 3 Nopember 2010

JumlahRp. 500.000

BankBCA
27Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 3 Nop 2010

JumlahRp. 1000.000

BankBCA
28Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 3 Nop 2010

Jumlah100.000

BankBCA
29Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 4 Nop 2010

JumlahRp. 5.00.000

BankBCA
30Nama/No. HP Mala Silalahi

Tgl. Transfer 9 Nop 2010

JumlahRp. 1.000.000

BankBCA
31Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 10 Nop 2010

JumlahRp. 100.000

BankBCA
32Nama/No. HP 08122000xxxx

Tgl. Transfer 12 Nop 2010

JumlahRp. 100.000

BankBCA
33Nama/No. HP Mario Faox

Tgl. Transfer 18 Nop 2010

JumlahRp. 500.000

BankBCA
34Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 18 Nop 2010

JumlahRp. 150.000

BankBCA
35Nama/No. HP Paskalis Unang

Tgl. Transfer 9 Des 2010

JumlahRp. 832.661

BankBCA
36Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 10 Des 2010

JumlahRp.250.000

BankBCA
37Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 12 Des 2010

JumlahRp. 200.000

BankBCA
38Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 26 Des 2010

JumlahRp. 300.000

BankBCA
39Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 30 Des 2010

JumlahRp. 50.000

BankBCA
40Nama/No. HP 08180738xxxx

Tgl. Transfer 31 Des 2010

JumlahRp. 32.460

BankBCA
40Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 3 Januari 2011

JumlahRp. 1.00.000

BankBCA
41Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 3 Januari 2011

JumlahRp. 100.000

BankBCA
42Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 3 Januari 2011

JumlahRp. 150.000

BankBCA
43Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 3 Januari 2011

JumlahRp. 50.000

BankBCA
44Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 5 Januari 2011

JumlahRp.100.000

BankBCA
45Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 5 Januari 2011

JumlahRp. 200.000

BankBCA
46Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 8 Januari 2011

JumlahRp. 500.000

BankBCA
47Nama/No. HP 08578069xxxx

Tgl. Transfer 8 Januari 2011

JumlahRp. 200.000

BankBCA
48Nama/No. HP 08122000xxxx

Tgl. Transfer 8 Januari 2011

JumlahRp. 100.000

BankBCA
49Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 1 Februari 2011

JumlahRp. 200.000

BankBCA
50Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 1 Februari 2011

JumlahRp. 500.000

BankBCA
51Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 6 Februari 2011

JumlahRp. 50.000

BankBCA
52Nama/No. HP Conny Ringo

Tgl. Transfer 6 Februari 2011

JumlahRp. 3.000.000

BankBCA
53Nama/No. HP Catharina Hernawati T.

Tgl. Transfer 14 Februari 2011

JumlahRp. 500.000

BankBCA
54Nama/No. HP Tutik Erlan

Tgl. Transfer 28 Februari 2011

JumlahRp. 300.000

BankBCA
55Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 28 Februari 2011

JumlahRp. 38.827

BankBCA
56Nama/No. HP Feliks Heru/08191297xxxx

Tgl. Transfer 2 Maret 2011

JumlahRp. 50.000

BankBCA
57Nama/No. HP bpk. Dr. Rudianto

Tgl. Transfer 28 Maret 2011

JumlahRp. 2.000.000

BankBCA
58Nama/No. HP Ibu Agnes

Tgl. Transfer31 Maret 2011

JumlahRp. 500.000

BankBCA
59Nama/No. HP bpk. Kurniawan Tanuwijaya

Tgl. Transfer 31 Maret 2011

JumlahRp. 1.000.000

BankBCA
60Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 31 Maret 2011

JumlahRp. 45.435

BankBCA
61Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 30 April 2011

JumlahRp. 43.106

BankBCA
62Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 11 Mei 2011

JumlahRp. 200.000

BankBCA
63Nama/No. HP Paskalis Unang

Tgl. Transfer 31 Mei 2011
64JumlahRp. 36.151

BankBCA
65Nama/No. HP Thomas Girsang

Tgl. Transfer 3 Juni 2011

JumlahRp 500.000

BankBCA
66Nama/No. HP Ibu Yulia R. Liman

Tgl. Transfer 5 Juni 2011

JumlahRp 500.000

BankBCA
67Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 7 Juni 2011

JumlahRp 2.500.000

BankBCA
68Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 7 Juni 2011

JumlahRp 200.000

BankBCA
69Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 7 Juni 2011

JumlahRp 5.000.000

BankBCA
70Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 8 Juni 2011

JumlahRp 5.000.000

BankBCA
71Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 8 Juni 2011

JumlahRp 1.000.000

BankBCA
72Nama/No. HP Sondang Martha Samosir

Tgl. Transfer 13 Juni 2011

JumlahRp 5.000.000

BankBCA
73Nama/No. HP Arden Barus

Tgl. Transfer 13 Juni 2011

JumlahRp 500.000

BankBCA
74Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 13 Juni 2011

Jumlah200.000

BankBCA
75Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 13 Juni 2011

JumlahRp 150.000

BankBCA
76Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 13 Juni 2011

JumlahRp 3.000.000

BankBCA
77Nama/No. HP 816146XXXX

Tgl. Transfer 14 Juni 2011

JumlahRp 1.000.000

BankBCA
78Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 15 Juni 2011

JumlahRp 500.000

BankBCA
79Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 16 Juni 2011

JumlahRp 1.500.000

BankBCA
80Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 16 Juni 2011

JumlahRp 1.000.000

BankBCA
81Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 28 Juni 2011

JumlahRp 50.000

BankBCA
82Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 28 Juni 2011

JumlahRp 1.000.000

BankBCA
83Nama/No. HP 8522212xxxx

Tgl. Transfer 28 Juni 2011

JumlahRp 500.000

BankBCA
84Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 28 Juni 2011

JumlahRp 1.000.000

BankBCA
85Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 29 Juni 2011

JumlahRp 100.000

BankBCA
86Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 29 Juni 2011

JumlahRp 100.000

BankBCA
87Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 29 Juni 2011

JumlahRp 10.000

BankBCA
88Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 29 Juni 2011

JumlahRp 200.000

BankBCA
89Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 30 Juni 2011

Jumlah500.000

BankBCA
90Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 30 Juni 2011

JumlahRp 50.000

BankBCAI
91Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 30 Juni 2011

JumlahRp 200.000

BankBCA
92Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 30 Juni 2011

JumlahRp 100.000

BankBCA
93Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 30 Juni 2011

JumlahRp 200.000

BankBCA
94Nama No. HP Conny Ringo

Tgl. Transfer 30 Juni 2011

Jumlah25.758

BankBCA
95Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 30 Juni 2011

JumlahRp 50.000

BankBCA
96Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 30 Juni 2011

Jumlah250.000

BankBCA
97Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 30 Juni 2011

Jumlah100.000

BankBCA
98Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 30 Juni 2011

JumlahRp 500.000

BankBCA
99Nama/No. HP NN

Tgl. Transfer 30 Juni 2011

JumlahRp 200.000

BankBCA
100Nama/No. HP Ibu Agnes

Tgl. Transfer 30 Juni 2011

JumlahRp 200.000

BankBCA
101Nama/No. HP Bpk. Kurniawan Tanuwijaya

Tgl. Transfer 30 Juni 2011

Jumlah500.000

BankBCA
102Nama/No. HP Bpk. Kurniawan Tanuwijaya

Tgl. Transfer 30 Juni 2011

JumlahRp 50.000

BankBCA



Hormat Kami:


Pastor Antonius Manik O.Carm

Renungan Harian : Rabu 16 Februari 2011

Renungan Harian : Rabu 16 Februari 2011
(Simon dr Cascia)
Kej 8:6-13, 20-22-, Mzm 116: 12-13,14-15,18-19, Mrk 8:22-26

"Sudahkah kaulihat sesuatu?"

BACAAN INJIL:
Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia. Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: "Sudahkah kaulihat sesuatu?" Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: "Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon." Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orangitu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas. Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: "Jangan masuk ke kampung!"
Demikianlah Injil Tuhan bagi kita hari ini.

RENUNGAN:
Banyak cara yang dilakukan oleh Yesus dalam menyembuhkan orang sakit. Kali ini Yesus tidak langsung menyembuhkan orang itu, tetapi Yesus melakukan beberapa tahap atau proses, yakni memegang tangan orang buta itu, membawanya keluar kampung, meludahi mata orang buta itu, bertanya, kembali meletakkan tangan pada mata orang buta itu dan bertanya kembali. Baru setelah itu orang buat itu sembuh dan dapat melihat. Adanya proses atau tahap-tahap ini tentu bukan karena Yesus tidak mampu langsung menyembuhkan orang buat itu. Tetapi Yesus melihat bahwa orang buta itu tidak hanya perlu disembuhkan atas kebutaan matanya, tetapi terlebih dahulu yang dibutuhkannya adalah kesembuhan batinnya.

Penyakit buta yang diderita orang itu telah membuat dia sangat tertekan, menderita dan tidak lagi mampu merasakan kehadiran orang lain di sekitarnya dan juga kehadiran Tuhan dalam hidupnya. Kebutaan itu telah membuat penderitaan batin yang mendalam. Memang biasanya orang sakit akan merasakan penderitaan batin yang mendalam, merasa diasingkan oleh orang-orang sehat, merasa tidak lagi diperhatikan dan dibutuhkan orang, merasa tidak mampu lagi berkembang, merasakan kehadiran orang disekitarnya, tidak lagi merasakan kehadiran Tuhan dalam diri-Nya.

Penderitaan batin yang mendalam yang diakibatkan sakit tidak akan dengan mudah untuk diyakinkan atau disembuhkan, membutuhkan proses dan tahap-tahap. Itulah kiranya yang ditemukan oleh Yesus dalam diri orang buta itu. Secara garis besar dapat kita katakanan tahap-tahap itu menggambarkan Yesus menyentuh orang itu dan membawanya keluar dari kampong atau dari pikiran atau ketertekanan batin itu, lalu menyadarkan kembali orang itu dengan meludahi mata orang buta itu dan menyapanya, bahwa Dia bersama orang buta itu. Namun itu belum membuat orang buta itu sungguh melihat kehadiran Tuhan di depannya, dia hanya melihat orang-orang berjalan tidak jelas. Oleh karena itu Yesus meletakkan tangan atas orang buta itu dan menyapanya kembali, barulah setelah itu orang buta itu melihat dengan jelas bahwa Yesus ada dihadapannya. Pada akhirnya Yesus menyuruh orang itu pulang ke rumahnya, bukan ke kampung.

Perikop ini sangat bagus sebagai pegangan bagi para Saudara yang mendapingi dan memohon kesembuhan sakit kepada orang-orang sakit. Mungkin banyak orang dalam mendampingi dan dalam mendoakan orang sakit, lebih terpusat pada penyakit fisik orang itu dan seakan langsung memohonkan kesembuhan fisik orang itu. Belajar dari perikop ini, kepada kita diajarkan bahwa dalam pendampingan orang sakit, ada beberapa tahap yang perlu dilaksanakan yakni terlebih dahulu penyembuhan sakit batin yang diderita orang sakit itu. Untuk itu kita membawa orang sakit itu agar merasakan pegangan atau sentuhan Yesus, agar Yesus membawa dia keluar dari “kampung pikirannya” karena penderitaan, kita membawa dia agar Yesus menyapanya. Itu juga belumlah cukup, masih kita usahakan agar Tuhan menjamah atau memberkati orang itu dan agar Yesus menyapa orang itu sehingga dia mampu melihat kehadiran Yesus di depan-Nya.

Belajar dari proses yang dibuat oleh Yesus, dijelaskan bagi kita juga bahwa dalam pendampingan dan mendoakan orang sakit, tidak selamanya sekali jadi pada saat kita doakan, orang sakit itu langsung sembuh, tetapi dibutuhkan kesabaran kita untuk mendampingi dan mendoakannya beberapa kali hingga pada akhirnya orang sakit itu sungguh sembuh dan mampu melihat kehadiran Yesus di depan matanya sendiri. Dengan demikian orang sakit itu tidak akan kembali ke dunianya ketika dia buta.

Orang buta dan proses penyembuhan dari kebutaannya dapat juga menjadi gambaran diri kita yang buta, tidak mampu menangkap kehadiran Yesus di depan kita. Orang lain mungkin sudah membantu dengan membawa kita kepada Yesus agar Yesus memegang tangan kita, membawa kita keluar dari kampung atau dunia kebutaan kita itu, tetapi kita belum jelas melihat kehadiran Yesus di depan kita sendiri. Kita jangan langsung putus asa, tetapi kita hendaknya membiarkan diri agar Yesus meletakkan tangan-Nya atas kebuataan kita, agar kita sungguh disembukan. Setelah kita sembuh, hendaknya kita tidak kembali ke kampung atau dunia kita hidup dalam kebutaan, tetapi kembali ke rumah kita. Rumah kita adalah hidup bersama dengan Yesus dan orang-orang yang percaya kepada-Nya. Kita tidak kembali ke kampung, agar kita tidak lagi kembali menjadi buta. Semoga kita semua mau disembuhkan oleh Yesus dari kebutaan kita. Amin.

 
Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan! (2Kor 8:14)